Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Pebruari 2017 22:17
Pemilik Kabur ke Malaysia, Polres Dumai Sita 3 Kilogram Sabu

Sabtu, 25 Pebruari 2017 20:29
Polsek Gaung, Inhil Tangkap Seorang Penjual Sabu

Sabtu, 25 Pebruari 2017 20:24
Jual Belikan Ganja, Dua Warga Desa Tibawan Ditangkap Polisi Rohul

Sabtu, 25 Pebruari 2017 20:22
Pileg 2019, Quota Anggota DPR RI Dapil Riau Direncanakan Bertambah

Sabtu, 25 Pebruari 2017 20:19
Pulang Bawa Sepeda Motor,
Betty Sunargo Menangkan Hadiah SKA Family Card Tahap I Periode VIII


Sabtu, 25 Pebruari 2017 18:28
Sita 241 Paket Sabu, Polresta Pekanbaru Borgol 4 Pengedar Narkoba dari Kampung Dalam

Sabtu, 25 Pebruari 2017 18:18
Gubri Serahkan Alat Damkar,
Legislator Ini Harapkan Bantuan Pemprov Bermanfaat bagi Warga Inhil


Sabtu, 25 Pebruari 2017 16:54
Kebakaran Rumah di Tembilahan, Seorang Warga Melepuh

Sabtu, 25 Pebruari 2017 16:51
KAHMI Riau Taja Dialog Publik Meneropong RUU Pemilu

Sabtu, 25 Pebruari 2017 16:47
Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Sungai Beringin, Tembilahan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Januari 2017 07:01
Rusak Klinik Dedi Nur,
Pj Bupati dan Kapolres Tenangkan Masyarakat Kampar Kiri Tengah


Terjadi amuk massa di Desa Bina Baru, Kampar Kiri Tengah yang merusak klinik Dedi Nur karena adanya pasien bayi meninggal. Pj Bupati dan Kapolres langsung ke lokasi menenangkan masyarakat.

Riauterkini-KAMPARKIRITENGAH-Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi bersama Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata melihat secara langsung kondisi bangunan klinik Dedi Nur di Desa Bina Baru Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar yang hancur akibat dirusak ratusan warga, Rabu (11//1/17).

Pada kesempatan itu Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata meminta kepada masyarakat untuk dapat menahan diri dan selalu menjaga ketertiban.

Klinik ini rusak oleh sekitar 500 orang massa pada Selasa malam (10/1/17) sekitar pukul 21.30 Wib.Mereka emosi karena secara spontan mendatangi klinik Dedi Nur yang berada di belakang pasar Desa Bina Baru untuk melampiaskan kemarahan atas meninggalnya pasien anak balita perempuan atas nama Fadilah (8) bulan,alamat Desa Bina Baru menderita sakit panas yang dirawat di klinik Dedi Nur selanjutnya dirujuk ke rumah sakit Umum Pekanbaru.

Sebelum melakukan pengrusakan, massa berusaha ditenangkan oleh kades Bina Baru Sukendro dan tokoh pemuda Asral agar jangan melakukan tindakan anarkis namun massa tidak bisa dibendung.

Melihat massa anarkis kades Bina Baru berusaha menyelamatkan keluarga dokter Dedi Abdullah yang juga merupakan pemilik Klinik dan perawat yang ada didalam klinik ke luar Desa Bina Baru, selanjutnya massa langsung merusak fasilitas yang ada diklinik Dedi Nur yang diduga menggunakan batu dan besi pagar klinik, setelah merusak klinik massa membubarkan diri.

Adapun fasilitas klinik yg dirusak massa yakni ruang rawat inap 4 kamar beserta fasilitas, ruang bersalin 1 kamar beserta fasilitas.

Ruang bidan 1 kamar beserta fasilitasnya, ruang praktek 2 kamar beserta fasilitas, ruang tunggu beserta fasilitas, dapur beserta fasilitas, kamar mandi 3 ruang, pintu kaca dan jendela pecah.

Ruang apotik beserta fasilitas, pagar besi, garase mobil Dengan total kerugian diperkirakan Rp. 300 juta.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata kepada riauterkinicom Rabu (12/1/17) menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan penyelidakan terhadap kasus ini.

"Bersama Pemda Kampar kita akan terus melakukan mediasi bersama tokoh masyarakat agar peristiwa ini tidak terulang kembali dan kita minta masyarakat untuk dapat menahan diri,"harapnya.***(man)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Pemilik Kabur ke Malaysia, Polres Dumai Sita 3 Kilogram Sabu
- Polsek Gaung, Inhil Tangkap Seorang Penjual Sabu
- Jual Belikan Ganja, Dua Warga Desa Tibawan Ditangkap Polisi Rohul
- Sita 241 Paket Sabu, Polresta Pekanbaru Borgol 4 Pengedar Narkoba dari Kampung Dalam
- Kebakaran Rumah di Tembilahan, Seorang Warga Melepuh
- 12 Hari, Polres Siak Gelar Operasi Anti Narkotik
- Buang Narkoba dan Lari, Warga Bungaraya Tetap Tertangkap Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.164.67
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com