Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Maret 2017 17:13
Plt Bupati Rohul Panen Madu di Desa Pasir Jaya

Jum’at, 24 Maret 2017 17:06
Targetkan Ribuan Bidang, BPN Bengkalis Sosialisasikan PTSL ke Masyarakat Desa

Jum’at, 24 Maret 2017 16:43
Kasus Penistaan Agama, Dewan Minta Kepolisian Ambil Sikap Tegas

Jum’at, 24 Maret 2017 16:29
PT Nusantara Berlian Motor Sandang Dialer Berbintang Lima

Jum’at, 24 Maret 2017 16:26
Jelang Pilgubri 2018,
Sejumlah Balon Datangi Rakorwil PKS


Jum’at, 24 Maret 2017 16:17
Sepanjang Maret, SBT Torehkan 267 SPK

Jum’at, 24 Maret 2017 16:15
Bhabinkamtibmas Polres Inhil Aktif Counter Isu Penculikan Anak

Jum’at, 24 Maret 2017 16:12
Dewan Sorot Belum Assessment Pejabat Pemkab Bengkalis

Jum’at, 24 Maret 2017 16:06
Kunker ke Tangerang, Komisi III DPRD Pelalawan Bahas Pembangunan Rel Kereta Api

Jum’at, 24 Maret 2017 15:51
Polda Riau Amankan Pemilik 1 Kg Sabu dan 8.000 Ekstasi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Januari 2017 12:17
Demo 121 di Rohul, Mahasiswa Protes Kebijakan Pemerintah

Mahasiswa di Pasirpangaraian turut demo Bela Rakyat 121. Mereka turun ke jalan dan memprotes kebijakan pemerintah yang dianggap semakin menyengsarakan rakyat.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seratusan mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (UPP), atasnamakan dari Aliansi Mahasiswa se-Rokan Hulu (Rohul) menggelar ikut menggelar aksi damai 121, menolak kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat, Kamis (12/1/17).

Aksi damai Bela Rakyat 121 digelar Aliansi Mahasiswa se-Rohul dimulai konvoi kendaraan. Tidak berapa lama orasi di perempatan Taman Kota Pasirpangaraian, kemudian seratusan massa long march ke kantor DPRD Rohul, dikawal aparat gabungan dari Polres Rohul.

Setibanya di gerbang masuk ke kantor DPRD Rohul, massa kecewa Selain tidak dibolehkan masuk, pagar juga ditutup dan dijaga oleh personil dari Satpol PP dan personil Polres Rohul.

Karena tidak satu pun anggota DPRD Rohul menemui massa, aksi dorong-dorongan terjadi. Bahkan, Koordinator Umum Aksi Wikki Yuliandra melompat pagar dan masuk ke kantor DPRD Rohul, menemui anggota DPRD Rohul. Namun aksinya dihadang oleh Kasat Intel Polres Rohul AKP Aditya Reza Syahputra.

Aksi mulai tenang setelah Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH keluar dan menemui pendemo. Kemudian, massa diajak menggelar aksinya di halaman kantor DPRD Rohul, di bawah terik matahari.

Koordinator Umum, juga Pjs. Presiden Mahasiswa UPP, Wikki Yuliandra, mengatakan aksi damai ini untuk mendukung aksi seluruh BEM se-Indonesia yang hari ini turun ke jalan dalam Aksi Bela Rakyat 121.

"Aksi damai ini juga karena kita melihat kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat lagi," ujar Wikki di sela aksi damai di Taman Kota Pasirpangaraian, Kamis.

Wikki mengakui aksi ini sebagai bentuk penolakan mahasiswa se-Indonesia terhadap pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi yang dinilai tidak pro rakyat.

"Semua tarif dinaikan. Kami minta kembalikan amanat UUD 1945 Pasal 31, yang mana Negara sudah mengganggarkan 20 persen APBN, namun kita lihat potret pendidikan di daerah dan nasional masih memprihatinkan," tegas Wikki.

Sedikitnya ada 7 pernyataan sikap mahasiswa, dibacakan saat aksi damai dengan Korlap Albertha Syahputra Gea, di perempatan Taman Kota Pasirpangaraian dan kantor DPRD Rohul, pertama Aliansi Mahasiswa se-Rohul mendukung langkah BEM se-Indonesia dalam aksi Bela Rakyat 121 serentak pada hari ini, Senin 12 Januari 2017.

Mahasiswa juga menolak segala keputusan dan peraturan pemerintah yang tidak pro rakyat, menolak dengan tegas dan mendesak pemerintah untuk segera mencabut legalitas PP Nomor 60 tahun 2016, mendesak pemerintah untuk segera menstabilkan keadaan perekonomian Negara dalam segala lini.

Mahasiswa minta kembalikan pendidikan ke amanat UUD 1945 Pasal 31, meminta kepada seluruh jajaran kabinet kerja khususnya kepada presiden RI (Joko Widodo) untuk berhenti mengelola Negara secara serampangan dan tidak solutif.

Dan ke tujuh, mahasiswa meminta pemerintah harus bertanggungjawab atas kekacauan yang terjadi di Negarai ini dan hentikan saling lempar tanggung jawab atas instansi Negara.

Menanggapi aksi mahasiswa, Ketua DPRD Rohul, Kelmi, mengatakan aspirasi mahasiswa akan diteruskan ke Preside Joko Widodo, melalui faks ke Sekretariat Negara.

Kelmi mendukung aksi mahasiswa ini. Menurutnya, memang tugas dan fungsi mahasiswa adalah ikut serta dalam mengontrol segala bentuk kebijakan pemerintah, apalagi kebijakan yang tidak pro rakyat.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Mahasiswa Biaso
Apo kabar tuntutan transparansi keuangan UPP, perbaikan fasilitas kampus, dana beasiswa mhs UPP? Kok sunyi, mano suaro kalian kinin?

Mahasiswa UPP Waras
Walah pie iki, kok sepi? Kurang dukungan dr sponsor ya? Mungkin isu ne ora ngegigit gitu loh. Lagian mana mau mhs ikut demo. UAS coyyyyy


Berita Hukum lainnya..........
- Bhabinkamtibmas Polres Inhil Aktif Counter Isu Penculikan Anak
- Polda Riau Amankan Pemilik 1 Kg Sabu dan 8.000 Ekstasi
- Larikan Gadis Bawa Umur, Pemuda di Ujungbatu Ditangkap Polisi Rohul
- Korupsi Aset Desa Beringin Jaya,
Kades di Kuansing Dihukum 4 Tahun Penjara, Jaksa Ajukan Banding

- Kejari Pelalawan Kantongi Calon Tersangka Dugaan Korupsi Cetak Sawah
- Dipuji, Personil Satlantas Polres Inhil Selamatkan Pelaku Curas dari Amuk Massa
- Penista Agama Diproses Hukum, MUI Riau Yakin Umat Islam Tenang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.31.252
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com