26/10/2017 15:46
Pelajari Hak Imunitas, DPRD Siak Kunker ke MK DPR RI

21/10/2017 13:48
DPRD Siak Terima Kunker 15 Anggota DPRD Fak Fak, Papua

14/10/2017 08:31
Klarifikasi Anggota DPRD Siak Terkait Ancaman Pemanggilan Paksa Polisi

13/10/2017 20:44
Tak Hadiri Panggilan Polisi, Oknum Anggota DPRD Siak Terancam Dijemput Paksa

9/10/2017 12:03
Mendorong Peningkatan PAD,  DPRD Siak Menggelar Rapat Lintas Sektoral

4/10/2017 10:35
40 Legislator Way Kanan, Lampung Studi Banding ke DPRD Siak

2/10/2017 15:04
Ketua DPRD Siak Bacakan Ikrar Kesetiaan Terhadap NKRI

30/09/2017 12:47
Legislatif Kompak Bertanjak, DPRD Siak Sahkan APBD-P 2017 Rp1,92 Triliun

16/09/2017 00:29
"Serang" Direktur PT IKPP, Polda Tetapkan Anggota DPRD Siak Tersangka

8/08/2017 06:52
DPRD Siak Gelar Paripurna LPJ APBD 2016 dan Pengesahan 4 Perda

  Selasa, 9 Juni 2015 21:58
Datangi DPRD Siak, Mahasiswa Pertanyakan Proyek PLTU Belantik

Riauterkini-SIAK- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Belantik, Kecamatan Siak, yang telah menghabiskan dana puluhan miliar dari APBD Siak, hingga saat ini masih terbengkalai‎ dan belum ada kejelasan kapan akan diaktifkan agar masyarakat Siak dapat menikmati listrik.

Selasa (9/6/15), untuk itu, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Kabupaten Siak (GMPKS) yang mempertanyakan hal tersebut ke DPRD digelar hearing bersama Pemerintah Kabupaten dan PLN Rayon Siak.‎

Dalam hearing tersebut, koordinator GMPKS Gusfahmi Romainar, mempertanyakan kelanjutan dan pengaktifan PLTU tersebut. Dan mereka menilai, Pemkab Siak lambat dan terkesan membiarkan keterbengkalaian tersebut.

"Saya kira Bupati Siak tidak bekerja, buktinya PLTU itu tidak selesai. Saya juga pertanyakan, apakah proyek yang sudah menelan anggaran Rp 70 miliar itu tidak dilanjutkan," katanya saat berhadapan dengan komisi III DPRD Siak.

Menanggapi hal tersebut anggota komisi III DPRD Siak Azmi, bahwa pembangunan PLTU tersebut akan tetap dilanjutkan. Akan tetapi saat ini masih ada persoalan didalam internal penyertaan modal, PLTU yang dikerjakan PT Riau Power tersebut masih melakukan pembenahan-pembenahan.

"Pembangunan tetap akan dilakukan, tetapi saat ini masih ada persoalan internal, badan hukum untuk penghinaan dana ada perbaikan," ujar Azmi pratisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.***(vila)

 
DPRD KABUPATEN SIAK © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com