Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 07:28
Pendataran Ditutup, KPU Beri Waktu 1x24 Parpol Lengkapi Berkas

Selasa, 17 Oktober 2017 07:20
Daftarkan Partai ke KPU, Pengurus PAN Rohul Kompak Pakai Tanjak Biru

Selasa, 17 Oktober 2017 07:15
Bupati Inhil Adakan Pertemuan Bisnis Dengan Investor Asal Malaysia

Selasa, 17 Oktober 2017 07:12
‎DPC Partai Demokrat Mendaftar ke KPU 1 Jam Sebelum Injury Time

Senin, 16 Oktober 2017 22:13
4 Hektar Kebun Sawit di Desa Pauh Rohul Hangus Terbakar

Senin, 16 Oktober 2017 22:08
DPRD dan Pemkab Bengkalis Teken MoU KUPA PPAS APBD Perubahan 2017

Senin, 16 Oktober 2017 21:37
Bupati Rohil Minta Pemprov dan Pusat Bantu Kembangkan Pulau Jemur

Senin, 16 Oktober 2017 21:32
KPU Inhu Terima Pendaftaran Partai Demokrat

Senin, 16 Oktober 2017 21:09
Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun


Senin, 16 Oktober 2017 20:17
43 Orang Terjaring Operasi Bina Kesuma Siak 2017

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 14 Desember 2016 17:29
Catut Nama Pemkab Siak dan Peras Investor,
Geram, Bupati Syamsuar Laporkan OTK ke Polisi


Bupati Syamsuar geram dengan ulah OTK yang mencatut nama Pemkab Siak. Apalagi kemudia pelaku juga memeras investor.

Riauterkini-SIAK- Kabupaten Siak suatu daerah berkembang dan banyak memerlukan para investor untuk menanamkan modalnya, akan tetapi hal itu dimanfaatkan orang tak dikenal (Otk) dengan mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dan memeras investor. Hal itu membuat Bupati Siak Syamsuar geram dan melaporkannya ke polisi.

Rabu (14/12/16), Bupati Syamsuar mengungkapkan kegeramannya usai rapat Paripurna di DPRD Siak kepada riauterkini.com. Ia mengatakan bahwa saat ini ada oknum-oknum yang memeras investor, dan ini harus ditindak.

"Salah satu korbannya, pengusaha galon minyak dari Jakarta yang akan berencana dibuka di daerah Buton. Ia ditelpon dan menjual Pemkab Siak dan nama Bupati, dan minta duit Rp100 Juta. Selain itu pihak PLN," ujar Bupati Syamsuar.

Selain itu, Bupati Syamsuar juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menelpon Kapolres Siak AKBP Restika PN dan memberitahukan hal tersebut. "Saya sudah bilang ke Kapolres," katanya.

Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Restika PN membenarkan hal tersebut akan tetapi korbannya berada di Jakarta maka laporannya ke Jakarta.

Selain itu ia juga mengingatkan terkait masalah penipuan mencatut nama pejabat di siak, baik bupati, Kapolres, Dandim, Ketua pengadilan, dan Kajari agar masyarakat atau pengusaha cek info ke pejabat tersebut.

"Dimana masyarakat untuk berhati-hati, dan apabila ada langsung kroscek. Untuk saya, selaku Kapolres tidak pernah meminta bantuan dana kepada siapapun juga," ungkap Kapolres.***(vila)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun

- 43 Orang Terjaring Operasi Bina Kesuma Siak 2017
- Terjerat Korupsi ADD, Seorang Kades Asal Rohil.Segera Diadili
- Kapolres Inhil Cek Kelaikan Senjata Api Personil
- Ayah Bejad di Bangun Purba, Rohul 3 Tahun Jadikan Putrinya Budak Seks
- Selundupkan Sabu Dibungkus Wafer, Seorang Pengunjung Lapas Bengkalis Ditangkap
- Pemilik Usaha Judi Jackpot di Tandun Barat Diringkus Polisi Rohul, Dua Mesin Disita


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.225.20.73
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com