26/10/2017 15:46
Pelajari Hak Imunitas, DPRD Siak Kunker ke MK DPR RI

21/10/2017 13:48
DPRD Siak Terima Kunker 15 Anggota DPRD Fak Fak, Papua

14/10/2017 08:31
Klarifikasi Anggota DPRD Siak Terkait Ancaman Pemanggilan Paksa Polisi

13/10/2017 20:44
Tak Hadiri Panggilan Polisi, Oknum Anggota DPRD Siak Terancam Dijemput Paksa

9/10/2017 12:03
Mendorong Peningkatan PAD,  DPRD Siak Menggelar Rapat Lintas Sektoral

4/10/2017 10:35
40 Legislator Way Kanan, Lampung Studi Banding ke DPRD Siak

2/10/2017 15:04
Ketua DPRD Siak Bacakan Ikrar Kesetiaan Terhadap NKRI

30/09/2017 12:47
Legislatif Kompak Bertanjak, DPRD Siak Sahkan APBD-P 2017 Rp1,92 Triliun

16/09/2017 00:29
"Serang" Direktur PT IKPP, Polda Tetapkan Anggota DPRD Siak Tersangka

8/08/2017 06:52
DPRD Siak Gelar Paripurna LPJ APBD 2016 dan Pengesahan 4 Perda

  Kamis, 18 Mei 2017 07:56
Anggota DPRD Siak Tarmijan Minta Pemkab Bantu Petani Remajakan Kebun Sawit

Riauterkini-SIAK- Beberapa kebun sawit milik petani sawit saat ini sudah masuk dalam massa replanting, untuk mengatasi berbagai persoalan yang terjadi saat replanting dilaksanakan, DPRD Siak meminta agar pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak untuk bisa memediasi atau menengahku d persoalan tersebut.

Rabu (17/5/17), salah seorang anggota DPRD Siak Tarmijan mengungkapkan bahwa persoalan replanting yang hingga saat ini masyarakat belum menemukan kata sepakat untuk melakukan replanting secara serentak seperti yang telah direncanakan sebelumnya.

"Kita meminta agar Pemkab Siak turun langsung untuk mengatasi persoalan replanting yang hingga saat ini belum memiliki jalan keluar," ujarnya.

Ditambahkan Tarmijan bahwa, biaya Rp200 juta yang sudah disosialisasikan perusahaan dianggap masyarakat terlalu tinggi. Sehingga berbagai keberatan muncul, karena selama replanting masyarakat belum mempunyai penghasilan tambahan hingga tandan buah segar (TBS) atau buah sawit mereka berbuah dengan baik.

"Menurut masyarakat, biaya masih terlalu tinggi. Bahkan yang sudah disosialisasikan perusahan biaya itu mencapai Rp200 juta lebih,"jelas H Tarmijan, belum lama ini.

Sementara itu, mengenai ada bantuan subsidi Rp 50 juta ke masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan), perusahaan, dan koperasi masih bisa mendapatkannya.

"Kalau itu tetap bisa digunakan walaupun tidak pakai bapak angkat. Tapi dengan catatan petani replantingnya tetap dibawah naungan kelompok tani atau koperasi. Karena pendistrubisian dana itu tetap tidak bisa perorangan," Tambah Tarmijan.***(vila)

 
DPRD KABUPATEN SIAK © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com