Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 27 Mei 2017 19:46
Diduga Curi Motor Tetangga, Dua Warga Kabun Diciduk Polisi dari Rumahnya

Sabtu, 27 Mei 2017 17:41
Seorang Mantan Anggota Polri Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Tapung

Sabtu, 27 Mei 2017 17:35
4 Kawanan Maling Motor di 12 Masjid Ditangkap Polsek Bukitraya

Sabtu, 27 Mei 2017 17:00
RSUD Mandau Tegaskan Anak Hasil Persalinan tak Ditanggung BPJS

Sabtu, 27 Mei 2017 16:56
Bupati Ajak Alumni Universitas Riau Bersama Membangun Inhil

Sabtu, 27 Mei 2017 16:54
Plt Kepala Bapepeda Kuansing Tutup Usia di RS Awal Bros

Sabtu, 27 Mei 2017 13:50
Komisi I DPRD Inhil Tinjau Lahan Sengketa di Kecamatan Kemuning

Sabtu, 27 Mei 2017 08:02
Awali Tarawih di Masjid Raya An-Nur, Gubri Ajak Hidupkan Keindahan Ramadhan

Sabtu, 27 Mei 2017 08:00
Polres Kampar Kerahkan 140 Personil Jaga Tradisi Balmau Kasai

Sabtu, 27 Mei 2017 07:58
Ketua PP Perbasi Beri Coathing Clinic pada Para Atlit Basket Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 11 Januari 2017 13:20
Bantah Tutupi Penyitaan,
Satreskrim Polres Pelalawan Akhirnya Ekspos 440 HP Ilegal


Setelah lebih dari sebulan, akhirnya Satreskrim Polresta Pekanbaru mengekspos penyitaan 440 unit HP ilegal. Sekaligus membantah kasus tersebut ditutup-tutupi.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Pelalawan AKP Faizal Ramzani membantah keras menutupi kasus penangkapan telepon genggam ilegal sebanyak 440 buah pada tanggal 30 November 2016 lalu. Dia berterus terang kasus ini masih dalam rangkaian proses penyelidikan.

"Kan kasusnya, dalam rangkaian proses penyelidikan, tidak ada upaya kita untuk menutupi kasus ini. Ada hal besar yang mesti kita tahan dulu untuk di ekpos. Misalnya pemilik barang kabur," terang Faizal Ramzani kepada riauterkini.com ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu (11/1/17).

Bahkan kala itu guna menghindari kecurigaan publik, Faizal Ramzani bersedia memperlihat sampel HP ilegal yang masih diamankan sebagai bentuk barang bukti sitaan.

Kasat Reskrim menjelaskan penangkapan HP ilegal ini dilakukan pada tanggal 30 November 2016 diwilayah hukum Polres Pelalawan tepatnya di jalan lintas timur persisnya di kecamatan Ukui.

Ratusan seluler ini jelasnya, dikirim oleh pemiliknya bernama Abeng warga Batam provinsi kepulaun Riau terhadap dua orang suruhannya, melalui pelabuhan kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Tembilan.

Rencananya, barang ini kata Kasat lagi mau dikirim ke Pekanbaru. Namun ketika dua orang suruhan Abeng tersebut melewati perjalanan darat tepatnya di Ukui diberhentikan dengan mengguna kenderaan travel.

"Keduanya tidak dapat menunjukan dokumen yang lengkap. Kala itu HP ini langsung kita amankan," paparnya.

Paska penyitaan ratusan HP ilegal ini sambung Kasat sudah dilakukan proses penyidikan dan sedang berjalan. Berbagai saksi ahli sudah dimintai keterangan termasuk dua orang suruhan pembawa barang.

"Dari sejumlah rangkaian penyidikan dapat dipetik kesimpulan pemiliknya HP ilegal ini adalah Abeng warga Batam. Saat ini sedang dilakukan pengejaran," tandasnya.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Curi Motor Tetangga, Dua Warga Kabun Diciduk Polisi dari Rumahnya
- Seorang Mantan Anggota Polri Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Tapung
- 4 Kawanan Maling Motor di 12 Masjid Ditangkap Polsek Bukitraya
- Polres Kampar Kerahkan 140 Personil Jaga Tradisi Balmau Kasai
- Ditemukan di Warungnya,
Sadis, Wanita Setengah Baya di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan

- Polres Inhu Buru Pelaku Perampokan Sekip Hilir Rengat
- Warga Mumpa, Inhil Dirampok di Jalan, Uang Rp212 Juta Dibawa Kabur


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.47.168
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com