Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Maret 2017 17:06
Targetkan Ribuan Bidang, BPN Bengkalis Sosialisasikan PTSL ke Masyarakat Desa

Jum’at, 24 Maret 2017 16:43
Kasus Penistaan Agama, Dewan Minta Kepolisian Ambil Sikap Tegas

Jum’at, 24 Maret 2017 16:29
PT Nusantara Berlian Motor Sandang Dialer Berbintang Lima

Jum’at, 24 Maret 2017 16:26
Jelang Pilgubri 2018,
Sejumlah Balon Datangi Rakorwil PKS


Jum’at, 24 Maret 2017 16:17
Sepanjang Maret, SBT Torehkan 267 SPK

Jum’at, 24 Maret 2017 16:15
Bhabinkamtibmas Polres Inhil Aktif Counter Isu Penculikan Anak

Jum’at, 24 Maret 2017 16:12
Dewan Sorot Belum Assessment Pejabat Pemkab Bengkalis

Jum’at, 24 Maret 2017 16:06
Kunker ke Tangerang, Komisi III DPRD Pelalawan Bahas Pembangunan Rel Kereta Api

Jum’at, 24 Maret 2017 15:51
Polda Riau Amankan Pemilik 1 Kg Sabu dan 8.000 Ekstasi

Jum’at, 24 Maret 2017 15:46
Bupati Inhil Tayang Perdana Paket Lelang Pekerjaan Pembangunan 2017



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 11:56
Demo Tolak BPJS, G3M Minta Pemkab Inhil Tetap Pertahankan Jamkesda

Keputusan Pemkab Inhil menghentikan Jamkesda terus menuai protes. Massa G3M berdemo menolak BPJS dan minta program pro rakyat miskin tersebut terus dilanjutkan.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Massa Gerakan Membela Masyarakat Miskin (G3M) menggelar demo menuntut penolakan BPJS dan penghapusan Jamkesda oleh Pemkab Inhil, Rabu (11/1/17).

Massa G3M yang terdiri dari gabungan tokoh pergerakan dan aktifis mahasiswa ini pertama kali mendatangi Gedung DPRD Inhil Jalan Soebrantas Tembilahan. Mereka membawa spanduk diantaranya bertuliskan 'Asuransi BPJS Kesehatan Membebani Rakyat, Pemalakan Berkedok Jaminan Kesehatan'.

Kedatangan mereka disambut Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam didampingi Ketua Komisi IV H Adriyanto, Ketua Komisi I Yusuf Said dan anggota DPRD H Hasmawi, Andi Rusli dan Fadli.

Massa menyampaikan, mereka menolak BPJS yang selama justru pelayanannya menyulitkan masyarakat.

"Kami juga menolak penghapusan Jamkesda oleh Pemkab Inhil, padahal masih banyak masyarakat yang tidak terintegrasi ke BPJS," ujar Pengky, koordinator aksi G3M dalam orasinya.

Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam mengapresiasi aspirasi yanh disampaikan G3M ini, karena ini merupakan aspirasi masyarakat.

"Aspirasi yang disampaikan ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang selama ini tidak tersampaikan, jadi bukan ada kepentingan lain," ungkapnya.

Aspirasi ini menggugah dewan untuk lebih aspiratif dan responsif atau permasalahan yanh menimpa masyarakat, terutama terkait jaminan pelayanan kesehatan ini.

Ditegaskan, apapun sistemnya yang jelas jaminan pelayanan kesehatan ini, karena pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat miskin sebagaimana amanah dalam pasal 34 UUD 1945.***(mar)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Bhabinkamtibmas Polres Inhil Aktif Counter Isu Penculikan Anak
- Polda Riau Amankan Pemilik 1 Kg Sabu dan 8.000 Ekstasi
- Larikan Gadis Bawa Umur, Pemuda di Ujungbatu Ditangkap Polisi Rohul
- Korupsi Aset Desa Beringin Jaya,
Kades di Kuansing Dihukum 4 Tahun Penjara, Jaksa Ajukan Banding

- Kejari Pelalawan Kantongi Calon Tersangka Dugaan Korupsi Cetak Sawah
- Dipuji, Personil Satlantas Polres Inhil Selamatkan Pelaku Curas dari Amuk Massa
- Penista Agama Diproses Hukum, MUI Riau Yakin Umat Islam Tenang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.31.252
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com