Home > Galeri >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 27 April 2018 09:46
Ke Gaung, Ketua DPRD Inhil Tinjau Pembangunan dan Serap Aspirasi Masyarakat

Jum’at, 27 April 2018 06:35
Sekda Inhil Hadiri Istighotsah di Kecamatan Gaung

Kamis, 26 April 2018 22:00
Kompol Willy Jabat Wakapolres Rohul, Iptu Rusmi Zahelpi Jabat Kapolsek Rokan IV Koto

Kamis, 26 April 2018 21:25
M Fitri Adhy Jabat Kasi Pidum Kejari Kuansing,
Tiga Pejabat Kejari Rohul Jalani Sertijab


Kamis, 26 April 2018 21:21
Persiapan Debat Kandidat,
Andi Rachman Diskusi dengan Dua Mantan Menteri


Kamis, 26 April 2018 21:02
Diduga Dikelola Tanpa Izin, KLHK Amankan Ribuan Ton Limbah B3 di Dumai

Kamis, 26 April 2018 20:41
Reses di Bengkalis, Rita Zahara Gelar Sosialisasi 4 Pilar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Maret 2018 21:14
Galeri Foto,
Paripurna Laporan Reses DPRD Pekanbaru, Banjir Jadi Keluhan Utama Warga

DPRD Pekanbaru gelar Paripurna I tahun 2018 tentang penyampaian laporan reses anggota dewan. Permasalahan banjir menjadi keluhan utama masyarakat yang disampaikan ke wakil rakyat.

 

 

Riauterkini - PEKANBARU- Persoalan banjir menjadi topik utama dalam paripurna laporan reses DPRD kota Pekanbaru yang digelar Selasa (20/3/2018) melalui sidang Paripurna I (Pertama) tahun 2018 DPRD pekanbaru.

Paripurna yang dipimpin oleh Jhon Romi Sinaga didampingi Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru M. nor dan 26 anggota dewan yang hadir sempat molor, namun setelah tamu undangan dan para anggota dewan memenuhi korum Paripuran bisa dibuka dan berjalan lancar.

Dalan laporan reses I pertama tahun 2018 ini, juru bicara Daerah Pemilihan I (satu) Tarmizi Ahmad menyampaikan sedikitnya ada 138 pengaduan atau usualan yang disampaikan oleh masyarakat dari 9 anggota dewan yang turun kelapangan di Dapil I tersebut.

9 Anggota Dewan tersebut seperti, Roni Amriel, Roem Diani Dewi, Darnil, Pangkat Purba, Nofrizal, Fatullah, Eri Pribasuki, Yusrizal dan Tarmizi Ahmad

"138 temuan atau usulan tersebut diperuntukkan dibeberapa dinas terkait, diantaranya Dinas PUPR 84 usulan, Diskes 31, Disdik 8, Dinas Koperasi 3, Dinsos 6, dan Disdukcapil 6 usualan," Ungkap Tarmizi Ahmad.

Untuk itu, Tarmizi berharap agar aspirasi masyarakat ini tidak mubazir diharapkan Pemerintah Kota Pekanbaru bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat, teruatama persoalan banjir yang masih dikeluhkan," Yang paling krusial itu persoalan banjir, jadi tolong diperhatikan dan dicarikan solusi, "

Persoalan pelayanan pengurusan KTP, KK juga dikeluhkan masyarakat Kota Pekanbaru melalui laporan reses anggota Dewan Dapil II yakni yang disampaikan oleh Dapot Sinaga, kemudian disusul Dapil III, Dapil IV dan Dapil V yang mana masyarakat mengeluhkan soal banjir yang tak kunjung teratasi.

"Yang paling sering dikeluhkan itu terkait infrastruktur antisipasi bajir, seperti pembangunan drainase, seperti banjir yang kerap kali terjadi di jalan kelapa Sawit, Kecamatan Bukit Raya, kita minta Pemko tolong perhatikan," Ungkap Hotman Jubir Dapil IV

Tidak hanya itu, Hotman juga menyinggung soal Palayanan kepengurusan KTP yang kurang memuaskan jika dibandingkan dengan kota-kota lain, dimana pemerintah lain sperti di Jambi mau jemput bola dalam kepengurusan KTP, seperti halnya kepengurusan KTP bagi pemula.

"Di kota jambi saja anak-anak SMA mereka sudah dilakukan pendataan dan ketika tamat sekolah dan memenuhi syarat bisa langsung punya KTP, "

Penuntasan persoalan banjir juga disampaikan oleh Jubir Dapil V yakni Desi Susanti.

"Kami sangat berharap pemerintah lebih kosentrasi dalam pembangunan penuntasan soal banjir, pembangunan dan pembenahanan drainase, karena persoalan banjir ini tidak hanya berdampak merugikan ekonomi masyarakat tetapi juga berdampak kepada kesehatan," Ungkap Desi.

Menanggapi banyaknya aspirasi masyarakat terkait persolan banjir yang disampaikan oleh anggota DPRD pekanbaru, Sekko Pekanbaru M. Noer mengaku akan ditindaklanjuti dan dijadikan pembahasan di Musrenbang.

"Dengan adanya aturan mengenai reses sebelum Musrenbang sangat bagus sekali, sehingga apa yang disampaikan oleh kawan-kawan di DPRD bisa dibahas dimusrenbag, memang tidak semua aspirasi yang disampaikan akan terealisasi karena keterbatasan anggaran tetapi setidaknya ini sudah menajdi agenda kita,"Ungkap M Noer.

Terkait Persoalan banjir, M. Nor menilai banjir menjadi persoalan bersama, baik pemerintah Kota, Provinsi dan Nasional.

"Persoalan banjir beginilah kondisi kota yang kian berkembang, memang kita perlu membuat DID, masterplan secara konprehensif dan ini juga sudah ditegaskan oleh Plt Walikota, namun ini bukan masalah masalah kota saja, karena disetiap wilayah disuatu kota ada unsur jalan nasional, ada jalan provinsi dan jalan Kota ini yang perlu kita koordinasikan," singkatnya. ***(Galeri)





Berita lainnya..........
- Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Penggelolaan Aset
- Plt Walikota Pekanbaru Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2017 Melalui Paripurna DPRD
- DPRD Pekanbaru Sampaikan Pokok Pikiran ke Pemko Melalui Paripurna
- Galeri Foto,
Paripurna Laporan Reses DPRD Pekanbaru, Banjir Jadi Keluhan Utama Warga

- Dorong Percepatan Investasi KITB,
Plt Bupati Siak Alfedri Hadiri Rakor Finalisasi Implementasi KLIK di Jakarta

- Zulkarnain Resmi Gantikan SUA di Kursi DPRD
- PT KTU Serahkan Beasiswa 63 Pelajar di Kotogasib


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.245.192
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com