Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:14
Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:31
Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:02
Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:34
Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:26
Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda

Jum’at, 20 Oktober 2017 22:12
DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 11 Januari 2017 11:58
Polda Riau Amakan 60.400 Bungkus Rokok dengan Cukai Palsu

Sebanyak 6.040 slop atau 60.400 bungkus rokok disita aparat Polda Riau dari sebuah gudang di Tenayan Raya, Pekanbaru. Produk tembakau tersebut menggunakan pita cukai palsu.

Riauterkini-PEKANBARU-Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengamankan sebanyak 302 kardus atau 6.040 slop atau 60.400 bungkus rokok berbagai merk dari sebuah gudang yang berada di Tenayan Raya. Rokok tersebut diduga dipasang cukai palsu, kemarin sore.

"Pelanggaran yang dilakukan seperti ini. Cukainya tertera isu satu bungkus terdiri dari 12 batang, tetapi setelah dibuka bungkusnya didalam didapati 20 batang,'' kata Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Rivai Sinambela didampingi Kabid Humas Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM, Rabu (11/1).

Pengungkapak perkara itu, imbuhnya, berasal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti oleh anggota Ditreskrimsus. Dari tangkapan tersebut, polisi juga mengamankan seorang tersangka berisial TB.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, dibeberkannya rokok yang menggunakan cukai diduga palsu itu dipesan dari Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Rokok tersebut dipesan oleh seseorang bernama Mulyadi yang saat ini berdomisili di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut Sinambela, akibat perbuatan TB tersebut, pihak penyidik memperkirakan kerugian negara sekira Rp77 juta. Pihaknya menjerat TB dengan Undang Undang Nomor 39 tahun 2017 tentang Cukai.***(son)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili
- Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar

- Jaksa Langsung Banding,
Tiga Oknum Lurah Pemalsu Surat Tanah Divonis 10 Bulan Penjara



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.73.123
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com