Home > Galeri >>

Berita Terhangat..
Kamis, 21 September 2017 17:35
Seorang Nenek di Pekanbaru Dititipi Pria Misterius Tas Berisi Pistol dan Peluru

Kamis, 21 September 2017 16:45


Kamis, 21 September 2017 16:15
Asisten III Setda Inhil Hadiri Paripurna Pengesahan Perubahan RPJMD 2013-2018

Kamis, 21 September 2017 15:58
Terlibat Pencurian, Polres Dumai Segel Penampungan Limbah B3

Kamis, 21 September 2017 15:54
Perkara Human Trafficking,
Jaksa Kejari Dumai Kasasi Terhadap Vonis Bebas Tiga Pelaku


Kamis, 21 September 2017 13:50
Diduga Pasangan Mesum di Duri Dihakimi Massa

Kamis, 21 September 2017 13:06
Sat Narkoba Polres Inhil dan Polsek Mandah Tangkap Dua Penjual Sabu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Juni 2017 07:09
Pembangun Insfrastrukttur Menuju Obyek Wisata Kampar Sering Terbentur Regulasi

Sejumlah obyek wisata di Kabupaten Kampar lokasinya masih sulit dijangkau. Keinginan Pemkab membangun insfrastrutktur pembuka akses sering terbentur regulasi.

 

 

Riauterkini-BANGKINANGKOTA-Pariwisata merupakan salah satu sektor handalan bagi Pemerintah Kabupaten Kampar saat ini dalam rangka peningkatan perekonomian yang berdampak kepada kesejahteraan masyarakat.

Berbicara pariwisata tentu harus ditopang berbagai sektor salah satunya infrastruktur.Sebab dengan infrastruktur yang baik tentu akan memudahkan para wisatawan baik mancanegara maupun lokal akan datang dan berkunjung untuk menikmati objek wisata yang ada.

Bahkan komitmen peningkatan Pariwisata ini sudah disampaikan oleh Bupati Kampar Aziz Zaenal dalam berbagai kesempatan dan pertemuan.Dengan program 3i yakni Industri,Investasi dan Infrastruktur.

Melalui Program 3i ini Bupati Kampar Aziz Zaenal juga berpesan kepada Dinas Pariwisata dan Budaya untuk terus berinovasi dan mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Kampar ini.

"Saya minta kepada Dinas terkait untuk memasang baliho diperbatasan dan tempat-tempat strategis untuk mempromosikan objek wisata yang kita punya,"ucap Aziz Zaenal beberapa waktu lalu saat melakukan pertemuan dengan Kepala OPD Kabupaten Kampar dalam rangka menggali potensi yang ada di wilayah Kabuaten Kampar.

Selain itu Aziz Zaenal juga berharap agar membangun kantor Parisiwata di tengah kota hal ini untuk memudahkan para wisatawan untuk mendapatkan informasi tentang objek wisata apa saja yang ada untuk mereka kunjungi.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Kampar Syamsul Bahri menyatakan saat ini di Kabupaten Kampar terdapat 72 objek wisata yang tersebar di wilayah Kabupaten Kampar yang diantaranya Candi Muara Takus di Kecamatan XIII Koto Kampar.

Dikatakannya terkait pengembangan sektor pariwisata ada istilah 3A yakni Aksesibilitas,Atraksi,Amenitas.Untuk infrakstruktur yang terjabar dalam Aksesibilitas yakni tentang pembangunan jalan.

"Bicara infrastuktur sama dengan bicara Aksesibilitas, ini yang menjadi kendala bagi kita dalam pembangunan jalan karena banyaknya lokasi objek wisata terbentur oleh aturan dan regulasi yang ada,"ucapnya.

Diterangkannya ada beberapa objek wisata untuk infrastruktur yakni pembangunan jalan sudah mulai dilaksanakan seperti pembangunan jalan arah ke Candi Muara Takus.

"Alhamdulillah dalam tahun ini pembangunannya selesai dan diharapkan akses menuju ke Candi Muara Takus bagus dan lebih nyaman lagi,"ujarnya.

Dijelaskannya saat ini ada beberapa lokasi objek wisata yang memang menjadi perhatian para wisatawan seperti Air Terjun Ulu Kasok di desa Pulau Gadang,Kawasan Wisata Gulamo Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar,Batu Dinding Desa Tanjung Belit Kecamatan Kampar Kiri Hulu.Air Terjun Lubuk Bigau Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

"Beberapa wisata ini terkendala oleh regulasi yang ada sebab ada yang lokasinya milik pribadi dan ada juga termasuk kepada kawasan hutan,"terangnya.

Namun demikian ditegaskannya,pihaknya akan terus berupaya agar objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Kampar terus dibenahi sehingga para wisatawan datang.

Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kampar Indra Pomi menyatakan pihaknya akan berupaya meningkatkan infrastuktur seperti jalan dan jembatan.

"Namun karena terbatasnya belanja langsung APBD Kampar kita tetap berupaya untuk memperjuangkan anggaran dana ke Pemerintah Pusat salah satunya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK),"ucapnya.

Diutarakannya upaya itu sudah lakukan bersama Bupati Kampar periode 2017-2022 Aziz Zaenal.

"Bupati Kampar bersama OPD terkait secara bersama-sama telah mengantarkan proposal DAK ke beberapa Kementerian salah satu ke Kementerian PUPR,"ujarnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar H Azwan menyampaikan, pada prinsipnya Bappeda Kabupaten Kampar mendukung program dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan termasuk dukungan dalam pengajuan proposal dana alokasi khusus (DAK) ke Kementerian beberapa hari lalu.

"Ini bentuk dukungan Bappeda kepada seluruh OPD agar mendapatkan dana di Kementerian. Itu disampaikan kepada Kementrian terkait. Doakan usulan kita masuk di pusat," ucap Azwan.

Dikatakan Azwan, Bupati Kampar H Azis Zaenal sangat berkomitmen untuk memajukan pariwisata di Kabupaten Kampar.

"Karena ini merupakan sumber pendapatan bagi masyarakat. Pariwisata memiliki dampak ekonomi dari masyarakat,"tuturnya.***(Adv)





Berita lainnya..........
- Presiden Hadiri Peringatan HAN dan Tinjau Tol Pekanbaru Dumai
- Dihadiri Bupati Syamsuar,
Kavila Somarito Dilantik Sebagai Ketua DPD IWO Kabupaten Siak

- Galeri Milad ke-52 Kabupaten Indragiri Hilir,
Bupati Wardan Ajak Terus Bersemangat Memajukan Daerah

- Senyum Cerah Sambut Bupati Suparman Kembali Pimpin Kabupaten Rokan Hulu
- Bupati Siak Syamsuar Menerima Gelar Kanjeng Raden Tumenggung
- Irjen TNI Buka Pencanangan TNI KB-Kes Tingkat Nasional di Kabupaten Rohul
- Galeri Foto
Gubernur Riau dan Plt Bupati Rohul Resmikan Jembatan Sungai Sumpur di Rokan IV Koto



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.156.69.204
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com