Home > Tokoh >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 22 Januari 2017 20:31
Selamatkan Anak dari Bahaya Ngelem,
Pemuda Pancasila Inhil Dukung dan Siap Bersinergi dengan KOMPAK


Ahad, 22 Januari 2017 19:46
Dibongkar Polsek Pelabuhan,
Pak Haji Mantan Polisi Dalangi Sindikat Penggelapan Mobil di Pekanbaru


Ahad, 22 Januari 2017 19:42
Dua Kasus Kecelakaan di Rohul, 1 Nyawa Melayang dan 6 Korban Luka

Ahad, 22 Januari 2017 19:13
Polda Riau Himbau Warga Waspada Terhadap Tembakau Gorila

Ahad, 22 Januari 2017 18:55
Besok Penyerahan Hibah Lahan ke BNNK Kuansing

Ahad, 22 Januari 2017 17:59
Rem Blong, Rumah Komaruddin di Desa Kasang, Kuansing Ditabrak Truk

Ahad, 22 Januari 2017 17:36
Para Ibu di Pelalawan Kembangkan Kreativitas Lewat Bazar IWARA



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 21 Juli 2016 19:01
Fitra Riau Desak Pemko Pekanbaru Transparan Soal Realisasi Anggaran untuk PT MIG

Riauterkini-PEKANBARU-Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terbuka atau transparan soal anggaran yang telah direalisasikan kepada perusahaan pemenang proyek jasa pengangkutan sampah, yaitu PT Multi Inti Guna (MIG).

"Realisasi anggaran untuk pihak ketiga, atau pemegang proyek angkutan sampah Kota Pekanbaru kabarnya sudah puluhan miliar rupiah. Namun persoalan sampah hingga kini belum tuntas,'' kata Usman, Kordinator Fitra Riau kepada riauterkinicom, Kamis (21/7/16).

Ditambahkannya, sebelumnya, proyek pengakutan sampah di 8 kecamatan yang diserahkan pekerjaannya kepada pihak ketiga dianggarkan di APBD Kota Pekanbaru tahun 2015 dan 2016 sebesar Rp51,2 miliar.

Namun baik Pemko maupun Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sampai saat ini tidak menyampaikan seberapa besar anggaran yang telah direalisasikan kepada perusahaan pemegang proyek (pihak ketiga) dalam hal ini PT MIG.

"Jika telah terealisasi kenapa pekerjaan tiidak dijalankan oleh perusahaan pemegang proyek. Dan jika tidak terealisasi tentu pemerintah harus menjelaskan secara gamblang kenapa tidak teralisasi,'' tukasnya.

Apalagi, imbuhnya, proyek pengangkutan sampah Kota Pekanbaru ini kini sudah masuk ranah hukum. Pihak PT MIG menggugat Pemko c/q DKP Kota Pekanbaru di Pengadilan Negeri (PN) sekaligus Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru.

Usman juga mendesak Pemko Pekanbaru menjelaskan kepada publik tentang kekosongan kas daerah yang mengakibatkan tidak dibayarkannya kewajiban kepada pihak terkait. Pemerintah tidak memberikan informasi yang cukup, berapa sebenarnya realisasi anggaran yang telah diterima dan masuk dalam kas daerah.

"Bisa jadi, anggaran yang telah tersedia digunakan untuk membayar kegiatan kegiatan yang tidak memiliki relavansi dengan kebutunan publik dengan cara dipaksakan,'' katanya.

Tahun 2016 ini, Fitra Riau menemukan adanya alokasi anggaran sebesar Rp 1.03 triliun untuk belanja modal. Terdapat sedikitnya Rp 329 miliar dari total belanja tersebut di alokasikan juga untuk fasilitas aparatur. Seperti pembangunan gedung kantor, kendaraan dinas dan fasilitas yang tidak perlu lainnya.

Sementara proyeksi pendapatan daerah Kota Pekanbaru masih diperkirakan sebesar Rp.2,7 triliun. Belanja daerah diproyeksi mencapai sebesar Rp. 3,04 triliun.

"Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perencanaan APBD tahun 2016 tidak mempertimbangkan kondisi keuangan yang semestinya telah diketahui sejak awal penyusunan. Mestinya Pemko telah memperkirakan pendapatan dan belanja daerah disesuai dengan kondisinya. Bukan justru merasionalisasi pada saat perubahaan anggaran tahun 2016,'' pugkasnya.***(son)



Beri tanggapan | Baca tanggapan

Hikmah Ramadhan Lainnya..........
- Bupati Bengkalis Sidak Sejumlah Kantor Layanan Masyarakat
- Pasca Lulus Verifikasi Faktual,
PSI 'Partai Anak Muda' Perkenalkan Jajaran Kepengurusan

- Catatan Ibadah Haji Bagus Santoso,
Cara Terbaik Sucikan Hati dan Mendamaikan Jiwa

- Innalillah, Seorang JCH Inhil Wafat di Mekkah
- Fitra Riau Desak Pemko Pekanbaru Transparan Soal Realisasi Anggaran untuk PT MIG
- 40 Guru SMP di Bengkalis Ikuti Pelatihan Karya Tulis Ilmiah
- Tak Kunjung Dilantik, Zaharman Kaz Mundur Dari MKA LAMR Pasir Penyu Inhu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.155.6
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com