Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 Januari 2017 15:16
Pedagang Mengaku Semakin Sensara,
PLaza Sukaramai Pekanbaru Tak Kunjung Dibangun


Senin, 23 Januari 2017 15:11
Kominfo Persantik Inhil Terima Izin Prinsip Penyiaran Radio Gemilang FM

Senin, 23 Januari 2017 15:04
Cabuli Bocah 6 Tahun, Pemuda Rohul Diserahkan Warga ke Polisi

Senin, 23 Januari 2017 15:01
Paket Dinner Imlek,
Grand Elite Hotel Pekanbaru Tawarkan Mulai Rp2,5 Juta


Senin, 23 Januari 2017 13:57
Tingkatkan Kinerja Pegawai, BKD Pekanbaru Buat SKP Disetiap Dinas

Senin, 23 Januari 2017 13:32
Minta Waktu Dua Bulan,
Pansus RTRW Riau Minta Masyarakat untuk Sabar


Senin, 23 Januari 2017 13:04
Korupsi Bansos, Ketua DPRD Bengkalis Mulai Diadili

Senin, 23 Januari 2017 13:02
Usung Konsep Garden Lobby, Evo Hotel Pekanbaru Resmi Beroperasi

Senin, 23 Januari 2017 11:17
Puluhan Rumah Warga Surau Tinggi, Rohul Terendam Banjir

Senin, 23 Januari 2017 11:15
Bupati Meranti Ikuti Rakor Penanggulangan Karlahut 2017 di Istana Presiden



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 13:20
Bantah Tutupi Penyitaan,
Satreskrim Polres Pelalawan Akhirnya Ekspos 440 HP Ilegal


Setelah lebih dari sebulan, akhirnya Satreskrim Polresta Pekanbaru mengekspos penyitaan 440 unit HP ilegal. Sekaligus membantah kasus tersebut ditutup-tutupi.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Pelalawan AKP Faizal Ramzani membantah keras menutupi kasus penangkapan telepon genggam ilegal sebanyak 440 buah pada tanggal 30 November 2016 lalu. Dia berterus terang kasus ini masih dalam rangkaian proses penyelidikan.

"Kan kasusnya, dalam rangkaian proses penyelidikan, tidak ada upaya kita untuk menutupi kasus ini. Ada hal besar yang mesti kita tahan dulu untuk di ekpos. Misalnya pemilik barang kabur," terang Faizal Ramzani kepada riauterkini.com ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu (11/1/17).

Bahkan kala itu guna menghindari kecurigaan publik, Faizal Ramzani bersedia memperlihat sampel HP ilegal yang masih diamankan sebagai bentuk barang bukti sitaan.

Kasat Reskrim menjelaskan penangkapan HP ilegal ini dilakukan pada tanggal 30 November 2016 diwilayah hukum Polres Pelalawan tepatnya di jalan lintas timur persisnya di kecamatan Ukui.

Ratusan seluler ini jelasnya, dikirim oleh pemiliknya bernama Abeng warga Batam provinsi kepulaun Riau terhadap dua orang suruhannya, melalui pelabuhan kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Tembilan.

Rencananya, barang ini kata Kasat lagi mau dikirim ke Pekanbaru. Namun ketika dua orang suruhan Abeng tersebut melewati perjalanan darat tepatnya di Ukui diberhentikan dengan mengguna kenderaan travel.

"Keduanya tidak dapat menunjukan dokumen yang lengkap. Kala itu HP ini langsung kita amankan," paparnya.

Paska penyitaan ratusan HP ilegal ini sambung Kasat sudah dilakukan proses penyidikan dan sedang berjalan. Berbagai saksi ahli sudah dimintai keterangan termasuk dua orang suruhan pembawa barang.

"Dari sejumlah rangkaian penyidikan dapat dipetik kesimpulan pemiliknya HP ilegal ini adalah Abeng warga Batam. Saat ini sedang dilakukan pengejaran," tandasnya.***(feb)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Cabuli Bocah 6 Tahun, Pemuda Rohul Diserahkan Warga ke Polisi
-
- Korupsi Bansos, Ketua DPRD Bengkalis Mulai Diadili
- Jual Sabu, Bapak dan Anak Perempuannya Ditangkap Polisi
- Gelapkan Sepeda Motor, Warga Pasir Penyu, Inhu Ditangkap Polres Inhil
- Tim Jatanras Polda Riau Tangkap Seorang Rampok di Inhu
- Selamatkan Anak dari Bahaya Ngelem,
Pemuda Pancasila Inhil Dukung dan Siap Bersinergi dengan KOMPAK



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.149.151
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com