Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 14:39
16 Parpol di Bengkalis Siap untuk Diteliti Administrasi

Selasa, 17 Oktober 2017 14:04
Triwulan Tiga 2017, PAD Parkir Tembus Angka Rp6,7 Miliar

Selasa, 17 Oktober 2017 13:23
KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut

Selasa, 17 Oktober 2017 13:15
Hasilkan Anggota Polri Terbaik, Polres Inhil dan Pemkab Inhil Teken MoU

Selasa, 17 Oktober 2017 12:37
Letkol Pnb Jajang Setiawan Jabat Kadisops Lanud RSN Pekanbaru

Selasa, 17 Oktober 2017 12:31
Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan

Selasa, 17 Oktober 2017 12:29
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Pekanbaru Dibenahi 18 Puskesmas

Selasa, 17 Oktober 2017 11:44
Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:41
RSUD Arifin Achmad Bantah Abaikan Pasien Kanker Payudara asal Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:37
Bapenda Pekanbaru Bakal Tempeli Stiker Mal dan Hotel Telat Bayar Pajak

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 11 Januari 2017 13:20
Bantah Tutupi Penyitaan,
Satreskrim Polres Pelalawan Akhirnya Ekspos 440 HP Ilegal


Setelah lebih dari sebulan, akhirnya Satreskrim Polresta Pekanbaru mengekspos penyitaan 440 unit HP ilegal. Sekaligus membantah kasus tersebut ditutup-tutupi.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Pelalawan AKP Faizal Ramzani membantah keras menutupi kasus penangkapan telepon genggam ilegal sebanyak 440 buah pada tanggal 30 November 2016 lalu. Dia berterus terang kasus ini masih dalam rangkaian proses penyelidikan.

"Kan kasusnya, dalam rangkaian proses penyelidikan, tidak ada upaya kita untuk menutupi kasus ini. Ada hal besar yang mesti kita tahan dulu untuk di ekpos. Misalnya pemilik barang kabur," terang Faizal Ramzani kepada riauterkini.com ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu (11/1/17).

Bahkan kala itu guna menghindari kecurigaan publik, Faizal Ramzani bersedia memperlihat sampel HP ilegal yang masih diamankan sebagai bentuk barang bukti sitaan.

Kasat Reskrim menjelaskan penangkapan HP ilegal ini dilakukan pada tanggal 30 November 2016 diwilayah hukum Polres Pelalawan tepatnya di jalan lintas timur persisnya di kecamatan Ukui.

Ratusan seluler ini jelasnya, dikirim oleh pemiliknya bernama Abeng warga Batam provinsi kepulaun Riau terhadap dua orang suruhannya, melalui pelabuhan kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Tembilan.

Rencananya, barang ini kata Kasat lagi mau dikirim ke Pekanbaru. Namun ketika dua orang suruhan Abeng tersebut melewati perjalanan darat tepatnya di Ukui diberhentikan dengan mengguna kenderaan travel.

"Keduanya tidak dapat menunjukan dokumen yang lengkap. Kala itu HP ini langsung kita amankan," paparnya.

Paska penyitaan ratusan HP ilegal ini sambung Kasat sudah dilakukan proses penyidikan dan sedang berjalan. Berbagai saksi ahli sudah dimintai keterangan termasuk dua orang suruhan pembawa barang.

"Dari sejumlah rangkaian penyidikan dapat dipetik kesimpulan pemiliknya HP ilegal ini adalah Abeng warga Batam. Saat ini sedang dilakukan pengejaran," tandasnya.***(feb)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut
- Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan
- Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis
- Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun

- 43 Orang Terjaring Operasi Bina Kesuma Siak 2017
- Terjerat Korupsi ADD, Seorang Kades Asal Rohil.Segera Diadili
- Kapolres Inhil Cek Kelaikan Senjata Api Personil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.236.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com