26/07/2016 11:29
PAW Sulaiman Zakaria, Ketua DPRD Bengkalis Lantik Morison

19/07/2016 15:38
DPRD dan Pemkab Bengkalis Siap Sukseskan Pembangunan

29/05/2016 06:29
Pansus Sengketa Lahan DPRD Bengkalis Temui Masyarakat Sakai

20/05/2016 10:56
Komisi II DPRD Bengkalis Bertemu Komisi D DPRD Riau Bahas Roro Rupat-Dumai

11/05/2016 14:56
Sidak, Komisi IV DPRD Sebut RSUD Bengkalis Banyak Kelemahan

22/04/2016 14:10
Reses Ketua DPRD Bengkalis,
Masyarakat Desak Pemkab Segera Cairkan Dana ADD

20/04/2016 18:53
Reses Wakil Ketua DPRD Bengkalis,
Pastikan Anggaran Inbup 2016 Ditambah Hingga Rp700 Juta

14/04/2016 18:18
Bupati dan Ketua DPRD Bengkalis Komitmen Cegah Korupsi

9/02/2016 16:26
Ketua DPRD Bengkalis Lantik PAW Amril Mukminin

4/02/2016 16:22
Tinjau Mesin, Ketua DPRD Bengkalis Minta PLN Segera Lakukan Penambahan Daya

11/01/2016 16:35
‎Komisi II DPRD Bengkalis Kecewa Hasil Proyek MY Rp2,4 Triliun

5/01/2016 14:58
‎DPRD Bengkalis Optimis APBD 2015 Direalisasikan Pertengahan Januari

4/12/2015 22:04
Diteken Ketua DPRD dan Plt Bupati, Estimasi RAPBD 2016 Bengkalis Rp4,7 T

24/11/2015 14:59
APBD Bengkalis 2016 Diprediksi Disahkan Setelah Pilkada

6/11/2015 07:44
DPRD Bengkalis Wacanakan Pansus Usut Modal Pemkab Rp300 M di PT BLJ

  Jum’at, 23 Oktober 2015 16:04
Estimasi APBD Perubahan Bengkalis 2015 Rp3,27 T

Riauterkini-BENGKALIS- Setelah dibahas secara marathon sekitar tiga minggu oleh eksekutif bersama legislatif, Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA dan PPAS) Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 ditandatangani.

Bertempat di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (22/10/15) malam, Nota Kesepakatan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2015 tersebut ditandatangani Penjabat Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie dan Ketua DPRD Heru Wahyudi.

Ahmad Syah menjelaskan, secara umum posisi rancangan perubahan pendapatan daerah, dalam Nota Kesepakatan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 mengalami penurunan Rp417,38 miliar dari sebelumnya Rp3,68 triliun menjadi Rp3,27 triliun.

“Berkurangnya pendapatan ini karena adanya penurunan dana perimbangan dari dana bagi hasil Rp441,50 miliar. Sementara peningkatan pada lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp24,12 milar,” jelasnya.

Sedangkan belanja daerah, sambungnya, mengalami perubahan dari Rp 4,98 triliun menjadi Rp 5,37 triliun atau meningkat Rp 389,80 milyar. Terdiri dari peningkatan belanja tidak langsung Rp 33,33 milyar dan belanja langsung Rp 356,48 miliar.

Komponen belanja, imbuhnya lagi, mengalami perubahan dari rancangan awal KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 yang disampaikan ke DPRD Kabupaten Bengkalis dengan hasil pembahasan Komisi dengan SKPD dan pembahasan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bengkalis dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bengkalis.

“Perubahan tersebut akibat terjadinya penyesuaian-penyesuaian dan rasionalisasi atas pertimbangan efisiensi anggaran serta efektifitas pelaksanaan program dan kegiatan berdasarkan pertimbangan sisa waktu tahun anggaran 2015,” jelasnya.

Sementara untuk pembiayaan daerah berubah dari Rp1,30 triliun menjadi Rp2,11 triliun yang bersumber dari SiLPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) yang sebelumnya Rp885,81 miliar yang setelah diaudit oleh BPK RP Perwakilan Riau menjadi Rp1,27 triliun . Atau bertambah Rp380,74 miliar.

Kemudian, pencairan dana cadangan yang sebelumnya direncanakan Rp413,36 miliar bertambah sebesar Rp426, 44 miliar menjadi Rp839,80 miliar. Penambahan ini berasal dari anggaran yang masih tersedia dalam rekening dana cadangan yang sejak awal memang diperuntukkan bagi kegiatan multiyears yang direncanakan tuntas pada akhir 2015 ini.

“Dari rincian tersebut, total rancangan perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 adalah sebesar Rp 5,37 triliun atau bertambah Rp389,80 milyar, dari sebelumnya Rp4,98 triliun,” ujar Ahmad Syah.

Masih kata Ahmad Syah, total belanja pada perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 tersebut diperuntukan untuk 3 (tiga) kebijakan utama.

Yaitu, usulan beberapa kegiatan baru yang belum diakomodir dalam APBD 2015 yang sifatnya bisa dikerjakan langsung oleh SKPD dan tidak memakan waktu yang lama serta kegiatan-kegiatan strategis seperti penyelesaian multiyears dan kegiatan lain yang berpengaruh signifikan terhadap pencapaian target-target daerah.

Kemudian, menghapus atau mengedrop beberapa kegiatan dengan pertimbangan waktu dan pertimbangan teknis lainnya sehingga kegiatan dimaksud tidak dapat dilaksanakan.

“Serta rasionalisasi kegiatan yang terdiri dari penambahan dan pengurangan dana atas dasar pertimbangan efisiensi waktu dan anggaran, dan terjadinya perubahan dan pergeseran kode rekening belanja berdasarkan urusan dan kewenangan SKPD,” jelasnya.

Dari jajaran eksekutif, selain Sekretaris Daerah yang juga ketua TAPD Burhanuddin, hadir juga dalam penandatangan Nota Kesepakatan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 diantaranya Ketua Bappeda Jondi Indra Bustian, Pelaksana Tugas Asisten Administasi Umum Hermanto Baran dan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Akmal.***(dik)

Teks Foto : Pj. Bupati Ahmad Syah Harrofie dan Ketua DPRD Heru Wahyudi menandatangani Nota Kesepakatan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015, Kamis (22/10/15) malam.



 
DPRD KABUPATEN BENGKALIS © 2012