Home > Tokoh >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 27 Mei 2017 19:46
Diduga Curi Motor Tetangga, Dua Warga Kabun Diciduk Polisi dari Rumahnya

Sabtu, 27 Mei 2017 17:41
Seorang Mantan Anggota Polri Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Tapung

Sabtu, 27 Mei 2017 17:35
4 Kawanan Maling Motor di 12 Masjid Ditangkap Polsek Bukitraya

Sabtu, 27 Mei 2017 17:00
RSUD Mandau Tegaskan Anak Hasil Persalinan tak Ditanggung BPJS

Sabtu, 27 Mei 2017 16:56
Bupati Ajak Alumni Universitas Riau Bersama Membangun Inhil

Sabtu, 27 Mei 2017 16:54
Plt Kepala Bapepeda Kuansing Tutup Usia di RS Awal Bros

Sabtu, 27 Mei 2017 13:50
Komisi I DPRD Inhil Tinjau Lahan Sengketa di Kecamatan Kemuning



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 12 April 2016 17:27
40 Guru SMP di Bengkalis Ikuti Pelatihan Karya Tulis Ilmiah

Riauterkini-BENGKALIS- Bupati Bengkalis Amril Mukminin menjelaskan, guru yang profesional harus memiliki 4 kompetensi. Yaitu kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan kompetensi sosial. Keempat kompetensi ini mesti dikembangkan secara berkelanjutan demi peningkatan mutu belajar mengajar, sehingga pada akhirnya akan dihasilkan guru yang bermutu.

"Sebab, guru yang berkualitas merupakan syarat mutlak hadirnya sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas pula. Karenanya, hampir semua negara selalu mengembangkan kebijakan yang mendorong keberadaan guru yang berkualitas," paparnya.

Diwakili Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Umum Hermanto Baran, Amril mengatakan itu ketika membuka Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah bagi guru se-Kabupaten Bengkalis Angkatan I 2016 yang ditaja Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kabupaten Bengkalis.

Pembukaan kegiatan yang diikuti 40 peserta, terdiri dari SMPN se-Kecamatan Bengkalis (7), SMPN se-Bantan (4), SMPN seMandau (8), SMPN se-Pinggir (7), SMPN se-Bukit Batu (6), SMPN se-Siak Kecil (4), SMPN se-Rupat (3), SMPN Rupat Utara (1), yang dipadukan dengan pembukaan pelatihan manajemen kearsipan itu, dilaksanakan di aula lantai II Badan Diklat, Jalan Kelapapati Darat, Selasa (12/4/16).

Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, dari 12 sampai 16 April 2016 itu, menghadirkan nara sumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia, Majuni Susi, dan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Bandung Amir Mahmud.

Bagi Pemerintah Indonesia, salah satu kebijakan untuk mendorong keberadaan guru yang berkualitas dengan menetapkan angka kredit bagi guru. Penetapan angka kredit ini dimaksudkan untuk memperbanyak guru yang profesional dimana bagi guru profesional, diberikan penghargaan di antaranya kenaikan golongan kepangkatannya.

Masih kata mantan anggota DPRD Bengkalis tiga periode ini, melalui kebijakan penetapan angka kredit ini juga, diharapkan guru-guru akan termotivasi berlomba untuk berprestasi. Guru terdorong untuk menulis, meneliti, maupun mengemukakan pendapat.

"Dalam rangka mendorong dan memotivasi para guru, salah satu bidang dan unsur kegiatan pada sistem angka kredit yang diterapkan adalah pengembangan profesi guru dengan membuat karya tulis ilmiah. Ini dilakukan karena dengan menulis berarti guru dapat dipastikan akan banyak membaca, banyak menyerap informasi, sehingga akan meningkatkan kemampuan profesionalnya," terangnya.

Namun demikian, katanya, ulas Amril, tidak sedikit di kalangan para guru beranggapan bahwa pembuatan karya tulis ilmiah masih dirasakan sangat sulit. Salah satu penyebabnya tentu dikarenakan masih minimnya pengetahuan seputar bagaimana penulisan karya tulis ilmiah itu sendiri yang mereka miliki.

Sebagaimana pelatihan manajemen kearsipan, Amril juga menyambut baik dilaksanakannya pelatihan penulisan karya ilmiah ini. Namun demikian dan agar kegiatan seperti ini lebih berdaya dan berhasil guna untuk menumbuhkembangkan budaya menulis ilmiah di kalangan para guru, dia berharap ditindaklanjuti dengan kegiatan-kegiatan lain sebagai kelanjutan atau sinergitas dari pelatihan ini.

Untuk itu, kepada Badan Diklat bersama Dinas Pendidikan, Amril berharap agar setiap tahunnya dapat membuat kegiatan seperti lomba penulisan karya ilmiah bagi guru tingkat Kabupaten Bengkalis.

“Guru-guru yang telah mengikuti pelatihan seperti ini, setiap tahunnya membuat minimal dua karya tulis ilmiah yang kisi-kisi atau temanya ditentukan. Kemudian karya tulis ilmiah yang terbaik dipublikasikan melalui media," sarannya.***(dik/rls)



Beri tanggapan | Baca tanggapan

Hikmah Ramadhan Lainnya..........
- DLH Bengkalis Data Kelompok Pecinta Lingkungan
- Bupati Bengkalis Sidak Sejumlah Kantor Layanan Masyarakat
- Pasca Lulus Verifikasi Faktual,
PSI 'Partai Anak Muda' Perkenalkan Jajaran Kepengurusan

- Catatan Ibadah Haji Bagus Santoso,
Cara Terbaik Sucikan Hati dan Mendamaikan Jiwa

- Innalillah, Seorang JCH Inhil Wafat di Mekkah
- Fitra Riau Desak Pemko Pekanbaru Transparan Soal Realisasi Anggaran untuk PT MIG
- 40 Guru SMP di Bengkalis Ikuti Pelatihan Karya Tulis Ilmiah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.47.168
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com