4/07/2017 14:13
Bupati Syamsuar dan Rombongn Hahal bi Halal di Kediaman Ketua DPRD Siak

5/06/2017 19:33
Tarif Parkir Motor Rp2.000,
DPRD Siak Panggil Dishub Sampaikan Keluhan Masyarakat

30/05/2017 22:02
Bahas Juga Soal Gepeng dan Orang Gila,
DPRD Siak Gelar Sidang Paripurna Laporan Pansus LKPJ 2016

30/05/2017 10:02
Sekretaris DPRD Siak Pererat Silaturahmi Wartawan dengan Buka Bersama

18/05/2017 16:56
Reses, Piminan DPRD Siak Sutarno Ditagih Masyarakat Pembangunan Infrastruktur Dasar

18/05/2017 07:56
Anggota DPRD Siak Tarmijan Minta Pemkab Bantu Petani Remajakan Kebun Sawit

17/05/2017 13:19
Kurang Bayar Rp116 M Belum Dibayar, DPRD Siak Ancam 'Demo' Kemenkeu

17/05/2017 07:57
Temui Kemen ESDM,
DORD Siak Minta Pajak Air Bawah Tanah Dikelola Darrah

4/05/2017 16:26
Reses, Anggota DPRD Siak Sujarwo Desak Sosialisasikan Jamkesda Berlaku Terbatas

23/11/2016 21:22
Seorang Anggota DPRD Siak Meninggal Dunia

  Ahad, 3 April 2016 15:29
Selesai Dibangun 2013 Lalu,
Mushola Senilai Rp1,1 M di DPRD Siak tak Difungsikan


Riauterkini-SIAK- Pemandangan sedikit ganjil ada di belakang gedung DPRD Siak, tepatnya pada bangunan mushola berlantai II senilai Rp1,1 miliar yang dibangun dengan menggunakan dana APBD Siak 2013 lalu. Mushola yang dibangun tersebut, awalnya akan difungsikan sebagai mana mestinya yakni untuk tempat shalat bagi umat Islam yang ada di gedung tersebut, akan tetapi setelah selesai dibangun mushola itu tak kunjung difungsikan.

Pantauan riauterkini.com bahwa, saat ini bangunan mushola itu diduga sudah dijadikan gudang barang tak terpakai. Terlihat di sana sofa dan meja bekas dan tidak terpakai lagi.

Ahad (3/4/16), diungkapkan salah seorang warga Siak Adi (40), bahwa ia sangat menyayangkan tidak difungsikannya mushola berlantai II yang dibangun dengan dana APBD Siak itu. Musholla itu dibangun untuk memudahkan anggota DPRD atau wakil rakyat, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pengunjung lainnya yang beragama Islam untuk menjalankan ibadah.

"Astagfirullah!! saya sangat sedih melihat mushola itu tidak difungsikan sebagai mana mestinya, diharapkan kepada pemerintah atau pun pihak DPRD agar memfungsikan mushola itu. Agar umat Islam bisa beribadah di sana," ujar Adi.

Kesedihan Adi itu diungkapkannya, bangunan mushola yang berlantai II itu sudah cukup megah dan juga dibangun dengan dana APBD Siak yang mana APBD itu merupakan uang rakyat. Jadi telah dihabiskan uang untuk membangunnya megah, tetapi tidak difungsikan.

"Coba kita lihat, bangunan musholla itu! Cukup megah untuk sekelas mushola. Tetapi tidak difungsikan, sementara uang untuk membangun itu menggunakan uang rakyat (APBD)," ungkap Adi.***(vila)

 
DPRD KABUPATEN SIAK © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com