Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 14:39
16 Parpol di Bengkalis Siap untuk Diteliti Administrasi

Selasa, 17 Oktober 2017 14:04
Triwulan Tiga 2017, PAD Parkir Tembus Angka Rp6,7 Miliar

Selasa, 17 Oktober 2017 13:23
KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut

Selasa, 17 Oktober 2017 13:15
Hasilkan Anggota Polri Terbaik, Polres Inhil dan Pemkab Inhil Teken MoU

Selasa, 17 Oktober 2017 12:37
Letkol Pnb Jajang Setiawan Jabat Kadisops Lanud RSN Pekanbaru

Selasa, 17 Oktober 2017 12:31
Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan

Selasa, 17 Oktober 2017 12:29
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Pekanbaru Dibenahi 18 Puskesmas

Selasa, 17 Oktober 2017 11:44
Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:41
RSUD Arifin Achmad Bantah Abaikan Pasien Kanker Payudara asal Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:37
Bapenda Pekanbaru Bakal Tempeli Stiker Mal dan Hotel Telat Bayar Pajak

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 11 Januari 2017 11:56
Demo Tolak BPJS, G3M Minta Pemkab Inhil Tetap Pertahankan Jamkesda

Keputusan Pemkab Inhil menghentikan Jamkesda terus menuai protes. Massa G3M berdemo menolak BPJS dan minta program pro rakyat miskin tersebut terus dilanjutkan.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Massa Gerakan Membela Masyarakat Miskin (G3M) menggelar demo menuntut penolakan BPJS dan penghapusan Jamkesda oleh Pemkab Inhil, Rabu (11/1/17).

Massa G3M yang terdiri dari gabungan tokoh pergerakan dan aktifis mahasiswa ini pertama kali mendatangi Gedung DPRD Inhil Jalan Soebrantas Tembilahan. Mereka membawa spanduk diantaranya bertuliskan 'Asuransi BPJS Kesehatan Membebani Rakyat, Pemalakan Berkedok Jaminan Kesehatan'.

Kedatangan mereka disambut Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam didampingi Ketua Komisi IV H Adriyanto, Ketua Komisi I Yusuf Said dan anggota DPRD H Hasmawi, Andi Rusli dan Fadli.

Massa menyampaikan, mereka menolak BPJS yang selama justru pelayanannya menyulitkan masyarakat.

"Kami juga menolak penghapusan Jamkesda oleh Pemkab Inhil, padahal masih banyak masyarakat yang tidak terintegrasi ke BPJS," ujar Pengky, koordinator aksi G3M dalam orasinya.

Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam mengapresiasi aspirasi yanh disampaikan G3M ini, karena ini merupakan aspirasi masyarakat.

"Aspirasi yang disampaikan ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang selama ini tidak tersampaikan, jadi bukan ada kepentingan lain," ungkapnya.

Aspirasi ini menggugah dewan untuk lebih aspiratif dan responsif atau permasalahan yanh menimpa masyarakat, terutama terkait jaminan pelayanan kesehatan ini.

Ditegaskan, apapun sistemnya yang jelas jaminan pelayanan kesehatan ini, karena pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat miskin sebagaimana amanah dalam pasal 34 UUD 1945.***(mar)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut
- Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan
- Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis
- Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun

- 43 Orang Terjaring Operasi Bina Kesuma Siak 2017
- Terjerat Korupsi ADD, Seorang Kades Asal Rohil.Segera Diadili
- Kapolres Inhil Cek Kelaikan Senjata Api Personil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.236.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com