Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Juli 2018 08:41
Lapas dan Dinkes Bengkalis Join untuk Cegah dan Pengendalian HIV/AIDS Warga Binaan

Kamis, 19 Juli 2018 08:37
PT RAPP Ikuti Pekan LHK 2018 di JCC

Kamis, 19 Juli 2018 08:34
Komisi IV DPRD Riau Ingatkan Dinas PUPR Tuntaskan 5 Proyek Rp700 Miliar Seusai Jadwal

Rabu, 18 Juli 2018 22:45
Kejurda Pelajar di Pekanbaru, Atlet Takraw Bengkalis Raih Pintar Emas

Rabu, 18 Juli 2018 22:34
Sidang Praperadilan, Hakim Pertegas Pengamanan Alat Berat Seorang Warga tak Dilengkapi Izin Penyitaan

Rabu, 18 Juli 2018 22:22
Coba Perkosa Janda Anak Tiga, Mantan Napi Dibekuk Polsek Sei Apit

Rabu, 18 Juli 2018 22:00
Partai PSI Tak Ikut Pileg di Inhu

Rabu, 18 Juli 2018 21:30
Kecelakaan Maut di Simpang Empat Pasar Baru Pangean, Kuansing

Rabu, 18 Juli 2018 21:25
658 Bacaleg dari 16 Parpol Daftar ke KPU Bengkalis

Rabu, 18 Juli 2018 21:22
Bupati Inhil Sampaikan Pidato Pengantar Terhadap 5 Ranperda Tahun 2018

Rabu, 18 Juli 2018 21:15
Barak Komplek PT. RAPP Dilalap Sijago Merah

Rabu, 18 Juli 2018 20:55
FSPPB Dumai Demo Tolak Akuisisi Pertagas oleh PGN

Rabu, 18 Juli 2018 20:16
Wanita Cantik 'Selundup' Sabu ke Lapas Bengkalis Divonis 11 Tahun Penjara

Rabu, 18 Juli 2018 20:10
Mantan Bupati Kuansing Sukarmis Alami Lakalantas

Rabu, 18 Juli 2018 19:46
Noviwaldy Jusman Temui Masyarakat Eks Transmigrasi di Siak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 20 Desember 2017 11:01
Majukan Inhu, Bupati Yopi Gesa Pembangunan Berbagai Insfrastruktur

Bupati Yopi Arianto terus menggesa pembangunan berbagai sarana insfrastruktur. Langkah nyata dalam memajukan Kabupaten Inhu di bawah kepemimpinannya.

Riauterkini-RENGAT-Guna mewujudkan pembangunan yang merata mulai dari perkotaan hingga pedesaan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) digesa pembangunanya dibawah kepemimpinan Bupati Yopi Arianto, keseriusan membangun infrastruktur di Inhu tidak hanya sebatas pada pembangunan jalan dan jembatan. Sektor air bersih juga menjadi perhatian dan prioritas dengan melakukan pembangunan fasilitas air bersih untuk seluruh warga Inhu.

Dibawah Bidang Cipta Karya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Inhu, pembangunan dan peningkatan maupun perbaikan sarana penyaluran air bersih menjadi salah satu program unggulan yang diprioritaskan.

Dengan arahan langsung dari Bupati Inhu Yopi Arianto pembangunan sarana air bersih untuk perkotaan difokuskan kepada pembangunan pipa distribusi dan sambungan rumah, sementara untuk pelayanan air bersih di pedesaan dilakukan terobosan dengan sharing dengan APBN dalam program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

"Kita membangunkan sambungan ke rumah-rumah dari fasilitas Pamsimas sehingga semua masyarakat mudah mendapatkan fasilitas air bersih," ujar Bupati Yopi Arianto

Program Pamsimas merupakan terobosan baru pada tahun 2017 yang telah dirasakan manfaatnya bagi 22 desa di Inhu. Ke depan pembangunan fasilitas ini akan terus ditingkatkan, sejalan dengan salah satu program Nawacita Presiden Joko Widodo yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya warga Inhu. Tidak hanya tahun 2017, pada tahun 2016 sejumlah program lain untuk menunjang kualitas air bersih dan sanitasi yang baik bagi masyarakat Inhu juga sudah dilakukan, seperti program MCK plus.

Tidak hanya pembangunan sarana air bersih yang menjadi perhatian Pemkab Inhu, pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Inhu juga tak luput dari perhatian Pemkab Inhu. Demi pengembangan pembangunan jalan di Inhu, Pemkab Inhu melakukan pendekatan dengan pihak Pemerintah Pusat. Hasilnya pada awal tahun 2017, Kabupaten Inhu mendapat kucuran dana sebesar Rp 42 Miliar dari Pemerintah Pusat yang dialokasikan dalam Dana Alokasi Khusus (DAK).

Dalam pelaksanaanya anggaran tersebut dibagi sesuai dengan kebutuhan pembangunan di sejumlah daerah, seperti peruntukkan untuk pembangunan jalan senilai Rp 31 Milyar lebih, Sumber Daya Alam (SDA) senilai Rp 5 Milyar lebih dan Cipta Karya senilai Rp 5 Milyar lebih.

Realisasi pembangunan jalan aspal dalam wilayah Kabupaten Inhu yang bersumber dari DAK diantaranya Simpang Empat Belilas – Bukit Meranti Kecamatan Seberida sepanjang 2,7 KM dengan anggaran Rp Rp 9,5 Miliar. Kemudian pembangunan jalan di Desa Bandar Padang, Kecamatan Seberida sepanjang 2,7 KM dengan anggaran Rp 9,5 Miliar dan pembangunan jalan di Desa Petonggan sepanjang 2 KM senilai Rp 7,3 Miliar.

Tidak hanya itu, pembangunan jalan juga dilaksanakan dengan APBD Kabupaten Inhu tahun 2017 diantaranya, di Desa Lubuk Sitarak – Desa Kuantan Tenang Rakit Kulim sepanjang 1 KM dengan anggaran Rp 2,7 Miliar. Selanjutnya dalam Kota Rengat sepanjang 1,6 KM dengan anggaran 2,1 Miliar. Kemudian peningkatan Jalan Simpang Kulim Jaya di Kecamatan Lubuk Batu Jaya sepanjang 2 KM dengan anggaran Rp 3,8 Miliar.

“Pembangunan jalan Desa Plangko Pasir Beringin sepanjang 2 KM dengan anggaran Rp 3,5 Milrar juga bersumber dari APBD Inhu 2017,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pembangunan pemeliharaan jalan Petar Silunak Kecamatan Batang Peranap sepanjang 1,5 KM dengan anggaran 1,8 Miliar dan dalam Kota Pematang Reba sepanjang 3,8 KM dengan anggarabn Rp 1,8 Miliar. Untuk di Desa Talang Jerinjing – Sekip Hilir menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,2 Miliar dengan panjang pemeliharan 3 KM.

Peningkatan jalan di Sungai Lala – Lubuk Batu Tinggal sepanjang 20 KM dengan anggaran Rp 2,3 Miliar dan Bukit Selasih – Simpang Empat Belilas sepanjang 7 KM dengan anggaran Rp 1,1 Miliiar. Selanjutnya juga ada peningkatan jalan di Semelinang Darat – Kota Medan sepanjang 15 KM dengan anggaran Rp1,2 Miliar.

“Selain itu juga ada dua jembatan di Kecamatan Batang Peranap dengan anggaran sekitar Rp 11,6 Miliar dan sarana air bersih di delapan kecamatan dengan anggaran Rp 9,5 Miliar lebih,” ungkapnya.

Mengantisipasi persoalan bencana banjir di Kabupaten Inhu yang kerap terjadi juga menjadi perhatian, karena telah mengganggu aktifitas masyarakat umum akibat sejumlah fasilitas pendidikan dan perkantoran terendam air seperti yang terjadi di Kelurahan Pematang Rebah, Kecamatan Rengat Barat, Inhu. Untuk itu Pemkab Inhu dengan serius melakukan pembenahan terhadap sejumlah saluran air yang ada.

Beberapa pekerjaan yang berhasil dilakukan untuk pembenahan saluran air tersebut antara lain, pembangunan talud Sungai Durian di Kecamatan Rengat Barat dengan konstruksi beton. Kemudian pembangunan talud SK 1 dan SK 2 di Jalan Dwikora, Kecamatan Rengat dengan menggunakan konstruksi beton. Selain di dua kecamatan, itu pembangunan dan pembenahan saluran air juga dirasakan oleh sejumlah masyarakat di daerah lainnya.

Diantaranya peningkatan tanggul pengaman banjir Dusun Pulau Payung, Desa Danau Baru, Kecamatan Rengat Barat, Inhu. Kemudian Dinas PUPR Inhu juga melakukan normalisasi Sungai Kasai yang berada di belakang Pasar Kelayang, rehabilitasi saluran sekunder Dusun Buntut Pulau, Desa Tambak, kemudian rehabilitasi drainase utama cenaku, rehabilitasi saluran sekunder Desa Rawa Asri, Kecamatan Kuala Cenaku.

-Pastikan Pembangunan Merata, Bupati Yopi Arianto Tinjau Pembangunan Infrastruktur di Desa.

Tidak hanya pembangunan di perkotaan yang menjadi perhatian Bupati Inhu Yopi Arianto, pembangunan infrastruktur di pedesaan juga menjadi perhatian dan prioritas bagi bupati yang kerap turun langsung kedesa-desa untuk memastikan pembangunan berjalan merata termasuk di pedesaan.

"Saya berupaya untuk datang langsung ke seluruh desa di wilayah Inhu, termasuk desa-desa yang jauh dan terpencil. Langkah ini saya lakukan agar dapat menampung aspirasi dan keinginan masyarakat secara langsung, sekaligus melihat kondisi infrastrukturnya,” tegasnya.

Untuk itu Pemkab Inhu memprioritaskan membangun dan melakukan perbaikan terhadap jalan dan jembatan desa, terutama yang menjadi akses produksi dan perekonomian masyarakat. Pembangunan bidang infrastruktur sejalan dengan pembangunan pedesaan yang menitikberatkan pada perluasan akses masyarakat desa, kemandirian dan peningkatan partisipasi masyarakat desa. Bahkan hingga tahun 2017, panjang jalan di Kabupaten Inhu dengan kondisi baik terus mengalami peningkatan, dan sebaliknya panjang jalan yang rusak terus berkurang.

Percepatan pembangunan di Kabupaten Inhu, tentunya dibutuhkan pembiayaan yang cukup besar. Sebab pembangunan infrastruktur yang dilakukan terdiri dari sejumlah sarana dan prasarana infrastruktur penunjang, seperti jalan dan jembatan. Keberadaan jalan dan jembatan akan memperlancar transportasi masyarakat yang dengan sendirinya akan menggeliatkan ekonomi masyarakat.

Pembiayaan pembangunan infrastruktur yang cukup besar tersebut dilakukan melalui berbagai sumber seperti APBD, dimana sejak APBD Perubahan 2012 Dinas PU Inhu telah mengalokasikan dana sedikitnya Rp 20 Miliar, untuk pembangunan jalan dan jembatan dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dan dana untuk infrastruktur tersebut terus meningkat.

Plt Kadis PU Inhu, Ir Yelfidar mengatakan sejak melalui APBD murni 2012 lalu, Dinas PU dan Kimpraswil Inhu mendapatkan anggaran sebesar Rp 161 Miliar, terdiri dari Rp120 miliar lebih untuk pembangunan jalan, jembatan dan semenisasi, drainase, pengairan serta perbaikan perkantoran. Proyek pembangunan jalan dan jembatan ini merupakan wujud nyata untuk kepentingan masyarakat yang selama ini sangat membutuhkan terbukanya isolasi daerah dan lancarnya sarana transportasi.

Selain melalui APBD Inhu, lobi ke Pemerintah Propinsi Riau juga menjadi bagian dari upaya Bupati Inhu Yopi Arianto agar Pemprov mengalokasikan dana bagi pembangunan Inhu. Hal ini membuahkan hasil pada tahun 2012 Pemprov Riau mengalokasikan anggaran hingga Rp85 Miliar yang diperuntukan untuk perbaikan infrastruktur. Dengan adanya dana bantuan pemerintah propinsi Riau dan Kabupaten Indragiri Hulu proses percepatan pembangunan dapat terealisasi.

Kerja keras dan upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Inhu yang dilakukan Bupati Inhu Yopi Arianto mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua DPRD Inhu Miswanto. Menurutnya walaupaun saat ini ada Keterbatasan anggaran namun pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan tetap berjalan tanpa hambatan yang berarti. Hal ini tentunya tidak terlepas dari perjuangan panjang Bupati Inhu Yopi Arianto.

Perjuangan yang dilakukan Bupati Yopi Arianto mulai dari menjemput aspirasi sampai dengan melobi anggaran patut diapresiasi. Touring yang dilaksanakan Bupati Yopi dengan menggunakan sepeda motor trail selama ini telah membuahkan hasil. Walau melalui perjalanan yang sulit serta berlumpur tetapi tidak melemahkan dan menggoyahkan semangat Bupati Yopi Arianto untuk mengetahui lebih dekat apa yang dibutuhkan rakyatnya.

“Dalam setiap Musrenbang yang paling banyak diusulkan masyarakat adalah pembangunan jalan. Apabila dilihat dari usulan yang masuk, maka bila dijumlahkan anggarannya untuk satu tahun anggaran, usulan masyarakat bisa menelan anggaran untuk lima tahun,” jelas Ketua DPRD Inhu Miswanto. *** (adv Diskominfo Inhu/guh)





Berita lainnya..........
- LHE AKIP Diserahkan Menpan- RB, Kinerja Pemkab Meranti 2017 Raih Nilai B
- Gubri Resmikan Kantor UPK dan Serahkan Bantuan Mobil Praktek Untuk SMK
- Deklarasi AYO Dihadiri Ketum Golkar
Arsyadjuliandi Rachman dan Suyatno di Mata Tokoh Riau

- Program PRISMA, Chevron Bina Petani Kakao di Tapung, Kampar
- KI Award 2017, Bukti Keterbukaan Informasi di Pemkab Inhu
- Sudah Pernah Dicicipi Megawati,
Gubri Panen Kopi Liberika di Meranti

- Atas Perintah Gubenur, Ilham Langsung Dirawat di RSUD Arifin Achmad
- Peringatan Hari Ibu ke-89,
Plt Bupati Rohul: Hentikan Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Sekarang Juga

- Bupati Yopi Komit Kembangkan Budaya dan Eko Wisata Inhu
- Majukan Inhu, Bupati Yopi Gesa Pembangunan Berbagai Insfrastruktur


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com