Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Nopember 2017 16:43
Tak Kooperatif, Kejati Riau Tahan Seorang Tersangka Proyek RTH Eks Kantor PU Riau

Senin, 20 Nopember 2017 15:13
Hingga Akhir Desember 2017,
Diskon Jasa Hingga 50 Persen Hadir di Bengkel Nissan Arengka


Senin, 20 Nopember 2017 14:58
Pengembangan Penyelundupan Sabu di Lapas Bengkalis, Polisi Tambah Seorang Tersangka

Senin, 20 Nopember 2017 14:48
Fokus Bahas RAPBD 2018,
Banggar DPRD Riau Dilarang Jalan-jalan untuk 10 Hari ke Depan


Senin, 20 Nopember 2017 14:44
Begini Penderitaan Anak SDN 009 Sako Margasari Kuansing

Senin, 20 Nopember 2017 14:41
150 Guru dan Dekorator Pelaminan Ikuti Seminar Lancang Kuning

Senin, 20 Nopember 2017 14:09
Bangun Tower Pendeteksi Kecelakaan, Diskes Riau Ajukan Rp5 Miliar

Senin, 20 Nopember 2017 14:02
Disimpan di Kolong Tempat Tidur,
Hampir Rp1 Miliar Dana UED SP Serai Wangi, Bengkalis Raib


Senin, 20 Nopember 2017 13:51
Kantongi Sertifikasi ISO 27001,
XL Axiata Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan


Senin, 20 Nopember 2017 13:45
Kafilah Pelalawan Bidik Posisi Lima Besar di MTQ Riau 2017

Senin, 20 Nopember 2017 13:33
Riauterkini Ikut Pelatihan Wartawan Daerah Tajaan BI Pusat

Senin, 20 Nopember 2017 11:35
Isi Tiga Jabatan Kosong, Gubri Bersiap Mutasi Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV

Senin, 20 Nopember 2017 10:46
Pawaslu Pekanbaru Sosialisasikan Pentingnya Pengawasan Berbasis Masyarakat

Senin, 20 Nopember 2017 10:44
SAKIP Raih Nilai B, Sekda Meranti Minta Seluruh ASN Terus Tingkatkan Pelayanan Publik

Senin, 20 Nopember 2017 10:33
Pelalawan Kerahkan 500 Peserta Untuk Pawai Ta'aruf MTQ Riau di Dumai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Desember 2016 16:08
Implementasi Penerapan E-Goverment

Sejak setahun lalu Pemprov Riau telah menjalankan sistem elektronik dalam kegiatan pemerintahan (E-Government), sebagai tindak lanjut instruksi Presiden untuk mengedepankan transparansi publik.

PEKANBARU - Sejak setahun lalu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menjalankan sistem elektronik dalam kegiatan pemerintahan (E-Government). Itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengedepankan transparansi publik.

"Tahun ini, seluruh SKPD se-Provinsi Riau sudah menerapkan E-Government," kata Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman dalam satu kesempatan di Pekanbaru belum lama.

Menurutnya, reformasi birokrasi yang dilatarbelakangi tuntutan terhadap terbentuknya sistem kepemerintahan yang bersih, transparan, dan mampu menjawab tuntutan perubahan secara lebih efektif, melahirkan inspirasi penyediaan data informasi dan media komunikasi yang transparan melalui E-Government.

Untuk diketahui, E-Goverment adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya. Mulai dari urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan.

E-government (e-gov) intinya adalah proses pemanfaatan teknologi informasi sebagai alat untuk membantu menjalankan sistem pemerintahan secara lebih efisien. Karena itu, demikian Andi Rachman, ada dua hal utama dalam pengertian E-Government, salah satunya adalah penggunaan teknologi informasi seperti internet sebagai alat bantu.

Kemudian yang kedua menurut dia adalah tujuan pemanfaatannya, sehingga pemerintahan dapat berjalan lebih efisien. Ketersediaan informasi yang transparan dan setiap saat dapat diakses oleh masyarakat, tentu akan membuat sistem pemerintahan lebih baik.

Untuk diketahui pula, bahwa Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Instruksi Presiden No.3 tahun 2003 tentang kebijakan dan strategi nasional pengembangan E-Government Indonesia. Itu kemudian ditindak lanjuti oleh Pemerintahan Presiden Jokowi.

"Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah menjalankan E-Government. Semua sistem pemerintahan termasuk berkaitan dengan keterbukaan informasi publik telah dijalankan," kata Andi Rachman.

Dengan sistem pelayanan modern ini, demikian Andi rachman, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang tersedia selama 24 jam, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor.

"Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan," katanya.

Menurut dia, peningkatan hubungan antara pemeritah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum harus koneksi, tentunya dengan adanya keterbukaan atau transparansi yang diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik.

"Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak," katanya lagi.

E-Government menurut Andi Rachman juga merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya.

"Sebagai contoh, data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk anaknya. Atau ada pula informasi tentang luas sebuah pulau di Indonesia, jumlah penduduk suatu daerah, dapat diketahui tanpa harus datang ke daerah bersangkutan. Cukup memanfaatkan teknologi internet," katanya.

Sistem pemerintahan modern ini juga dilaksanakan Pemprov Riau untuk membuat sistem pemerintahan lebih optimal dan tentunya lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan vidio conference.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Riau Yogi Getri beberapa waktu lalu mengatakan, peran kominfo ke depan tidak saja memberi layanan dan menyebaran informasi kepada publik, tapi juga mengedukasi masyarakat dan generasi muda bagaimana mampu memanfaat teknologi informasi secara cerdas.

"Sehingga generasi muda kita mampu bersaing di pasar global. Disamping itu kata Yogi Dinas Kominfo juga fokus untuk meningkatkan ketersediaan jaringan informasi komunikasi sampai ke pedesaan. Dengan cara inilah kita dapat meningkatkan sumber daya manusia yang siap dan mampu bersaing dengan negara lain didunia," katanya.

Makanya, lanjut dia, perlu adanya upaya peningkatkan akses masyarakat menuju birokrasi modern yang berbasis E-Government melalui program Diskominfo Provinsi Riau dan kabupaten/kota.

Berdasarkan penelusuran, penerapan E-Government oleh Pemprov Riau telah dijalankan dengan pemanfaatan teknologi informasi jejaringan internet. Semisal portal resmi pemda yakni riau.go.id yang menjaring seluruh informasi. ***(mok/adv)





Berita lainnya..........
- Program Pendidikan dan Kesehatan Masih Menjadi Prioritas Azis Zaenal
- Gubernur Riau Buka Pencangan Germas Provinsi Riau di Inhil
- Satu-satunya Kabupaten di Sumatera,
Bupati Pelalawan Terima Penghargaan Budhi Praja 2017 dari Menristek

- Dukung Visi Misi Riau 2020, Gubri Tegaskan ASN Wajib Berpakaian Melayu Setiap Jumat
- HUT ke 60 Provinsi Riau, Budaya Melayu Menghulu Budaya Melayu Menghilir Riau Berintegritas
- Gubri Minta Para Pejabat Eselon II, III dan IV Segera Lakukan Penyesuaian
- Hadiri Nuzul Quran, Gubri Disambut Istimewa Bupati Rohul
- Hadiri Haul Tuan Guru Sapat di Inhil, Gubri Sebut Bisa Jadi Wisata Religi
- Gubri Hadiri Apel Tahunan dan Khutbatul-Arsy Pondok Modern Nurul Hidayah
- Gencakan Sapa Investor, Cara DPM dan PTSP Pekanbaru Genjot Investasi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.139.56
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com