Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Maret 2017 17:06
Targetkan Ribuan Bidang, BPN Bengkalis Sosialisasikan PTSL ke Masyarakat Desa

Jum’at, 24 Maret 2017 16:43
Kasus Penistaan Agama, Dewan Minta Kepolisian Ambil Sikap Tegas

Jum’at, 24 Maret 2017 16:29
PT Nusantara Berlian Motor Sandang Dialer Berbintang Lima

Jum’at, 24 Maret 2017 16:26
Jelang Pilgubri 2018,
Sejumlah Balon Datangi Rakorwil PKS


Jum’at, 24 Maret 2017 16:17
Sepanjang Maret, SBT Torehkan 267 SPK

Jum’at, 24 Maret 2017 16:15
Bhabinkamtibmas Polres Inhil Aktif Counter Isu Penculikan Anak

Jum’at, 24 Maret 2017 16:12
Dewan Sorot Belum Assessment Pejabat Pemkab Bengkalis

Jum’at, 24 Maret 2017 16:06
Kunker ke Tangerang, Komisi III DPRD Pelalawan Bahas Pembangunan Rel Kereta Api

Jum’at, 24 Maret 2017 15:51
Polda Riau Amankan Pemilik 1 Kg Sabu dan 8.000 Ekstasi

Jum’at, 24 Maret 2017 15:46
Bupati Inhil Tayang Perdana Paket Lelang Pekerjaan Pembangunan 2017



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 11:58
Polda Riau Amakan 60.400 Bungkus Rokok dengan Cukai Palsu

Sebanyak 6.040 slop atau 60.400 bungkus rokok disita aparat Polda Riau dari sebuah gudang di Tenayan Raya, Pekanbaru. Produk tembakau tersebut menggunakan pita cukai palsu.

Riauterkini-PEKANBARU-Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengamankan sebanyak 302 kardus atau 6.040 slop atau 60.400 bungkus rokok berbagai merk dari sebuah gudang yang berada di Tenayan Raya. Rokok tersebut diduga dipasang cukai palsu, kemarin sore.

"Pelanggaran yang dilakukan seperti ini. Cukainya tertera isu satu bungkus terdiri dari 12 batang, tetapi setelah dibuka bungkusnya didalam didapati 20 batang,'' kata Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Rivai Sinambela didampingi Kabid Humas Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM, Rabu (11/1).

Pengungkapak perkara itu, imbuhnya, berasal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti oleh anggota Ditreskrimsus. Dari tangkapan tersebut, polisi juga mengamankan seorang tersangka berisial TB.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, dibeberkannya rokok yang menggunakan cukai diduga palsu itu dipesan dari Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Rokok tersebut dipesan oleh seseorang bernama Mulyadi yang saat ini berdomisili di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut Sinambela, akibat perbuatan TB tersebut, pihak penyidik memperkirakan kerugian negara sekira Rp77 juta. Pihaknya menjerat TB dengan Undang Undang Nomor 39 tahun 2017 tentang Cukai.***(son)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Bhabinkamtibmas Polres Inhil Aktif Counter Isu Penculikan Anak
- Polda Riau Amankan Pemilik 1 Kg Sabu dan 8.000 Ekstasi
- Larikan Gadis Bawa Umur, Pemuda di Ujungbatu Ditangkap Polisi Rohul
- Korupsi Aset Desa Beringin Jaya,
Kades di Kuansing Dihukum 4 Tahun Penjara, Jaksa Ajukan Banding

- Kejari Pelalawan Kantongi Calon Tersangka Dugaan Korupsi Cetak Sawah
- Dipuji, Personil Satlantas Polres Inhil Selamatkan Pelaku Curas dari Amuk Massa
- Penista Agama Diproses Hukum, MUI Riau Yakin Umat Islam Tenang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.31.252
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com