Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Oktober 2019 07:16
Tunggangi Trail, Bupati Kuansing Pimpin Parade Kebangsaan dan Merah Putih

Ahad, 20 Oktober 2019 18:00
DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020

Ahad, 20 Oktober 2019 17:15
Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil

Ahad, 20 Oktober 2019 17:12
Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir


Ahad, 20 Oktober 2019 13:41
Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6

Ahad, 20 Oktober 2019 12:47
Dihadiri Ratusan Kader Baru, DPD PKS Bengkalis Gelar TO

Ahad, 20 Oktober 2019 11:12
Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Ahad, 20 Oktober 2019 11:07
Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden

Ahad, 20 Oktober 2019 09:25
Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas

Sabtu, 19 Oktober 2019 19:50
Tingkatkan Ekonomi,
Ratusan Petani di Bengkalis Belajar Budi Daya Labu Madu Hana


Sabtu, 19 Oktober 2019 18:41
Semarakkan Dunia Kuliner, DCC Launching Buku Cake & Snack Favorit

Sabtu, 19 Oktober 2019 17:58
42 Tim Basket Ikut Meramaikan Pasir Pengaraian 3X3 Basketball Rohul Tahun 2019

Sabtu, 19 Oktober 2019 17:40
Bupati Mursini Buka Gebyar Fisika Tingkat Kabupaten

Sabtu, 19 Oktober 2019 17:38


Sabtu, 19 Oktober 2019 16:33
Tak Kunjung Bayar Pesangon, Mantan Karyawan Ancam Duduki Kantor PT SRK di Inhu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Agustus 2018 13:55
Digelar Seminar Internasional,
Sekjen Menperin RI Dukung 'Technopark' Pelalawan

Sempena HUT ke-61 Riau, digelar Seminar Internasional Teknologi di Kawasan Teknopolitan Langgam. Pemerintah RI menyatakan dukungannya terhadap Technopark Pelalawan.

Riauterkini-Sekretaris Jenderal (Sekjen) mewakili Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia, Harris Munandar secara resmi membuka seminar internasionlal dalam rangka Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) ke-23.

Seminar tersebut di gelar di auditorium gedung Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P), kawasan Techno Park Pelalawan, Kamis (9/8/18).

Seminar internasional ini bertepatan pula dengan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-61, Sekjen Menperin Harris Munandar terkesima dengan keberadaan kawasan Techno Park kabupaten Pelalawan.

"Seharusnya, Menperin Pak Airlangga sudah menjadwalkan hadir untuk membuka seminar internasional ini, akan tetapi beberapa hari ini, beliau tidak bisa meninggalkan Jakarta. Jadi saya diutus untuk membukanya," terang Sekjen Menperin.

Menurutnya, pemerintah mendukung keberadaan Techno Park di Kabupaten Pelalawan. Ada beberapa hal menjadi patokan diantaranya, didirikan ST2P dikawasan Techno Park ini sangat membantu tumbuh kembangnya dunia pendidikan terutama di Dirjen Dikti.

"Pemerintah sangat mendukung ST2P Pelalawan, dia berperan membangun sumber daya manusia (SDM) khususnya, di kabupaten Pelalawan," terangnya.

Apalagi imbuhnya, ST2P berdiri megah dan kokoh di kawasan Techno Park. "Ini tentunya, sejalan. Jadi kita melihatnya bernilai ekonomis tinggi," tandasnya.

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Jendral Kementerian Perindustrian (Kemenperin), DR Harris Munandar, membuka seminar internasional teknologi di Kawasan Teknopolitan Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, Kamis (9/8/18). Kegiatan dipusatkan di gedung kampus Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P).

Harris Munandar yang mewakili Menteri Perindustrian Air Langga, menyampaikan beberapa pesan terkiat perindustrian kelapa sawit di Indonesia. Termasuk perkembangan teknologi dalam industri hulu maupun hilir sawit yang akan dikembangkan di ST2P.

"Perkembangan teknologi harus selaras dengan dunia industri kelapa sawit," kata Harris Munandar.

Sekjen Harris Munandar menyatakan, saat ini banyak kampanye hitam terhadap dunia industri kelapa sawit di Indonesia. Kampanye negatif ini menjadi pengekangan dan ancaman tersendiri di Indonesia yang hembuskan oleh dunia Eropa.

Isu yang dihembuskan yakni kelapa sawit Indonesia tidak ramah terhadap lingkungan, merusak alam, hingga kebun sawit yang dibangun dalam kawasan hutan.

"Ini harus dilawan dengan menunjukan kualitas sawit Indonesia yang berdaya saing tinggi dan ramah lingkungan," tandasnya.

Penelitian terhadap turunan kelapa sawit yang dijadikan menjadi komoditi tersendiri menjaid tugas bersama. Agar mampun menyaingin isu negatif atas dunia kelapa sawit Indonesia.

Sementara itu bupati Pelalawan, HM Harris menyatakan, seminar internasional dalam peringatan Harteknas menjadi kesinambungan program di Kawasan Teknopolitan. Bukan perkara mudah bagi pemda dalam mewujudkan Kawasan Tekno Park dan proses pembangunannya. Komitmen yang kuat untuk menjalankan dan mewujudkan secara penuh.

"Kami sangat butuh dukungan pemerintah pusat dalam mewujudkan Kawasan Teknopolitan ini. Sebagai pusat pendidikan dan inovasi teknologi di bidang industri kepala sawit," jelasnya.

Mantan Ketua Adkasi ini menjelaskan seminar internasional menunjang 7 Program Strategis Pemerintah Daerah yakni melalui Pelalawan Inovatif. Dirinya menambahkan bahwa masyarakat pelalawan 75 persen menggantungkan penghasilannya melalui perkebunan kelapa sawit. Diharapkan melalui seminar ini petani kebun kita tidak hanya sebagai pemilik dan pekerja kebun akan tetapi bisa mandiri dengan arti kata mereka sebagai pemilik kebun,mengolah sendiri dan bahkan bisa melakukan pemasarannya langsung.

Hal demikian tentunya menjadi harapan dari Pemerintah Daerah, masyarat bisa menumbuhkan kemandiriannya dengan inovasi serta teknologi yang tepat guna karena hasil yang diperoleh bukan saja CPO akan tetapi petani kebun kita bisa mengolah dengan menghasilkan turunan dari sawit tersebut seperti alga,omega bahkan limbah sendiri bisa di pasarkan menjadi nilai ekonomis yang baik bagi pendapatan masyarakat kita.

Terakhir mantan Ketua DPRD Pelalawan ini optimis dengan pelaksanaan seminar internasional ini kita khususnya bangsa indonesia bisa maju dan sejajar dengan negara lain terutama dalam penerapan inovasi dan teknologi.

Setelah seminar dibuka, acara dilanjutkan dengan seminar yang mendatangkan pemateri dalam dalam dan luar negeri. Peserta yang berjumlah 500 orang dari berbagai perguruan tinggi dan perusahaan sawit akan diboboti dengan teknologi terbarukan dalam dunia insdutri.

Komit Bangun Kawasan Teknopolitan

Bupati Pelalawan, HM Harris, tetap berkomitmen membangun Kawasan Teknopolitan di Kecamatan Langgam hingga sisa masa jabatannya tahun 2021 nanti. Program ini yang menjadi andalan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan.

"Kawasan teknopolitan ini akan menjadi pusat industri sekaligus pusat pendidikan dan riset. Pengolahan kelapa sawit mulai dari hulu sampai hilir," beber Harris.

Dijelaskannya, beberapa investor akan ditarik untuk menanamkan modalnya di Teknopolitan untuk membangun pusat industri yang dibutuhkan dalam kelapa sawit. Serta pusat penelitian pengembangan kelapa sawit hingga turunannya.

Dalam waktu dekat ada investor yang akan membangun pabrik minyak kelapa sawit mini di Teknopolitan. Ke depan ia akan menarik investor lainnya untuk ikut membangun dan berinvestasi di Teknopolitan.

Disisi lain, Harris terus memajukan Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) yang gedungnya sudah berdiri megah di kawasan Teknopark, nama lain dari Teknopolitan. Dua tahun terakhir, 130 mahasiswa sudah ditampung di gedung kuliah sementara di Kecamatan Bandar Seikijang. Kedepan jumlah mahasiswa akan meningkat dengan merangsang putra daerah yang ingin kuliah.

"Saya sudah meminta seluruh perusahaan agar menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa ST2P dua orang setiap perusahaan per tahunnya. Dengan seperti ini dunia pendidikan kita akan semakin maju," tandas Harris.

Harris membeberkan seluruh mimpi dan visinya dalam membangun Pelalawan secara panjang lebar. Termasuk keberhasilannya mendongkrak tingkat elektrifikasi dari 14 persen hingga ke angka 70 persen.***(Adv)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pemkab Meranti Gelar Uji Publik KLS-RTRW
- Bupati Meranti Buka Kegiatan Sunat Masal dan Santunan Kaum Dhuafa Remaja Masjid Darul Ulum
- Riau Rangking Tiga Destinasi Wisata Halal di Indonesia Versi Muslim Travel Indeks
- Jefri Antoni, Perpaduan Politisi Terbilang dan Pengusaha Handal Negeri Pacu Jalur
- Bupati Harris Hadiri Pengukuhkan IAKMI Kabupaten Pelalawan
- Advertorial
Bahas Iuran Komite, Komisi V DPRD Riau Hearing dengan Kepala SMA

- Mendagri Pimpin Puncak Peringatan Hari Satpol PP ke-100 di Pekanbaru
- Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru

- PPTP dan Pejabat Administrator Teken Pakta Integritas,
Bupati Bengkalis Perintahkan Patuhi Aturan dan Tuntaskan Laporan

- Permudah Pengurusan Perizinan Publik,
DPMPSP Bengkalis Siapkan Aplikasi E-Pinter



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com