Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Pebruari 2017 10:40
Jelang Ketum Datang, Kantor DWP PAN Riau Justru Disegel

Senin, 20 Pebruari 2017 10:37
ANS Disdukcapil Pekanbaru Tersangka Pungli Masih Digaji

Senin, 20 Pebruari 2017 10:31
Buka Rakor Perpustakaan, Gubri Puji Kuansing Lahirkan Banyak Orang Pintar

Senin, 20 Pebruari 2017 10:27
Mutasi, Bupati Pelalwan Sebut 163 Pejabat Bakal Nonjob

Senin, 20 Pebruari 2017 10:11
Rampok Berparang Rampas Uang dan Motor dari Toko Grosiran di Pekanbaru

Senin, 20 Pebruari 2017 10:09
Aset Pemprov Riau Naik Rp7 Triliuan

Senin, 20 Pebruari 2017 10:06
Satpol PP Berikan Sosialisasi Bahaya Ngelem di SMPN 3 Tembilahan Hulu

Ahad, 19 Pebruari 2017 23:06
Peringati Hari K3 Nasional, PT. Pertamina EP Lirik Inhu Gelar Beragam Kegiatan

Ahad, 19 Pebruari 2017 22:16
Nyaris Terjadi Kontak Fisik,
Kuasa Hukum Kokarda dan KPN Sesalkan Sikap Polres Rohil


Ahad, 19 Pebruari 2017 22:10
Kang Andik Kagumi Keindahan Ekowisata Solop



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Januari 2017 07:01
Rusak Klinik Dedi Nur,
Pj Bupati dan Kapolres Tenangkan Masyarakat Kampar Kiri Tengah


Terjadi amuk massa di Desa Bina Baru, Kampar Kiri Tengah yang merusak klinik Dedi Nur karena adanya pasien bayi meninggal. Pj Bupati dan Kapolres langsung ke lokasi menenangkan masyarakat.

Riauterkini-KAMPARKIRITENGAH-Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi bersama Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata melihat secara langsung kondisi bangunan klinik Dedi Nur di Desa Bina Baru Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar yang hancur akibat dirusak ratusan warga, Rabu (11//1/17).

Pada kesempatan itu Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata meminta kepada masyarakat untuk dapat menahan diri dan selalu menjaga ketertiban.

Klinik ini rusak oleh sekitar 500 orang massa pada Selasa malam (10/1/17) sekitar pukul 21.30 Wib.Mereka emosi karena secara spontan mendatangi klinik Dedi Nur yang berada di belakang pasar Desa Bina Baru untuk melampiaskan kemarahan atas meninggalnya pasien anak balita perempuan atas nama Fadilah (8) bulan,alamat Desa Bina Baru menderita sakit panas yang dirawat di klinik Dedi Nur selanjutnya dirujuk ke rumah sakit Umum Pekanbaru.

Sebelum melakukan pengrusakan, massa berusaha ditenangkan oleh kades Bina Baru Sukendro dan tokoh pemuda Asral agar jangan melakukan tindakan anarkis namun massa tidak bisa dibendung.

Melihat massa anarkis kades Bina Baru berusaha menyelamatkan keluarga dokter Dedi Abdullah yang juga merupakan pemilik Klinik dan perawat yang ada didalam klinik ke luar Desa Bina Baru, selanjutnya massa langsung merusak fasilitas yang ada diklinik Dedi Nur yang diduga menggunakan batu dan besi pagar klinik, setelah merusak klinik massa membubarkan diri.

Adapun fasilitas klinik yg dirusak massa yakni ruang rawat inap 4 kamar beserta fasilitas, ruang bersalin 1 kamar beserta fasilitas.

Ruang bidan 1 kamar beserta fasilitasnya, ruang praktek 2 kamar beserta fasilitas, ruang tunggu beserta fasilitas, dapur beserta fasilitas, kamar mandi 3 ruang, pintu kaca dan jendela pecah.

Ruang apotik beserta fasilitas, pagar besi, garase mobil Dengan total kerugian diperkirakan Rp. 300 juta.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata kepada riauterkinicom Rabu (12/1/17) menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan penyelidakan terhadap kasus ini.

"Bersama Pemda Kampar kita akan terus melakukan mediasi bersama tokoh masyarakat agar peristiwa ini tidak terulang kembali dan kita minta masyarakat untuk dapat menahan diri,"harapnya.***(man)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- ANS Disdukcapil Pekanbaru Tersangka Pungli Masih Digaji
- Rampok Berparang Rampas Uang dan Motor dari Toko Grosiran di Pekanbaru
- Nyaris Terjadi Kontak Fisik,
Kuasa Hukum Kokarda dan KPN Sesalkan Sikap Polres Rohil

- Sebuah Rumah di Duri, Bengkalis Terbakar
- Berbekal Airsoftgun, 3 Perampok SPBU Sudah 5 Kali Beraksi di Pekanbaru
- Sita Sepucuk Airsoftgun,
Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru Ringkus Tiga Kawanan Perampok SPBU

- Kebakaran Kapal Sembako di Dumai Diduga Korsleting Mesin


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.75.133
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com