Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 Juli 2017 20:29
Jelang Pilgubri 2018, Golkar Riau Masih Tunggu Hasil Survei DPP

Selasa, 25 Juli 2017 20:26
Polres Dumai Tangkap Dua Penikmat Narkotika

Selasa, 25 Juli 2017 20:24
Mencuri di Kantor Desa, Dua Pemuda Bagan Jaya Inhil Ditangkap Polisi

Selasa, 25 Juli 2017 20:19
Polres Dumai Amankan 47 WNA Asal Bangladesh

Selasa, 25 Juli 2017 20:15
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Turun

Selasa, 25 Juli 2017 19:20
Dua Penambang Ilegal di Desa Jake Kuansing Dibekuk

Selasa, 25 Juli 2017 18:08
Karlahut Mulai Terjadi di Rohil

Selasa, 25 Juli 2017 18:04
Terlibat Pungli,
Dua PNS Disdukcapil Pekanbaru Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara


Selasa, 25 Juli 2017 18:01
10 Tahun Terakhir, Penduduk Bengkalis Terbanyak Berada di Kecamatan Pinggir

Selasa, 25 Juli 2017 17:56
Sedang Panen Sawit,
Petani di Sialang Rindang Rohul Tewas Kesetrum Listrik




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 11 Januari 2017 13:20
Bantah Tutupi Penyitaan,
Satreskrim Polres Pelalawan Akhirnya Ekspos 440 HP Ilegal


Setelah lebih dari sebulan, akhirnya Satreskrim Polresta Pekanbaru mengekspos penyitaan 440 unit HP ilegal. Sekaligus membantah kasus tersebut ditutup-tutupi.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Pelalawan AKP Faizal Ramzani membantah keras menutupi kasus penangkapan telepon genggam ilegal sebanyak 440 buah pada tanggal 30 November 2016 lalu. Dia berterus terang kasus ini masih dalam rangkaian proses penyelidikan.

"Kan kasusnya, dalam rangkaian proses penyelidikan, tidak ada upaya kita untuk menutupi kasus ini. Ada hal besar yang mesti kita tahan dulu untuk di ekpos. Misalnya pemilik barang kabur," terang Faizal Ramzani kepada riauterkini.com ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu (11/1/17).

Bahkan kala itu guna menghindari kecurigaan publik, Faizal Ramzani bersedia memperlihat sampel HP ilegal yang masih diamankan sebagai bentuk barang bukti sitaan.

Kasat Reskrim menjelaskan penangkapan HP ilegal ini dilakukan pada tanggal 30 November 2016 diwilayah hukum Polres Pelalawan tepatnya di jalan lintas timur persisnya di kecamatan Ukui.

Ratusan seluler ini jelasnya, dikirim oleh pemiliknya bernama Abeng warga Batam provinsi kepulaun Riau terhadap dua orang suruhannya, melalui pelabuhan kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Tembilan.

Rencananya, barang ini kata Kasat lagi mau dikirim ke Pekanbaru. Namun ketika dua orang suruhan Abeng tersebut melewati perjalanan darat tepatnya di Ukui diberhentikan dengan mengguna kenderaan travel.

"Keduanya tidak dapat menunjukan dokumen yang lengkap. Kala itu HP ini langsung kita amankan," paparnya.

Paska penyitaan ratusan HP ilegal ini sambung Kasat sudah dilakukan proses penyidikan dan sedang berjalan. Berbagai saksi ahli sudah dimintai keterangan termasuk dua orang suruhan pembawa barang.

"Dari sejumlah rangkaian penyidikan dapat dipetik kesimpulan pemiliknya HP ilegal ini adalah Abeng warga Batam. Saat ini sedang dilakukan pengejaran," tandasnya.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Polres Dumai Tangkap Dua Penikmat Narkotika
- Mencuri di Kantor Desa, Dua Pemuda Bagan Jaya Inhil Ditangkap Polisi
- Polres Dumai Amankan 47 WNA Asal Bangladesh
- Dua Penambang Ilegal di Desa Jake Kuansing Dibekuk
- Terlibat Pungli,
Dua PNS Disdukcapil Pekanbaru Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

- Sebulan Diburu, 4 Anggota Komplotan Perampok Mobil Rental di Pekanbaru Dibekuk
- Dua Rumah Kayu Terbakar di Rohil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.20.50.146
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com