Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Agustus 2017 21:50
Tertimpa Kayu saat Menaikkan Pasir,
Seorang Buruh Bangunan Hotel Mimosa Pekanbaru Tewas


Sabtu, 19 Agustus 2017 21:08
Kunker ke Kecamatan Tanah Merah, Bupati Jenguk Warga yang Berhasil Sembuh dari Katarak

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:56
Apkasindo Kembali Seleksi Beasiswa Anak Petani Sawit

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:53
Pelajar SMA 5 Pekanbaru Sabet Juara I Lomba Pentas Seni se Indonesia

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:47
Bupati Mursini Buka Kejurda Motor Cross Sukamaju

Sabtu, 19 Agustus 2017 16:32
Kapolres Inhil Pimpin Napak Tilas dan Ziarah ke Makam Pahlawan Letda M Boya di Enok

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:09
Sekaligus Temu Ramah dengan Insan Pers,
Bupati Resmikan e-Bilik Diskominfo Inhil


Sabtu, 19 Agustus 2017 14:05
Kapolres Kuansing Ajak Masyarakat Bersama Amankan Pacujalur

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:02
Sakit Bayi Hafizi Biasanya Terjadi pada Orang Dewasa

Jum’at, 18 Agustus 2017 19:11
Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 11 Januari 2017 11:56
Demo Tolak BPJS, G3M Minta Pemkab Inhil Tetap Pertahankan Jamkesda

Keputusan Pemkab Inhil menghentikan Jamkesda terus menuai protes. Massa G3M berdemo menolak BPJS dan minta program pro rakyat miskin tersebut terus dilanjutkan.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Massa Gerakan Membela Masyarakat Miskin (G3M) menggelar demo menuntut penolakan BPJS dan penghapusan Jamkesda oleh Pemkab Inhil, Rabu (11/1/17).

Massa G3M yang terdiri dari gabungan tokoh pergerakan dan aktifis mahasiswa ini pertama kali mendatangi Gedung DPRD Inhil Jalan Soebrantas Tembilahan. Mereka membawa spanduk diantaranya bertuliskan 'Asuransi BPJS Kesehatan Membebani Rakyat, Pemalakan Berkedok Jaminan Kesehatan'.

Kedatangan mereka disambut Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam didampingi Ketua Komisi IV H Adriyanto, Ketua Komisi I Yusuf Said dan anggota DPRD H Hasmawi, Andi Rusli dan Fadli.

Massa menyampaikan, mereka menolak BPJS yang selama justru pelayanannya menyulitkan masyarakat.

"Kami juga menolak penghapusan Jamkesda oleh Pemkab Inhil, padahal masih banyak masyarakat yang tidak terintegrasi ke BPJS," ujar Pengky, koordinator aksi G3M dalam orasinya.

Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam mengapresiasi aspirasi yanh disampaikan G3M ini, karena ini merupakan aspirasi masyarakat.

"Aspirasi yang disampaikan ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang selama ini tidak tersampaikan, jadi bukan ada kepentingan lain," ungkapnya.

Aspirasi ini menggugah dewan untuk lebih aspiratif dan responsif atau permasalahan yanh menimpa masyarakat, terutama terkait jaminan pelayanan kesehatan ini.

Ditegaskan, apapun sistemnya yang jelas jaminan pelayanan kesehatan ini, karena pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat miskin sebagaimana amanah dalam pasal 34 UUD 1945.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Tertimpa Kayu saat Menaikkan Pasir,
Seorang Buruh Bangunan Hotel Mimosa Pekanbaru Tewas

- Terjerat Korupsi Sisa Kas APBD,
Hukuman Bertambah di MA, Mantan Sekdakab Inhu Ajukan PK

- Diduga Pelaku Curanmor,
Polisi Duri Temukan 3 Paket Sabu dalam Bungkus Rokok Pengangguran Ini

- Dishub Pekanbaru Sebar Spanduk Larangan Taksi Online
- Satu Napi Langsung Bebas,
299 Napi Lapas Pasirpangaraian Terima Remisi 17 Agustus 2017

- Tertangkap Bawa Pistol Rakitan,
Mukmin Arif Ternyata Sudah Rencanakan Perampokan di Pekanbaru

- Tak Punya Uang dan Terus Didesak Nikah Alasan Pacar Bunuh dan Bakar Ema


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.61.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com