Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 Januari 2018 20:12
Dikira Orderan Penumpang, Saudara Kandung Driver Gocar Dipukuli Supir Taksi Konvensional Bandara SSK II

Senin, 22 Januari 2018 19:13


Senin, 22 Januari 2018 19:05
Batas Desa Sumpu dan Koto Kombu, Kuansing Telah Disepakati

Senin, 22 Januari 2018 18:33
Bawaslu Riau Sidang KPU Rohul dan Pekanbaru

Senin, 22 Januari 2018 17:20
Kadis Kebudayaan Riau Pimpin Sertijab Kasi Permuseuman

Senin, 22 Januari 2018 17:10
Coklit Pemilih, Bawaslu Blusukan ke Pelosok Desa Perbatasan di Bengkalis

Senin, 22 Januari 2018 16:45
Lelang Swastanisasi Sampah Molor, Sekdako Pekanbaru Akan Tegur Kadis DLHK

Senin, 22 Januari 2018 16:41
Diduga Ada Indikasi Pungli,
Sekolah di Bengkalis Siap-siap Disidak


Senin, 22 Januari 2018 16:33
Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus PAC dan Ranting Muslimat NU Kecamatan Sungai Batang, Inhil

Senin, 22 Januari 2018 16:30
'Divonis' Melanggar Aturan, Sekdako Pekanbaru Nilia Keputusan Bawaslu Prematur

Senin, 22 Januari 2018 16:22
Antisipasi Kebocorn PAD, Bapenda Pekanbaru Analisis Data dan Periksa Pajak

Senin, 22 Januari 2018 16:16
Lagi Nunggu Sidang,
Dua Tahanan Narkoba Kedapatan Nyabu dalam Sel PN Pekanbaru


Senin, 22 Januari 2018 15:17
HA IPB Pelalawan-IKPMR Bogor Taja Kegiatan Motivasi Kuliah, Dunia Kerja dan Try Out Pelajar

Senin, 22 Januari 2018 14:08
Digerebek di Rumah,
Pasutri Oknum Polisi di Pekanbaru Terciduk Miliki Sabu dan Ekstasi


Senin, 22 Januari 2018 14:03
Berbatasan dengan PT Adei,
Beginilah Penampakan Jalan di Pekan Tua Pelalawan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 3 Juli 2017 17:31
Gubri Ingin Hari Raya Enam di Kampar Jadikan Destinasi Wisata Riau

Kekayaan budaya di Riau sangat layak dijadikan destinasi wisata. Seperti harapan Gubri Arsyadjuliandi Rachman terhadap tradisi Hari Raya Enam di Kampar.

Riauterkini - PEKANBARU - Sebagian masyarakat di Kampar merayakan 'Hari Rayo Onam' (Hari Raya Enam). Rayo Onam ini digelar setelah melakukan puasa sunah selama enam hari di bulan Syawal pada Ahad (27/7/17) lalu.

Puasa sunnah enam hari itu dilakukan sehari setelah memperingati hari raya Idul Fitri. Karena itulah dinamakan Hari Rayo Onam, dirayakan setelah berpuasa sunnah enam hari. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam.

Selain silaturahmi, perayaan Hari Rayo Onam ini diisi juga dengan takziah ke makam. Seperti dilakukan di Muara Uwai, acara Hari Raya Onam tahun ini dihadiri langsung Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. Tampak juga hadir Bupati Kampar Aziz Zaenal dan Walikota Pekanbaru Firdaus, beserta ribuan masyarakat Muara Uwai.

Sebelum ziarah kubur, terlebih dahulu dilaksanakan takziah dan doa bersama oleh Imam Masjid Jamik Bangkinang. Doa digelar di depan Masjid, dimana terdapat makam para ninik mamak masyarakat Muara Uwai.

Usai berdoa dan ziarah kubur, masyarakat pun saling bersalaman antar sesama peziarah. Acara dilanjutkan dengan sarapan bersama di Rumah Tuo, yang tak jauh dari Masjid Jamik Bangkinang.

Berbagai makanan ciri khas Bangkinang, seperti, roti jala, lapek bugi, lemang tapai, lomang pasung, lontong soto dan jenis makanan lainnya dihidangkan.

Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, mengatakan, tradisi ziarah di Bangkinang ini tidak akan pernah habisnya. Dan harus terus dilanjutkan oleh seluruh masyarakat Bangkinang. Selain menyampaikan doa, tradisi ini juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat Kabupaten Kampar.

"Ziarah kubur ini sudah tradisi turun temurun dan perlu terus dilanjutkan. Selain berkumpul dengan keluarga juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat Kampar, yang pulang kampung dari berbagai daerah. Bahkan ada juga warga Kampar yang dari Malaysia dan negara tetangga sengaja datang untuk menghadiri ziarah kubur, yang sekaligus menjadi hari raya enam di bangkinang," kata Gubri.

Pada kesempatan ini, Gubernur juga meminta izin kepada masyarakat Muara Uwai dan ninik mamak, untuk menjadikan tradisi ziarah kubur sebagai salah satu iven Pariwisata Riau. Gubri menilai dalam setiap kegiatan di Muara Uwai ini lebih dari seribu orang yang hadir. Dan bisa menjadi salah satu penarik wisatawan, terutama bagi negara tetangga.

"Acara yang sudah turun temurun ini akan kita jadikan sebagai destinasi pariwisata Riau. Insya Allah tahun depan kita akan mengundang tamu yang lebih banyak," kata Gubri.

Selain Gubernur Riau, juga hadir Walikota Pekanbaru Firdaus MT. Dan secara bersama orang nomor satu di Riau dan Kota Pekanbaru ini berziarah ke beberapa makam yang ada di desa Muara Uwai.

Dari pantauan di lapangan, mulai pukul 07.00 WIB, masyarakat dengan berpakaian muslim dan berselendang kain sruny, baik dari muara Uwai dan dari luar daerah, sudah mulai tampak memadati Masjid Jamik Bangkinang.(adv)





Berita lainnya..........
- Pemda Kampar Dukung Program Satu Desa Satu PAUD
- Gubri Ajak Masyarakat Dukung PSPS Tembus Liga I
- Advertorial,
DPRD Riau Gelar Sidang Paripurna dengan Tiga Agenda Sekaligus

- Kawal Masuknya Investasi di Pekanbaru,
DPMPTSP Duduk Bersama dengan PT. Medco Ratch Power

- Gubri Berharap Porprov Jadi Ajang Tingkatkan Prestasi
- Aziz Zainal-Catur Sugeng Bertekad Kembalikan Kejayaan Tanaman Asal Kampar
- Serahkan 30 Ribu Bibit Ikan,
Gubri Hadiri Apel Akbar Acara Santri Nasional

- Sudah Menahun, Akhirnya Pemkab Kampar Tuntaskan Persoalan PT Ciliandra dengan Masyarakat
- Pemko Pekanbaru Buka Layanan Pustaka Keliling di Lapas dan RTH
- ICS Koto Perambahan, Cara Pemkab Kampar Tumbuhkan Kawasan Industri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.29.141
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com