Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Agustus 2017 22:30
Bupati Kampar Teken MoU dengan BPK Riau

Rabu, 23 Agustus 2017 20:07
REI Riau Baru Bangun 58 Persen dari Target

Rabu, 23 Agustus 2017 19:42
Sempat Divideokan Warga,
Kecelakaan Mengerikan dengan Kondisi Korban Terpotong Terjadi di Pelalawan


Rabu, 23 Agustus 2017 19:38
Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Naik

Rabu, 23 Agustus 2017 19:15
3 Pengurus DPD dan 7 PK KNPI Inhu Diberhentikan

Rabu, 23 Agustus 2017 19:11
Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik

Rabu, 23 Agustus 2017 19:10
Pengembangan Kasus di Pergudangan Angkasa II, Tiga Perampok Bersenpi Ditangkap di Palembang

Rabu, 23 Agustus 2017 17:12
Antisipasi Penyalahgunaan,
BPKAD Pekanbaru Pasang Stiker di Kendaraan Operasional


Rabu, 23 Agustus 2017 16:57
Warga Pekanbaru Protes Ada Tower di Taman Kota

Rabu, 23 Agustus 2017 16:52
Lakukan Penelitian di Inhil,
Bupati Paparkan Potensi daerah Kepada Mahasiswa Universitas Kobe Jepang




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 11 Januari 2017 11:58
Polda Riau Amakan 60.400 Bungkus Rokok dengan Cukai Palsu

Sebanyak 6.040 slop atau 60.400 bungkus rokok disita aparat Polda Riau dari sebuah gudang di Tenayan Raya, Pekanbaru. Produk tembakau tersebut menggunakan pita cukai palsu.

Riauterkini-PEKANBARU-Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengamankan sebanyak 302 kardus atau 6.040 slop atau 60.400 bungkus rokok berbagai merk dari sebuah gudang yang berada di Tenayan Raya. Rokok tersebut diduga dipasang cukai palsu, kemarin sore.

"Pelanggaran yang dilakukan seperti ini. Cukainya tertera isu satu bungkus terdiri dari 12 batang, tetapi setelah dibuka bungkusnya didalam didapati 20 batang,'' kata Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Rivai Sinambela didampingi Kabid Humas Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM, Rabu (11/1).

Pengungkapak perkara itu, imbuhnya, berasal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti oleh anggota Ditreskrimsus. Dari tangkapan tersebut, polisi juga mengamankan seorang tersangka berisial TB.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, dibeberkannya rokok yang menggunakan cukai diduga palsu itu dipesan dari Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Rokok tersebut dipesan oleh seseorang bernama Mulyadi yang saat ini berdomisili di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut Sinambela, akibat perbuatan TB tersebut, pihak penyidik memperkirakan kerugian negara sekira Rp77 juta. Pihaknya menjerat TB dengan Undang Undang Nomor 39 tahun 2017 tentang Cukai.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Sempat Divideokan Warga,
Kecelakaan Mengerikan dengan Kondisi Korban Terpotong Terjadi di Pelalawan

- Pengembangan Kasus di Pergudangan Angkasa II, Tiga Perampok Bersenpi Ditangkap di Palembang
- Korupsi Dana Desa,
MA Ganjar Mantan Kades Semunai, Bengkalis 4 Tahun Penjara

- ‎Tidak Kantongi Izin Selama 17 Tahun,
Pemkab Rohul Tutup PT Abidin Bros di Muara Dilam

- ‎Diduga Cabuli Anak Tiri, Pria di Ujung Batu Ditangkap Polisi Rohul
- Demo di PTPN V Kebun Tandun, FSPTI Dua Kabupaten Desak Bongkar-muat Tanpa Kontraktor
- Dintuntut 2 Tahun Penjara, Mantan Kacab BNI 46 Rengat Nangis Sampaika Pledoi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.71.232
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com