Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Mei 2017 19:31
Ratusan OKP Ikuti Rakeda dan Rapimda DPD KNPI Riau

Rabu, 24 Mei 2017 19:27
Dirilis seharga Rp448-552 Jutaan,
All New Honda CR-V Resmi Meluncur di Riau


Rabu, 24 Mei 2017 19:24
Sabtu Pagi Sudah Bersih,
Ratusan PKL di Islamic Center Rohul Dipindahkan ke Purna MTQ


Rabu, 24 Mei 2017 19:21
Janda Beranak Satu di Dumai Tewas Gantung Diri

Rabu, 24 Mei 2017 19:01
Disdikbud Meranti Gelar Seleksi Guru Berprestasi Tingkat TK, SD dan SMP

Rabu, 24 Mei 2017 18:56
Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Bengkalis, Empat Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara

Rabu, 24 Mei 2017 18:49
Aktivis AMP-H Desak Polda Riau Usut Sejumlah Kasus Pengrusakan Lingkungan

Rabu, 24 Mei 2017 18:47
Razia,‎ Tim Yustisi Pemko Pekanbaru Jaring 18 Gepeng

Rabu, 24 Mei 2017 18:03
Hadiri Penobatan, Bupati Kampar Berharap Ninik Mamak Pedomani Tali Bapilin Tigo

Rabu, 24 Mei 2017 17:59
Tak Hanya Seekor, Harimau Masih Berkeliaran di Desa Tanjung Simpang, Inhil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 29 September 2016 12:45
Meski Ilegal, Karaoke Keluarga di Perawang Dibiarkan Pemkab Siak Beroperasi

Pemkab Siak sampai saat ini belum bisa mengeluarkan izin tempat hiburan. Padahal di Perawang sudah ada beberapa karaoke keluarga yang berorasi secara ilegal dan dibiarkan.

Riauterkini-SIAK- Pemerintah Kabupaten (P‎emkab) Siak melalui Kepala Satuan Polisi Pamong Pradja (Kasatpol PP) Hadisanjoyo, telah melayangkan Surat Peringatan (SP) untuk ketiga kalinya ke pemilik tempat karoke keluarga yang tidak memiliki izin. Akan tetapi, hingga kini tidak ada tindakan tegas walaupun mereka tetap beroperasi tanpa izin.

Tempat karoke keluarga di Perawang, Kecamatan Tualang yang diduga tidak mengantongi izin yakni My Friend Famly Karoke, Anak Langit Karoke, dan Scorpio‎.

Kamis (29/9/16), keterangan Kasatpol PP Siak Hadisanjoyo kepada riauterkini.com bahwa saat ini pihaknya masih berkonsultasi dengan pihak instansi terkait yakni BPMP2T dan Dinas Pariwisata, karena saat pihak pemilik telah melakukan pengurusan izin akan tetap Pemkab Siak belum memberikan izin karena adanya pengkajian mendalam atas akan dikeluarkannya izin operasi karoke keluarga tersebut.

"SP tiga sudah kita berikan, akan tetapi belum bisa dilakukan Penindakan karena mereka para pemilik sudah melakukan pengurusan, dan masih dalam proses," ujarnya. Diketahui bahwa, saat ini untuk izin tempat karoke keluarga di Kabupaten Siak masih perlu pengkajian mendalam dan dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup).

Hingga saat ini Perbup mengenai hal tersebut belum ada, sehingga izin belum bisa diberikan. Ditempat terpisah, Kepala BPMP2T Siak Heriyanto mengatakan kepada riauterkini.com bahwa untuk mendapatkan izin tempat karoke keluarga tersebut harus ada surat rekomendasi dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Siak.

"Untuk izin tempat karoke tersebut, kita perlu surat rekomendasi dari Disparpora. Kalau tidak ada kita tidak bisa mengeluarkan izinnya," terang Heriyanto beberapa lalu.

Sementara itu, Kadisparpora Siak Hendrisan kepada riauterkini.com beberapa waktu lalu mengatakan bahwa untuk izin tempat karoke tersebut masih dalam proses pertimbangan dan pembuatan Perbup yang mengatur tempat syarat-syarat yang akan dilaksanakan pihak pengelola tempat karoke keluarga tersebut.

"Kita belum ada Perbupnya, masih dalam proses. Jadi untuk mengeluarkan izin tempat karoke keluarga tersebut masih dalam tahap pentelaahan agar tidak salah mengeluarkan izinnya," terang Hendrisan.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ucok siak
Kenapa dibiarkan tempat karaoke yang syarat dengan peredaran miras dan prostitusi. Tempat itu sudah jelas tidak ada izin, kenapa tidak ditindak dan ditutup saja sampai izin mereka ada. Dimana akhlak mu....

MUI
Gelper lebih parah lagi menggerongoti duit masyarakat. sdh banyak ekonomi keluarga hancur dikarenakan Gelper. tetapi dianggap bukan judi. lantas apa ? di provinsi lain dilarang karena itu jelas jelas judi , apa mereka bukan NKRI juga. bagaimana ini kapolda baru. kami tunggu gebrakanmu


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Bengkalis, Empat Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara
- Aktivis AMP-H Desak Polda Riau Usut Sejumlah Kasus Pengrusakan Lingkungan
- Razia,‎ Tim Yustisi Pemko Pekanbaru Jaring 18 Gepeng
- Seorang Nenek Tewas Tabrakan Motor di Kemuning, Inhil
- Tersangka Pembobol ATM, Polda Riau Tangkap WNA Peru DPO Tahanan PN Bali
- Seorang Nenek di Meranti ditemukan Meninggal di Kebun Tebu
- Seorang Buruh Bangunan di Meranti Perkosa Pelajar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.20.157.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com