Home > Hikmah >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Oktober 2017 22:10
Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar


Kamis, 19 Oktober 2017 20:38
Tolak PHK Buruh HTI, K-SPSI Riau Rencanakan Demo Pekan Depan

Kamis, 19 Oktober 2017 20:27
Jaksa Langsung Banding,
Tiga Oknum Lurah Pemalsu Surat Tanah Divonis 10 Bulan Penjara


Kamis, 19 Oktober 2017 19:49
Nursyafry Tanjung Pimpin REI Riau Periode 2017-2020

Kamis, 19 Oktober 2017 19:42
Berangkat Desember 2017,
Bripka Totok Terima Hadiah Umroh dari Kapolda Riau


Kamis, 19 Oktober 2017 19:38
Hanya Membayar Iuran Rp12.500 Perbulan,
Seluruh Kades dan Perangkat Desa se Kuansing Dijamin Kesehatannya


Kamis, 19 Oktober 2017 19:35
Limbah Cemari Sungai,
Pemkab Rohul Tutup Sementara Operasional PKS PT EMA‎ di Kepenuhan


Kamis, 19 Oktober 2017 19:31
Razia di Rumbai,
Puluhan Kendaraan Berknalpot Racing dan Berlampu Strobo Ditilang


Kamis, 19 Oktober 2017 17:28
‎Sekda Rohul Lantik 183 Pejabat Eselon II, III dan IV

Kamis, 19 Oktober 2017 17:25
Terjerat Perkara Korupsi,
Plt Kadishub Dumai Prihatin Terkait Kasus Anggotanya




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 21 Juli 2016 19:01
Fitra Riau Desak Pemko Pekanbaru Transparan Soal Realisasi Anggaran untuk PT MIG

Fitra Riau mendesak Pemko Pekanbaru terbuka soal anggaran yang telah direalisasikan kepada perusahaan pemenang proyek jasa pengangkutan sampah PT Multi Inti Guna (MIG).

Riauterkini-PEKANBARU-Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terbuka atau transparan soal anggaran yang telah direalisasikan kepada perusahaan pemenang proyek jasa pengangkutan sampah, yaitu PT Multi Inti Guna (MIG).

"Realisasi anggaran untuk pihak ketiga, atau pemegang proyek angkutan sampah Kota Pekanbaru kabarnya sudah puluhan miliar rupiah. Namun persoalan sampah hingga kini belum tuntas,'' kata Usman, Kordinator Fitra Riau kepada riauterkinicom, Kamis (21/7/16).

Ditambahkannya, sebelumnya, proyek pengakutan sampah di 8 kecamatan yang diserahkan pekerjaannya kepada pihak ketiga dianggarkan di APBD Kota Pekanbaru tahun 2015 dan 2016 sebesar Rp51,2 miliar.

Namun baik Pemko maupun Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sampai saat ini tidak menyampaikan seberapa besar anggaran yang telah direalisasikan kepada perusahaan pemegang proyek (pihak ketiga) dalam hal ini PT MIG.

"Jika telah terealisasi kenapa pekerjaan tiidak dijalankan oleh perusahaan pemegang proyek. Dan jika tidak terealisasi tentu pemerintah harus menjelaskan secara gamblang kenapa tidak teralisasi,'' tukasnya.

Apalagi, imbuhnya, proyek pengangkutan sampah Kota Pekanbaru ini kini sudah masuk ranah hukum. Pihak PT MIG menggugat Pemko c/q DKP Kota Pekanbaru di Pengadilan Negeri (PN) sekaligus Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru.

Usman juga mendesak Pemko Pekanbaru menjelaskan kepada publik tentang kekosongan kas daerah yang mengakibatkan tidak dibayarkannya kewajiban kepada pihak terkait. Pemerintah tidak memberikan informasi yang cukup, berapa sebenarnya realisasi anggaran yang telah diterima dan masuk dalam kas daerah.

"Bisa jadi, anggaran yang telah tersedia digunakan untuk membayar kegiatan kegiatan yang tidak memiliki relavansi dengan kebutunan publik dengan cara dipaksakan,'' katanya.

Tahun 2016 ini, Fitra Riau menemukan adanya alokasi anggaran sebesar Rp 1.03 triliun untuk belanja modal. Terdapat sedikitnya Rp 329 miliar dari total belanja tersebut di alokasikan juga untuk fasilitas aparatur. Seperti pembangunan gedung kantor, kendaraan dinas dan fasilitas yang tidak perlu lainnya.

Sementara proyeksi pendapatan daerah Kota Pekanbaru masih diperkirakan sebesar Rp.2,7 triliun. Belanja daerah diproyeksi mencapai sebesar Rp. 3,04 triliun.

"Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perencanaan APBD tahun 2016 tidak mempertimbangkan kondisi keuangan yang semestinya telah diketahui sejak awal penyusunan. Mestinya Pemko telah memperkirakan pendapatan dan belanja daerah disesuai dengan kondisinya. Bukan justru merasionalisasi pada saat perubahaan anggaran tahun 2016,'' pugkasnya.***(son)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
jujuhahe
Where online easy slots are worried, link you have complete variety as well as full may to do whatever you desire. You will definitely love all those you wish to love and also whenever you seem like loving all of them. Most individuals offer the right to


Berita lainnya..........
- Besok 401 JCH Pelalawan Bertolak Menuju Embarkasi Batam
- DLH Bengkalis Data Kelompok Pecinta Lingkungan
- Bupati Bengkalis Sidak Sejumlah Kantor Layanan Masyarakat
- Pasca Lulus Verifikasi Faktual,
PSI 'Partai Anak Muda' Perkenalkan Jajaran Kepengurusan

- Catatan Ibadah Haji Bagus Santoso,
Cara Terbaik Sucikan Hati dan Mendamaikan Jiwa

- Innalillah, Seorang JCH Inhil Wafat di Mekkah
- Fitra Riau Desak Pemko Pekanbaru Transparan Soal Realisasi Anggaran untuk PT MIG


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.162.154.91
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com