Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:45
HUT Pemasyarakatan 54, Napi Rutan Rengat Bersihkan Tugu Patin Inhu

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:38
Cegah Karlahut, Musim Mas Bantu Alat Berat untuk Warga Buka Lahan

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:28
YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:25
Festival Mahligai 2018 di Danau PLTA Koto Panjang Digekar Besok

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:20
Kapolres Laporkan Tingginya Kasus Narkoba di Kampar

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:16


Jum’at, 23 Pebruari 2018 19:03
Lolos Peserta Pileg, PSI Langsung Tancap Gas Target Dua Digit

Jum’at, 23 Pebruari 2018 18:28
Rumah Terbakar dan Hidup Sendiri,
Warga Bengkalis Ini Perlu Bantuan Material Rumah


Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:49
Sulit Ditempuh, Petugas Pemadam Bengkalis Harus Berjibaku ke Lokasi KarhutlaD

Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:39


Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:35
Siaga Karhutla, Tim Pemadam PT. RAPP Patroli 24 Jam

Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:30
Sosialisasi ke Meranti, Warga Minta Cagubri Arsyadjuliandi Bangun SMA di Pulau Padang

Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:26
Pencemaran Sungai Kerumutan, Legislator Pelalawan Ramai-ramai Angkat Bicara

Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:24
Bobol Showroom di Pekanbaru, Kawanan Maling Gondol 5 Unit Mobil Bekas

Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:20
Terbukti Lakukan Pungli, Dua Personel Satpol PP Pekanbaru Dipecat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Nopember 2017 07:35
Advertorial
Rp10,091 Triliun, DPRD Riau Sahkan APBD 2018

DPRD Riau merampungkan pembahasan RAPBD 2018, melalui rapat paripurna berhasil disahkan menjadi Perda dengan nilai pagu Rp10.091 triliun.

Riauterkini-PEKANBARU- Dihadiri 45 orang anggota DPRD Riau, wakil rakyat sahkan Raperda RAPBD Riau tahun 2018 menjadi Perda APBD Riau Tahun 2018 dengan total mencapai Rp10,091 triliun lebih. Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Riau yang dipimpin Sunaryo, Wakil Ketua DPRD Riau, Rabu malam (30/11/17).

Hadir dalam paripurna tersebut, Wakil Gubernur Riau, Wan Tamrin Hasyim, Sekdaprov Riau, Ahmad Hizaji serta bawahannya, Forkompinda dan sejumlah undangan lainnya.

Saat menyampaikan laporan Banggar, Sugeng Pranoto, anggota Banggar mengatakan, apabila dibandingkan dengan total APBD Riau Tahun 2017 (setelah perubahan) sebesar Rp10,379 triliun lebih dengan Anggaran Belanja setelah penandatanganan nota kesepakatan dan dalam Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Riau tentang APBD Provinsi Riau Tahun 2018 sebesar Rp10,091 triliun lebih, maka terdapat penurunan sebesar Rp306.537.596.971,30 atau 2,95 persen.

Adapun rincian dari Rp10,091 triliun lebih tersebut yakni, Belanja Tidak Langsung Rp5,7 triliun lebih dengan rincian, Belanja Pegawai Rp2,3 triliun lebih, Belanja Hibah Rp1,3 triliun lebih, Belanja Bantuan Sosial Rp12 miliar lebih, Belanja Bagi Hasil kepada Kabupaten/Kota Rp1,4 triliun lebih.

Selanjutnya, Belanja Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota/Desa Rp482 miliar lebih, Belanja Tak Terduga Rp10 miliar. Sedangkan untuk Belanja Langsung Rp4,3 triliun lebih.

Kemudian Sugeng Pranoto juga menjelaskan Pendapatan Daerah sebesar Rp9,001 triliun lebih, Pendapatan Asli Daerah Rp3,9 triliun lebih yang terdiri dari, Pajak Daerah Rp3,2 triliun, Retribusi Daerah Rp15,7 miliar lebih, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Rp218 milair lebih, Lain-lain PAD yang Sah Rp526 miliar lebih.

Untuk Dana Perimbangan sebesar Rp5,02 triliun lebih dengan rincian, Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak Rp2,099 triliun lebih, Dana Alokasi Umum Rp1,4 triliun lebih, Dana Alokasi Khusus Rp1,4 triliun lebih.

Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp10,475 milair dengan rincian Pendapatan Hibah Rp2,9 miliar lebih, Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus Rp7,5 miliar.

Dalam kesempatan tersebut, Sugeng Pranoto menyampaikan beberapa rekomendasi Banggar terhadap Perda APBD Riau Tahun 2018. Diantaranya, Banggar meminta pemerintah Provinsi Riau agar serius dan sungguh-sungguh menindaklanjuti catatan penting yang terdapat dalam pandangan umum fraksi-fraksi dan masukan yang disampaikan komisi-komisi.

Mencermati semua rekomendasi yang dikemukakan untuk setiap permasalahan dan melaksanakan tindaklanjutnya sehingga Raperda APBD Riau Tahun 2018 dapat terlaksana secara efisien dan efektif sesuai ketentuan yang berlaku.

Membentuk tim reformasi manajemen pengelolaan Pendapatan Daerah dalam rangka mempersiapkan dan melaksanakan penguatan reformasi manajemen pengelolaan Pendapatan Daerah yang mencakup aspek organisasi, sumber daya manusia, infrastruktur, penganggaran, peraturan perundang-undangan, basis data, proses dan tekhnologi informasi.

Sementara itu, Wan Tamrin Hasyim saat menyampaikan pendapat akhir kepala daerah mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Riau yang sudah mengesahkan APBD Riau Tahun 2018.

Mantan Bupati Rokan Hilir ini berharap, APBD Riau yang disahkan bisa bermanfaat bagi masyarakat Riau. ***(adv/ary)





Berita lainnya..........
- Jadi Tuan Rumah Konreg PDRB Riau tahun 2017, Ini Harapan Pemkab Kampar
- Sisilita Kembali Raih Anugerah Bunda PAUD Nasional
- Dilepas Gubri, Jamaah Majelis Taqlim Antusias Kunjungi Islamic Center Rohul
- Telkomsel Hadirkan Solusi Bisnis Terlengkap untuk Majukan UKM
- HKN 2017, Anggota DPRD Riau Yulianti Serahkan Dua Unit Ambulan ke Warga di Dapilnya
- Sukses Gelar Porprov Riau IX, Bupati Undang Peserta Sering-Sering Kembali ke Kampar
- Porprov Riau IX 2017 Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Kampar
- Lomba Masak Olahan Serba Ikan,
TP PKK Pelalawan Wakil Riau di Tingkat Nasional

- Pemda Kampar Dukung Program Satu Desa Satu PAUD
- Gubri Ajak Masyarakat Dukung PSPS Tembus Liga I


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.30.26
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com