Home > Adventorial >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Mei 2017 22:00
Camat Rambah Dilabrak Seorang Pedagang Purna MTQ di Islamic Center

Rabu, 24 Mei 2017 21:56
Puluhan Warga Unjukrasa ke PT. SPM dan PT. BBHA Bukitbatu, Bengkalis

Rabu, 24 Mei 2017 21:19
Korupsi DTT Pelalawan, Kejati Gandeng BPK Audit Kerugian Negara

Rabu, 24 Mei 2017 21:15
Bupati Pelalawan Hadiri Balimau Kasai Potang Mogang di Langgam

Rabu, 24 Mei 2017 21:08
Cari Kayu, Warga Mandah, Inhil Tiba-tiba Hilang di Sungai Sembuang

Rabu, 24 Mei 2017 19:31
Ratusan OKP Ikuti Rakerda dan Rapimda DPD KNPI Riau

Rabu, 24 Mei 2017 19:27
Dirilis seharga Rp448-552 Jutaan,
All New Honda CR-V Resmi Meluncur di Riau


Rabu, 24 Mei 2017 19:24
Sabtu Pagi Sudah Bersih,
Ratusan PKL di Islamic Center Rohul Dipindahkan ke Purna MTQ


Rabu, 24 Mei 2017 19:21
Janda Beranak Satu di Dumai Tewas Gantung Diri

Rabu, 24 Mei 2017 19:01
Disdikbud Meranti Gelar Seleksi Guru Berprestasi Tingkat TK, SD dan SMP

Rabu, 24 Mei 2017 18:56
Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Bengkalis, Empat Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara

Rabu, 24 Mei 2017 18:49
Aktivis AMP-H Desak Polda Riau Usut Sejumlah Kasus Pengrusakan Lingkungan

Rabu, 24 Mei 2017 18:47
Razia, Tim Yustisi Pemko Pekanbaru Jaring 18 Gepeng

Rabu, 24 Mei 2017 18:03
Hadiri Penobatan, Bupati Kampar Berharap Ninik Mamak Pedomani Tali Bapilin Tigo

Rabu, 24 Mei 2017 17:59
Tak Hanya Seekor, Harimau Masih Berkeliaran di Desa Tanjung Simpang, Inhil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Oktober 2016 16:21
Adventorial,
DPRD Riau Sahkan APBD Perubahan Tahun 2016 Sebesar Rp10,3 Triliun


Bertempat di Ruang Paripurna, anggota DPRD Riau sahkan APBD Perubahan Tahun 2016 sebesar Rp10,3 Triliun. Turut hadir dalam paripurna tersebut, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.

Riauterkini-PEKANBARU- Bertempat di Ruang Paripurna, anggota DPRD Riau sahkan APBD Perubahan Tahun 2016 sebesar Rp10,3 Triliun. Turut hadir dalam paripurna tersebut, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.

"Raperda Perubahan APBD tahun 2016 dipengaruhi beberapa hal. Diantaranya, Perubahan asumsi dasar ekonomi makro APBN Perubahan tahun 2016, Adanya kebijakan pemerintah pusat melakukan pengurangan dan tunda salur dana transfer perimbangan tahun 2016 sebesar Rp355 miliar," kata Sugeng Pranoto, anggota Banggar DPRD Riau saat menyampaikan laporan Banggar dalam rangka pembahasan nota keuangan Raperda tentang perubahan APBD provinsi tahun 2016, Kamis (13/10/16).

Adapun rincian APBD Perubahan 2016 yakni, Pendapatan Daerah, dari target Rp7,5 triliun di Murni menjadi Rp7,2 triliun di Perubahan. Pendapatan Asli Daerah (PAD), Rp3,4 triliun di Murni yang kemudian disetujui di Perubahan dengan angka yang sama.

Dana Perimbangan, dari Rp4,0 triliun di Murni menjadi Rp3,7 trilun di Perubahan. Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah, Rp7,8 triliun di Murni yang kemudian disepakati di Perubahan dengan angka yang sama. Jumlah Pendapatan Daerah dari Rp7,5 triliun di Murni menjadi Rp7,2 triliun di Perubahan.

Kemudian, dalam rangka mengoptimalkan PAD yang bersumber dari pajak daerah dan retribusi daerah, seharusnya pemerintah Provinsi Riau melakukan hal yang bisa menaikkan realisasi PAD sesuai tren nasional untuk provinsi sebesar Rp24,21 persen.

Selanjutnya, Membentuk kelompok kerja untuk melakukan analisis dan kajian mendalam secara komperhensif terhadap semua unsur PAD yang dikelola setiap SKPD di lingkungan pemerintah Provinsi Riau, Melakukan regulasi terhadap aturan dan kelengkapan sarana prasaran atau fasilitas yang berkaitan dengan PAD.

"Belanja Daerah, terdiri dari Belanja Tidak Langsung yang sebelum Perubahan Rp5,3 triliun, setelah Perubahan menjadi Rp5,4 triliun. Belanja Langsung yang sebelum Perubahan Rp5,5 triliun, setelah Perubahan menjadi Rp4,9 triliun. Total Belanja Daerah yang sebelum Perubahan Rp10,9 triliun menjadi Rp10,3 triliun setelah Perubahan," ungkap Sugeng Pranoto.

Sejumlah rekomendasi Banggar juga disampaikan Sugeng Pranoto. Diantaranya, Dalam rangka percepatan penetapan Perda tentang Perubahan APBD, proses pembahasan rancangan Perda Perubahan disarankan supaya pemerintah Provinsi menyampaikan laporan realisasi anggaran semester pertama kepada Banggar.

Mematuhi fakta integritas yang ditandatangani gubernur Riau dengan masing-masing kepala SKPD dengan mengoptimalkan percepatan penyerapan anggaran pada setiap SKPD sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menilai kinerja masing-masing kepala SKPD dan pejabat lainnya, Mengganti kepala SKPD dan pejabat lainnya yang bekerja buruk dengan pejabat yang berkualitas, profesional dan mempunyai visi ke depan. ***(ary)





Berita lainnya..........
- Dongkrak Investasi, DPM PTSP Kota Pekanbaru Bagi Trik Jitu pada Pemodal
- Adventorial,
DPRD Riau Umumkan AKD Berikut Pergantian Pimpinan Lewat Paripurna

- Pelalawan Terima Penghargaan 'Desa Wisata Kreatif Awards' 2017
- WA Pertamina Lirik Inhu Raih Penghargaan Indonesia Green Award 2017
- Ketua Noviwaldy Jusman Kukuhkan Pengurus IKLA Perawang, Siak 2017-2020
- Naikan Elektrifikasi Hingga 52 Persen, Bupati Pelalawan Paling Sukses Atasi Krisis Listrik
- Advertorial
Penyerahan Rekomendasi LKPJ Riau TA 2016,
DPRD Riau Gelar Rapat Paripurna Istimewa



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.77.58
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com