Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Juni 2018 09:12
11 Pistol dan Ratusan Peluru Aktif Ditemukan di Dasar Muara Parit Belanda Pekanbaru

Senin, 25 Juni 2018 08:33
Hujan Angin Tumbangkan Tenda Launching Mulok Budaya Melayu di Kantor Gubri

Ahad, 24 Juni 2018 21:57
‎Komisioner KPU Rohul Sisir APK di Kecamatan, Pasirpangaraian Dipastikan Sudah Bersih

Ahad, 24 Juni 2018 21:41
Jangan Golput, Apkasindo Riau Minta Petani Sawit Salurkan Hak Politiknya

Ahad, 24 Juni 2018 21:18
Sekubik Pasir Pulau Rupat Dijual Rp250 Ribu di Pulau Bengkalis

Ahad, 24 Juni 2018 21:16
Masa Tenang, Panwaslu di Kampar Lakukan Patroli Pengawasan

Ahad, 24 Juni 2018 20:54
Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola


Ahad, 24 Juni 2018 20:49
Bupati Rohul Sebut Pemekaran 20 Desa Persiapan karena Kepedulian Gubri

Ahad, 24 Juni 2018 20:34
‎Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh, Warga Asahan Sumut Dirawat di RSUD

Ahad, 24 Juni 2018 20:30
Serah Terima Jabatan Wali Kota Pekanbaru: Terima Kasih Pak Ayat Cahyadi

Ahad, 24 Juni 2018 16:28


Sabtu, 23 Juni 2018 21:28
DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa Memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-234

Ahad, 24 Juni 2018 15:17
Ajak Gunakan Hak Pilih di Pilgubri,
Ketua IPMK2M Pekanbaru: Money Politik dan Golput Mencederai Demokrasi


Ahad, 24 Juni 2018 15:14
Dikawal 'Ketat' Polisi, Hari Ini KPU Bengkalis Distribusikan Logistik Pilgubri ke Kecamatan

Ahad, 24 Juni 2018 13:42
Hari Tenang, Tim Gabungan di Bengkalis Bongkar Puluhan APK Pilgubri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Desember 2017 20:14
DPPKBP3A Kampar Komit Bina Kaum Perempuan dan Galakkan KB

DPPKBP3A bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar telah melaksanakan Pelatihan Keterampilan Perempuan Kepala Rumah Tangga (Peka) berupa pelatihan membuat Aneka Kue dan Pelatihan Menjahit Mukena dan Sulam Pita.

Riauterkini-BANGKINANGKOTA-Dalam rangka terus berkomitmen untuk kaum perempuan dan menggalakkan program nasional Keluarga Berencana atau KB, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar telah melaksanakan Pelatihan Keterampilan Perempuan Kepala Rumah Tangga (Peka) berupa pelatihan membuat Aneka Kue dan Pelatihan Menjahit Mukena dan Sulam Pita yang dilaksanakan di Taman Rekreasi Stanum Bangkinang. Pelatihan Keterampilan Perempuan Kepala Rumah Tangga (Peka) telah berlangsung selama 5 (lima) hari, 13-17 November 2017 dan pelatihan menjahit Mukena dan Sulam Pita telah berlangsung selama 25 (dua puluh lima)hari, 13 November-07 Desember 2017.

Kedua pelatihan tersebut ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar Edi Afrizal, di Stanum Bangkinang, Kamis (7/12/17) lalu.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kampar Edi Afrizal saat menutup Pelatihan Keterampilan Perempuan Kepala Rumah Tangga dan Pelatihan Menjahit Mukena dan Sulam Pita mengharapkan kepada seluruh pesert a agar sesampainya didaerah masing-masing bisa manfaatkan ilmu yang didapat. “Berdayakan dan tingkatkan partisipasi diri di tengah-tengah kehidupan masyarakat dan keluarga melalui kegiatan-kegiatan yang positif dengan keterampilan yang telah dimiliki, sehingga kaum perempuan dapat ikut berperan di dalam pembangunan Kabupaten Kampar kedepan,” ujarnya.

Hal ini juga sejalan dengan harapan Bupati Kampar terwujudnya program 3i,infrastruktur, industri dan investasi. Ia menekankan kepada peserta, prakatekkan ilmu dan keterampilan yang telah didapat dari pelatih, perkuat rasa percaya diri, manfaatkan bantuan peralatan sebagai modal awal dalam berwirausaha, jangan berputus asa, tingkatkan terus kemampuan dengan mencoba dan mencoba sehingga kemampuan peserta selalu terasah.

Diingatkan Edi bahwa hanya dengan niat dan kemauan dari diri masing-masing yang diiringi dengan doa maka usaha itu akan dapat berhasil. “Secara bertahap Dinas DPPKBP3A dan TP-PKK akan berusaha maksimal membina peserta sekalian, jangan bosan dan terus berkonsultasi dan berkoodinasi dengan dinas instansi/terkait yang setiap saat akan menampung dan membantu permasalahan yang akan dihadapi nantinya,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Elis Suryani, menyampaikan peserta pelatihan berasal dari 21 kecamatan. Kepada peserta pelatihan keterampilan Peka diberikan materi membuat aneka kue kering, aneka kue cake, dan aneka kue jajanan pasar. Sedangkan kepada peserta pelatihan menjahit mukena dan sulam pita diberikan materi menjahit mukena dan sulam pita serta peralatannya.

Kepada peserta juga diberikan piagam, sertifikat, uang saku dan peralatan kebutuhan. Saat penutupan Kepala DPPKBP3A Edi Afrizal menyerahkan hadiah kepada peserta menjahit terbaik. Berkaitan program Keluarga Berencana, Kepala DPPKBP3A Edi Afrizal menyampaikan bahwa Pemkab Kampar terus menggalakkan program Keluarga Berencana (KB).Dengan harapan, tidak hanya menurunkan angka kelahiran, tapi juga mewujudkan bonus demografi berkualitas.

Moto dua anak cukup yang digunakan untuk mewujudkan keluarga berencana masih berlaku. Pasangan suami istri dinilai dapat memberikan kualitas hidup yang baik melalui program keluarga berencana. Dengan mendukung penggunaan pil KB, pemerintah meminta supaya pasangan suami istri tidak berpedoman banyak anak banyak rezeki.

Dikatakan, perkembangan program keluarga berencana saat ini bukan saja untuk menurunkan angka kelahiran, tetapi mewujudkan bonus demografi yang berkualitas. Ia mengatakan, arti dari bencana gunung es adalah ketika kekerasan dalam rumahtangga meningkat akibat belum sejahtera, pengangguran bertambah, dan pendidikantidak terpenuhi.

Sedangkan generasi yang berkualitas dapat diukur dari kompetensi dan karakter.Terwujudnya karakter itu harus dilakukan oleh ayah dan ibu serta dimulai sejak anak masih berada dalam kandungan. Untuk itu ia mengatakan, program keluarga berencana harus kembali digaungkan. Hal itu untuk memberikan jarak kehamilan pada ibu supaya anaknya dapat menerima nutrisi yang cukup.

"Dua anak cukup membuat ibu punya waktu untuk memberikan asah, asih dan asuhnya. Keluarga juga harus dibangun untuk menemukan karakter dan kompetensi," tuturnya.

Meski belum ada program baru yang dapat dilakukan pemerintah dalam mewujudkan keluarga berencana, pihaknya sudah membuat kampung KB di daerah terpencil. Dalam program tersebut juga akan ada Rumah Sehat yang merupakan tempat di mana keluarga, terutama ibu-ibu akan mengembangkan program bina keluarga balita,bina keluarga remaja, dan bina keluarga lansia. Pilot project akan dilakukan disatu kampung di daerah miskin yang padat penduduk. Dalam menyukseskan kampung KB itu, perlu adanya dukungan masyarakat dalam melaksanakan dan menyosialisasikan program pemerintah pusat tersebut.

Pemerintah daerah diharapkan dapat melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama danmayarakat itu sendiri untuk mendapatkan bimbingan dan fasilitas yang memadai. Ia menilai, dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat sangat mutlak dilakukan sebagai jaminan dalam menerapkan kampung KB dapat berjalan baik.***(Adv)





Berita lainnya..........
- Atas Perintah Gubenur, Ilham Langsung Dirawat di RSUD Arifin Achmad
- Peringatan Hari Ibu ke-89,
Plt Bupati Rohul: Hentikan Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Sekarang Juga

- Bupati Yopi Komit Kembangkan Budaya dan Eko Wisata Inhu
- Majukan Inhu, Bupati Yopi Gesa Pembangunan Berbagai Insfrastruktur
- Wabup Bersama Ribuan Warga Nikmati Malam Puncak Perayaan HUT ke-9 Kabupaten Meranti
- Dibawah Kepemimpinan Bupati Yopi Arianto, RSUD Indrasari Inhu Berkembang Pesat
- Bupati Yopi Komit Tingkatkan Prestasi dan Kualitasi Pendidikan Inhu
- Gubri Yakin Sagu Bisa Dijadikan Alternatif Pangan, Solusi Alih Fungsi Lahan
- Bupati Kampar Sillaturrahim dengan Masyarakat Kampar Natuna
- Pemda Kampar Peringati Hari Guru Nasional dan HUT ke-71 PGRI


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com