26/10/2017 15:46
Pelajari Hak Imunitas, DPRD Siak Kunker ke MK DPR RI

21/10/2017 13:48
DPRD Siak Terima Kunker 15 Anggota DPRD Fak Fak, Papua

14/10/2017 08:31
Klarifikasi Anggota DPRD Siak Terkait Ancaman Pemanggilan Paksa Polisi

13/10/2017 20:44
Tak Hadiri Panggilan Polisi, Oknum Anggota DPRD Siak Terancam Dijemput Paksa

9/10/2017 12:03
Mendorong Peningkatan PAD,  DPRD Siak Menggelar Rapat Lintas Sektoral

4/10/2017 10:35
40 Legislator Way Kanan, Lampung Studi Banding ke DPRD Siak

2/10/2017 15:04
Ketua DPRD Siak Bacakan Ikrar Kesetiaan Terhadap NKRI

30/09/2017 12:47
Legislatif Kompak Bertanjak, DPRD Siak Sahkan APBD-P 2017 Rp1,92 Triliun

16/09/2017 00:29
"Serang" Direktur PT IKPP, Polda Tetapkan Anggota DPRD Siak Tersangka

8/08/2017 06:52
DPRD Siak Gelar Paripurna LPJ APBD 2016 dan Pengesahan 4 Perda

  Ahad, 3 April 2016 15:29
Selesai Dibangun 2013 Lalu,
Mushola Senilai Rp1,1 M di DPRD Siak tak Difungsikan


Riauterkini-SIAK- Pemandangan sedikit ganjil ada di belakang gedung DPRD Siak, tepatnya pada bangunan mushola berlantai II senilai Rp1,1 miliar yang dibangun dengan menggunakan dana APBD Siak 2013 lalu. Mushola yang dibangun tersebut, awalnya akan difungsikan sebagai mana mestinya yakni untuk tempat shalat bagi umat Islam yang ada di gedung tersebut, akan tetapi setelah selesai dibangun mushola itu tak kunjung difungsikan.

Pantauan riauterkini.com bahwa, saat ini bangunan mushola itu diduga sudah dijadikan gudang barang tak terpakai. Terlihat di sana sofa dan meja bekas dan tidak terpakai lagi.

Ahad (3/4/16), diungkapkan salah seorang warga Siak Adi (40), bahwa ia sangat menyayangkan tidak difungsikannya mushola berlantai II yang dibangun dengan dana APBD Siak itu. Musholla itu dibangun untuk memudahkan anggota DPRD atau wakil rakyat, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pengunjung lainnya yang beragama Islam untuk menjalankan ibadah.

"Astagfirullah!! saya sangat sedih melihat mushola itu tidak difungsikan sebagai mana mestinya, diharapkan kepada pemerintah atau pun pihak DPRD agar memfungsikan mushola itu. Agar umat Islam bisa beribadah di sana," ujar Adi.

Kesedihan Adi itu diungkapkannya, bangunan mushola yang berlantai II itu sudah cukup megah dan juga dibangun dengan dana APBD Siak yang mana APBD itu merupakan uang rakyat. Jadi telah dihabiskan uang untuk membangunnya megah, tetapi tidak difungsikan.

"Coba kita lihat, bangunan musholla itu! Cukup megah untuk sekelas mushola. Tetapi tidak difungsikan, sementara uang untuk membangun itu menggunakan uang rakyat (APBD)," ungkap Adi.***(vila)

 
DPRD KABUPATEN SIAK © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com