Home > Hikmah >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Desember 2017 08:33
Innalillahi Wainnalillahi Rojiun, Ayah Bupati Rohul Suparman Wafat

Jum’at, 15 Desember 2017 06:18
Gubri Yakin Sagu Bisa Dijadikan Alternatif Pangan, Solusi Alih Fungsi Lahan

Jum’at, 15 Desember 2017 06:07
Kebut Kerja Akhir Tahun, DPRD Riau Sahkan 4 Perda

Kamis, 14 Desember 2017 21:20
Expo Karya Pendidikan Tahun 2017, Bupati Inhil Sesalkan Minim Peran Serta SMA Negeri

Kamis, 14 Desember 2017 21:14
Reses di Mandau, Syaiful Ardi Beri Bantuan dan Janjikan Sejumlah Insfrastruktur

Kamis, 14 Desember 2017 21:07
Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Mangkir, Kejari Bakal Ajukan Surat Pencekalan Mantan Kadishub Meranti


Kamis, 14 Desember 2017 20:58
Tak Kunjung Disahkan, Dewan Sebut Menteri Siti Nurbaya Sengaja Memperlambat RTRW Riau

Kamis, 14 Desember 2017 20:49
Jadi 'Sarang Hantu', Dewan Datangi Ambulan Tua Milik Pemkab Bengkalis di Duri

Kamis, 14 Desember 2017 20:07
Waka DPRD Dumai Masih Komit Bangun Lingkungan Dapilnya

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Upaya Meningkatkan PAD, Bapenda Rohul Mutakhirkan NJOP



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Januari 2016 13:35
Hasil Evaluasi, Kemendagri Pangkas Anggaran Satpol PP Rp4 Miliar

Sejumlah agenda bimbingan teknis yang direncanakan Satpol PP Riau, kemungkinan batal dilaksanakan, pasca dipangkasnya anggaran kantor itu oleh Kemendagri sekitar Rp4 miliar.

Riauterkini - PEKANBARU - Rasionalisasi anggaran yang dilakukan Kemendagri juga berdampak pada kegiatan yang dilaksanakan Satpol PP Provinsi Riau. Setidaknya, ada Rp4 miliar mata anggaran yang terpaksa dipangkas dan tak bisa dilaksanakan.

"Ada Rp4 miliar yang dipangkas," kata Kasatpol PP Provinsi Riau, Zainal Z SH MSi, Kamis (7/1/16).

Diakuinya, kegiatan dan mata anggaran yang terkena rasionalisasi tersebut kegiatan seremonial, seperti kegiatan bimbingan teknis. Selain itu, ada juga rencana pembelian alat-alat marching band.

Tidak hanya itu, anggaran honor untuk Banpol PP juga sempat dicoret. Tetapi setelah diberi pengertian, bahwa Banpol PP diperuntukan untuk operasional anggota Satpol PP berstatus masih honorer, batal dicoret.

"Yang jelas diluar kegiatan anggaran yang dipangkas itu, kita belum bisa sebutkan berapa. Inikan masih kembali dievaluasi. Nanti ada dibahas bersama TAPD," ungkap Zainal.

Di sisi lain, Kasatpol PP Riau juga mengabarkan sebanyak 30-40 orang personel akan dikirim ke Palu, Sulawesi Tengah pada HUT Satpol PP Maret mendatang. Sementara HUT Satpol PP di level provinsi, tahun ini masih belum ditentukan, setelah pada 2015 lalu dilaksanakan di Tembilahan, Indragiri Hilir.***(mok)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
honorer satpol pp
nyambung hidup dari hasil razia pkl, terpaksa harus lebih giatlah


loading...

Berita lainnya..........
- 2018, Pemprov Akomodir Pembangunan 10 Jembatan di Kampar
- Besok 401 JCH Pelalawan Bertolak Menuju Embarkasi Batam
- DLH Bengkalis Data Kelompok Pecinta Lingkungan
- Bupati Bengkalis Sidak Sejumlah Kantor Layanan Masyarakat
- Pasca Lulus Verifikasi Faktual,
PSI 'Partai Anak Muda' Perkenalkan Jajaran Kepengurusan

- Catatan Ibadah Haji Bagus Santoso,
Cara Terbaik Sucikan Hati dan Mendamaikan Jiwa

- Innalillah, Seorang JCH Inhil Wafat di Mekkah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.91.38.173
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com