Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 09:16
Buka Kejuaraan Tenis di Siak, Ketua Pelti Riau Harapkan Lahir Petenis Andal

Sabtu, 15 Desember 2018 09:12
Balehonya dan Bendera PD Dirusak, SBY Pilih Mengalah

Sabtu, 15 Desember 2018 07:19
Hasil Dialog Kebudayaan, IPR Yogyakarta Tolak Gelar Adat untuk Presiden Jokowi

Jum’at, 14 Desember 2018 23:15


Jum’at, 14 Desember 2018 23:14
SBY Berikan Pesan Kepada Warga Pacitan di Riau

Jum’at, 14 Desember 2018 22:38
RAPP Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Pelalawan

Jum’at, 14 Desember 2018 22:24
Gubernur Riau Sambut Kedatangan Jokowi dan Iriana

Jum’at, 14 Desember 2018 22:17
Gerakan Taat Pajak, Perdana Bupati Bengkalis Berikan Penghargaan 25 Perusahaan

Jum’at, 14 Desember 2018 19:30
Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana

Jum’at, 14 Desember 2018 19:26
Chevron Dukung Pelestarian Lingkungan dan  Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB 

Jum’at, 14 Desember 2018 19:14
Bupati Sukiman Serahkan Bantuan ke Pasien Kurang Mampu di RSUD Rohul

Jum’at, 14 Desember 2018 19:05
Peringati Hari Korupsi Internasional, Pegawai Kejari Rohul Bagi-bagi ini di Jalan

Jum’at, 14 Desember 2018 18:58
Bawaslu Meranti Gelar Rakor Peningkatan SDM

Jum’at, 14 Desember 2018 18:54


Jum’at, 14 Desember 2018 17:13
Kelola Sumur Tua,
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Inhu Tetap Berkontribusi di CSR Terpadu




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 4 April 2018 15:37
Tingkatkan Pengumpulan,
DPRD Bengkalis Sahkan Perda Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah

Setelah proses yang harus dilalui dan melakukan pemantapan, akhirnya DPRD Kabupaten Bengkalis resmi mengesahkan Ranperda menjadi (Perda tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah Tahun Anggaran 2018.

Riauterkini-BENGKALIS- Di dalam Alquran disebutkan tentang wajibnya keutamaan dan wajibnya zakat. Yang artinya : ”Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.” (QS. At-Taubah : 11)

”Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka.” (QS. At-Taubah :103)

”Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).” (QS. Ar-Rum : 39)

Sedangkan dalam hadis yang menerangkan tentang zakat adalah :

“Zakat Fitri merupakan pembersih bagi yang berpuasa dari hal-hal yang tidak bermanfaat dan kata-kata keji (yang dikerjakan waktu puasa), dan bantuan makanan untuk para fakir miskin.” (HR. Abu Daud) ”Barang siapa yang membayar zakat fitrah sebelum Shalat Ied, maka termasuk zakat fitrah yang diterima, dan barang siapa yang membayarnya sesudah Shalat Ied maka termasuk sedekah biasa (bukan lagi dianggap zakat fitrah).” (HR. Bukhari dan Muslim).

Setelah proses yang harus dilalui dan melakukan pemantapan, akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah Tahun Anggaran 2018.

Pengesahan Ranperda menjadi Perda tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah ini dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis di Gedung DPRD Jalan Antara, Bengkalis, Selasa (3/4/18) petang. Sidang dipimpin Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Kaderismanto didampingi Wakil Ketua DPRD Zulhelmi. Tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkalis H. Bustami HY mewakili Bupati Bengkalis Amril Mukminin, dan puluhan anggota dewan serta sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis.

Sebelum disahkan dalam sidang paripurna ini, bahwa dalam proses usulan Ranperda tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah diajukan oleh Pemkab Bengkalis. Melalui sistematika yang harus dilalui, sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebelum diajukan dan untuk dilakukan pembahasan, bahwa pengelolaan zakat, infak dan sedekah merupakan instrumen penting untuk mengendalikan pengelolaan zakat, infak dan sedekah di daerah. Sangat penting, dikarenakan pengaturan yang dimuat, berbagai hal yang bersifat administratif dan yang bersifat teknis dalam hal penyelenggaraannya sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang ada di Indonesia.

Pengelolaan zakat, infaq dan sedekah dilakukan secara tertib, sesuai dengan fungsinya, untuk menjamin kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bengkalis.

Sebagai dasar hukum dan kegiatan Pansus adapun yang menjadi dasar hukum, adalah Pasal 18 ayat 6 UUD 1945, UU Nomor 12/1956 tentang Pembentukan daerah otonom Daerah dalam Lingkungan Daerah Provinsi Sumatera Tengah, UU Nomor 12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, UU Nomor 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, PP Nomor 60/2010 tentang Zakat atau Sumbangan Keagamaan yang sifatnya wajib yang dapat dikurangkan dari penghasilan Bruto, dan PP Nomor 14/2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Setelah usulan disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Bengkalis tentang Ranperda Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah, DPRD Bengkalis membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menindaklanjuti proses pembahasan. Pansus ini satu orang ketua, satu orang wakil ketua dan 14 orang anggota.

Sebagaimana laporan yang disampaikan juru bicara Pansus Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah DPRD Bengkalis, H. Mawardi dalam sidang paripurna, bahwa kegiatan yang dilakukan Pansus Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah DPRD Bengkalis adalah, melakukan rapat Internal Pansus, Infak, dan Sedekah dalam rangka penyusunan sekedul dan agenda serta mekanisme pembahasan. Kemudian melakukan hearing atau dengar pendapat dengan instansi terkait tentang Ranperda Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah.

Terkait dengan Ranperda Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah yang akan dibentuk menjadi Perda Kabupaten Bengkalis ini, Pansus melaksanakan konsultasi ke Badan Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau dari tanggal 17 Januari sampai dengan 19 Januari 2018 di Kota Pekanbaru, kemudian melakukan konsultasi ke Baznas Pusat Jakarta pada tanggal 24 Januari sampai dengan 28 Januari 2018. Dan, studi banding (Stuban) ke Baznas Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Praya pada tanggal 21 Februari sampai dengan 24 Februari 2018. Terakhir, melakukan finalisasi dalam rangka penyusunan laporan Pansus Zakat, Infak dan Sedekah DPRD Kabupaten Bengkalis.

Hasil dalam pembahasan Pansus DPRD Bengkalis ini disampaikan, bahwa awal dari rancangan pembahasan judul Pansus Pengelolaan Zakat menjadi “Pengelolaan Zakat Infak dan Sedekah”. Selain itu ada perubahan-perubahan dan penambahan serta penjelasan secara lebih rinci sebagai upaya meningkatkan penerimaan dan pengelolaan zakat.

Seperti, dalam BAB I Ketentuan Umum Pasal 1, Nomor 14 Mutashaddiq adalah orang atau badan yang bershadaqoh menjadi Muzaki adalah seorang muslim atau badan usaha yang berkewajiban menunaikan zakat. Nomor 18, hibah, wasiat, waris dan kafarat yang dibentuk oleh Menteri Agama RI atau oleh Pejabat yang ditunjuk atas usul Pemerintah Daerah setelah mendapat pertimbangan Baznas yang terdiri dari unsur masyarakat, tokoh agama dan pemerintah.

Menjadi, Lembaga Amil Zakat yang selanjutnya disingkat LAZ adalah lembaga pengelola zakat, infak dan sedekah, hibah, wasiat, waris dan kafarat yang sepenuhnya dibentuk atas prakarsa masyarakat dan oleh masyarakat yang bergerak dibidang kemaslahatan ummat Islam yang dikukuhkan oleh pemerintah.

Nomor 19, Lembaga Amil Zakat yang selanjutnya disingkat LAZ adalah lembaga yang dibentuk atas pengelola zakat, infak dan sedekah yang sepenuhnya dibentuk oleh prakarsa masyarakat dan oleh masyarakat yang bergerak dibidang kemaslahatan ummat Islam yang direkomendasikan Baznas dan dikukuhkan oleh Kementerian Agama.

Menjadi, Unit Pengumpul Zakat yang selanjutnya disingkat UPZ adalah satuan organisasi yang dibentuk oleh Baznas Kabupaten untuk membantu pengumpulan zakat.

Dalam BAB VII Pasal 9, (1) Dalam rangka pelaksanaan pengelolaan zakat di Kabupaten Bengkalis dibentuk Baznas Kabupaten, (2) Baznas Kabupaten dibentuk oleh Bupati setelah mendapat pertimbangan Baznas dan (3) Basnaz Kabupaten berkedudukan di ibu kota Kabupaten Bengkalis.

Menjadi, Dalam rangka pelaksanaan pengelolaan zakat di Kabupaten Bengkalis dibentuk Baznas Kabupaten. Baznas Kabupaten dibentuk oleh Bupati setelah mendapat pertimbangan Baznas. Pasal 11 menjadi Pasal 12 Bagian Kedua Struktur Organisasi dan Tata Kerja.

BAB X Pembinaan dan Pengawasan Pasal 21 : 1. Bupati melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap Baznas kabupaten dan LAZ sesuai dengan kewenangannya. 2. Pembinaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi fasilitasi, sosialisasi dan edukasi. 3. Fasilitasi sebagaimana ayat (2) antara lain meliputi, a. Menyediakan dan memberikan data-data yang dibutuhkan Baznas kabupaten dalam pengelolaan zakat, dan; b. Menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan oleh Baznas Kabupaten sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. 4. Sosialisasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) antara lain meliputi sosialisasi peraturan perundang-undangan, peraturan kebijakan, dan ketentuan syariat Islam yang terkait dengan pengelolaan zakat. 5. Edukasi, sebagaimana dimaksud pada ayat (2) antara lain, meliputi bimbingan teknis, pendidikan dan pelatihan, workshop yang terkait dengan pengelolaan zakat. 6. Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan secara berkala sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Bertambah menjadi, 7. Pemerintah Daerah membentuk tim pembinaan dan pengawasan terhadap Baznas dan LAZ terdiri dari; i. Tokoh Agam, ii. Tokoh Masyarakat, iii. Auditor, iv. Akuntan, v. Dan lainnya. 8. Tim pembinaan dan pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dilakukan dalam rangka penguatan independensi dan kredibilitas Baznas dan LAZ. 9. Ketentuan teknis mengenai pembinaan dan pengawasan diatur lebih lanjut dalam Peraturan Bupati, 10. Pasal 16 sampai dengan Pasal 40 berubah menjadi Pasal 13 sampai dengan Pasal 38 terjadi pergeseran perpasal sebagaimana dalam lampiran Perda.

Selanjutnya, Pansus juga menyampaikan beberapa saran dan memberikan masukan guna perubahan arah ke depan yang baik dari Ranperda Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah ini. Antara lain; kepada Bupati Bengkalis untuk membuat Peraturan Bupati (Perbup) guna menjabarkan teknis implementasi Perda yang disahkan ini. Dalam Perda tersebut, jangan hanya menekankan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat, tetapi juga diutamakan untuk perusahaan-perusahaan yang berbadan hukum.

Pansus juga menekankan kepada Bupati Bengkalis untuk memastikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menjalankan fungsinya sesuai dengan kesepakatan yang telah dituangkan di dalam Perda ini. Kemudian Bupati bersama OPD terkait untuk melakukan sosialisasi kepada ASN dan segenap masyarakat terkait Perda Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah ini.

Pansus Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah DPRD Kabupaten Bengkalis sebagai Ketua Sofyan, S.PdI, Wakil Ketua Irmi Syakip Arsalan, S.Sos. Anggota, Syaiful Ardi, Fahrul Nizam, ST, Ita Azmi, H. Thamrin Mali, SH, Ir. H. Samsu Dalimunthe, Syahrial, ST, Dr. Fidel Fuadi, H. Abi Bahrun SS, Msi, Febriza Luwu, Indrawan Sukmana, ST, Zamzami Harun, ST, Johan Wahyudi, H. Mawardi, Sukaddi.***(dik/adv) Foto : Kegiatan pengesahan Ranperda menjadi Perda di DPRD Bengkalis tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah Tahun 2018.

Loading...


Berita lainnya..........
- Bertemu Jokowi di Musrenbangnas 2018,
Wabup Meranti Minta Perhatian dan Prioritas Pembangunan

- Bupati Meranti Buka Acara APKASI Procurement Network 2018
- Kampung Sehat, Kampungnya Bengkalis Ber-PHBS
- Pemprov Papua Kembali Belajar Budidaya dan Pengelolaan Sagu di Kepulauan Meranti
- DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Jawaban Kepala Daerah Terhadap Pandangan Umum Fraksi
- Tingkatkan Pengumpulan,
DPRD Bengkalis Sahkan Perda Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah

- Buka Musrembang 2018, Wabup Meranti Tegaskan Pentingnya Pembangunan Infrastruktur
- JMS Disdik dan Kejari Bengkalis,
Pelajar Pahami dan Sadar Hukum Sejak Dini

- '
- Pembicara di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisaksi, Bupati Ingin Sagu Meranti Go Nasional


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com