:: DPRD KABUPATEN INDRAGIRI HILIR ::
Header Web DPRD Inhil
Riauterkini > DPRD Kabupaten Indragiri Hilir >>
Berita Sebelumnya...
Sabtu, 5 Maret 2016 09:54
Untuk Transparansi, DPRD Inhil Harapkan Penggunaan Dana Desa Dipublikasikan

Kamis, 3 Maret 2016 21:17
Sebelum Diterapkan, Dewan Minta Pemkab Inhil Gencarkan Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok

Rabu, 2 Maret 2016 20:13
Komisi IV DPRD Inhil Nilai Anggaran Bidang Kesehatan Masih Rendah

Selasa, 1 Maret 2016 20:11
Pemekaran Insel dan Inhut Diakomodir,
Komisi Minta Semua Elemen Harus Bersinergi


Rabu, 24 Pebruari 2016 01:26
DPRD Inhil Setujui Pokok-pokok Pikiran 2017 dan Pengajuan 5 Ranperda

Selasa, 23 Pebruari 2016 21:45
DPRD Inhil Soroti Lambannya Kinerja Pemkab dalam Pembangunan Desa

Senin, 22 Pebruari 2016 18:35
Pansus II DPRD Inhil Gelar Public Hearing Ranperda Kawasan Tanpa Rokok

Senin, 15 Pebruari 2016 21:13
Agendakan Bertemu BPK, Dewan Inhil Pertanyakan Hasil Audit 3 Proyek Multiyears

Kamis, 11 Pebruari 2016 15:34
Wakil Ketua DPRD Minta Seluruh Aparatur Kecamatan dan Desa Tingkatkan Pengetahuan Pengelolaan Dana

Selasa, 26 Januari 2016 13:33
DPRD Inhil Taja Paripurna Pidato Pengantar Bupati Terkait Lima Ranperda 2016

Indeks Berita
Jum’at, 11 Agustus 2017 07:29
Kisruh Pilkades, Komisi I DPRD Inhil Panggil Dinas PMD dan Tim Seleksi Independen

Komisi I DPRD Inhil memanggil Dinas PMD dan Tim Seleksi Independen. Mereka diminta penjelasan terkait kisruh pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Komisi l DPRD Kabupaten Indragiri Hilir menggelar rapat dengar pendapat (RDP) atau hearing, terkait dua orang bakal calon kepala desa (Kades) yang tidak diluluskan oleh pihak panitia, Kamis (10/08/17).

Hearing ini dipimpin Ketua Komisi l Yusuf Said didampingi Sekretaris Muamar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Inhil Yulizal, Sekretaris PMD, Ketua Tim Seleksi Independen dari UNISI Gunawan Syahrantau, Panitia pengawas Kabupaten.

Ketua Komisi l Yusuf Said menegaskan kepada pihak panitia agar dua orang bakal calon Kades ini sesegera mungkin dicarikan solusinya.

"Ini merupakan kesalahan pihak panitia. Sebab, pertama kurangnya informasi yang disampaikan ke masing-masing desa. Kedua, kurangnya komunikasi pengawas Kabupaten dan Kecamatan," tegas Yusuf Said. Seharusnya, jika ada masalah, panitia harus cepat menyelesaikannya. Tidak menunda-nundanya, sehingga pelaksanaan Pilkades ini tidak cacat.

Dua bakal calon Kades yang digugurkan panitia yakni, Desa Pelanduk, Kecamatan Mandah atas nama Said Jailani dan Desa Pancur, Kecamatan Keritang atas nama Suryanto.

Disebutkannya, alasan pihak panitia menggugurkan Said Jailani disebabkan keterlambatan mengirim berkas kepada pihak panitia desa. Sedangkan, untuk Suriyanto digugurkan karena ijazahnya hilang lalu tidak diterima.

Menanggapi permasalahan ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Yulizal mengatakan, menjelang tanggal pencoblosan Pilkades serentak yang diikuti 58 Desa di Inhil. Besok, Jum'at (11/8/17) pihaknya akan membahas lagi terkait masalah 2 bakal calon Kades tersebut.

"Insyallah, kami akan rembukan lagi dan mencarikan jalan keluarnya. Jumat tim akan turun dan Senin akan diambil keputusan," papar Yulizal.

Sementara itu, Ketua Tim Seleksi Independen dari Universitas Islam Indragiri (Unisi) yang diketuai oleh Gunawan Syahrantau menyatakan, ada 4 test yang dilalui bakal calon Kades ini, seperti tes mengaji, wawancara dan pidato.

"Semuanya ada level, yaitu ada 6 level penilaian. Selain itu, Tes seleksi ini tentang Undang-undang 1945, Peraturan Desa (Pemdes), pengetahuan agama, dan pengetahuan tambahan," tutur Gunawan.

Ketua tim seleksi menambahkan, semuanya peserta kita punya rekam vidieo. Dimana, jika ada salah seorang calon yang tidak terima dengan hasil yang direkom rekan-rekan tim, dikemudian hari bisa dibuktikan secara tertulis.

"Didukung oleh anggaran yang ada, Alhamdulillah. Seluruh peserta kita punya rekaman pidato dan lainnya. Saya sudah pikir begitu sebelumnya, ini pasti ada tersangkut masalah," terang ketua seleksi.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Sekretaris Komisi l DPRD Inhil, Muamar menggigatkan agar bakal calon kepala desa yang tertimpa masalah, agar tidak mengajukan gugatan ke pengadilan. Sebab, jika memang ada, kata Muamar, pihak panitia pasti bakalan salah dan terancam.

"Kita harus ingatkan, dan beritahu kepada bakal calon seluruhnya. Jika kalau ada masalah, sebaiknya diselesaikan di DPRD atau panitia pelaksana," tandasnya.***(adv/dprd).


Berita Lainnya..........
- Kisruh Pilkades, Komisi I DPRD Inhil Panggil Dinas PMD dan Tim Seleksi Independen
- Perjuangkan Aspirasi Masyarakat,
Ketua Komisi I DPRD Inhil Dampingi Bupati Bertemu Wapres

- Ketua DPRD Harapkan Pemkab Inhil Mampu Mempertahankan WTP
- Studi Komparatif Manajemen Perpustakaan,
Komisi IV DPRD Inhil Kunjungan Kerja ke Perpusnas

- Pelajari Proses Assesment,
Komisi I DPRD Inhil Kunjungi BPSDM Provinsi Riau

- Komisi I DPRD Inhil Kunker ke Kominfo DKI Jakarta
- Komisi I DPRD Inhil Tinjau Lahan Sengketa di Kecamatan Kemuning
- DPRD Rohil Sahkan Pembentukan Kecamatan Bangko Raya
- DPRD Inhil Terima Pengaduan Warga Sungai Terap Soal Wanprestasi PT STI
- Rebut Dana Provinsi dan Pusat, Pemkab Diminta Membuat DED
DPRD Inhil
Untitled Document | IP Anda : 54.159.71.232
DPRD Kabupaten Indragiri Hilir © 2015