Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Pebruari 2017 22:10
Danrem 031 Wirabima Jabat Dantim Satgas Karlahut Riau

Senin, 20 Pebruari 2017 21:31
Siak Optimis Pertahankan Piala Adipura Kota Kecil Terbersih

Senin, 20 Pebruari 2017 20:26
Penyegelan Kantor DPW PAN Riau Dinilai Memalukan

Senin, 20 Pebruari 2017 20:20
Polisi Amankan Pelaku Pencurian di Kotabaru, Inhil

Senin, 20 Pebruari 2017 19:08
Tekan Laka Lantas, Satlantas Polres Inhil Bentuk Komunitas Korban

Senin, 20 Pebruari 2017 18:46
Dihadiri Wabup Padang Pariaman,
Bupati Harris Hadiri Pengukuhan Pengurus DPD PKDP Pelalawan


Senin, 20 Pebruari 2017 18:42
Wabup Kuansing Kunjungi Bazar UKM Benai

Senin, 20 Pebruari 2017 18:37
Tatib Pemilihan Gubri, Pansus DPRD Riau Coret Poin Kearifan Lokal

Senin, 20 Pebruari 2017 18:10
Pasca Dilantik Plt Bupati Rohul, Kades Terpilih dan Camat Mulai Jalani Sertijab

Senin, 20 Pebruari 2017 17:45
Pukat Hela Kembali Resahkan Nelayan Rohil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Januari 2017 14:59
Perkara Penganiayaan,
Hakim Tolak Keberatan Tiga Terdakwa Oknum Polres Meranti


PN Bengkalis kembali gelar sidang dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian Apri Adi Pratama. Hakim menolak semua keberata yang diajukan tiga terdakwa oknum Polres Meranti.

Riauterkini-BENGKALIS- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menolak seluruhnya keberatan yang diajukan tiga terdakwa anggota nonaktif Kepolisian Resor (Polres) Meranti Brigadir Benny Surya, Bripka Deddy Susandi Hutapea, Brigadir Denny Yanzulni didakwa bersalah menganiaya dan menyebabkan kematian terhadap Apri Adi Pratama, seorang honorer di Pemkab Kep. Meranti, merupakan tersangka pembunuhan Brigadir Adil S. Tambunan (Anggota Polres Meranti) beberapa waktu lalu.

Sidang terbuka untuk umum, Majelis Hakim dipimpin Dr. Sutarno, SH didampingi dua anggota dihadapan Penasehat Hukum (PH) masing-masing terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Meranti Fengki Indra, menolak seluruh eksepsi (keberatan) yang diajukan para terdakwa terhadap dakwaan yang dibacakan JPU pada sidang sebelumnya, pada sidang Putusan Sela, di ruang sidang Cakra PN Bengkalis, Kamis (12/1/17)

"Ditolak seluruhnya atas keberatan yang diajukan terdakwa. Memerintahkan Jaksa Penuntut untuk menyiapkan saksi untuk proses selanjutnya," ungkap Ketua Majelis Hakim Sutarno membacakan putusan sidang.

JPU Fengki Indra mengatakan, atas perintah dan putusan sela Majelis Hakim tersebut, pada sidang berikutnya. Sidang direncanakan akan kembali digelar dengan agenda pemeriksaan saksi pada Kamis (19/1/17) pekan depan.

"Kita akan menghadirkan sejumlah saksi mulai Kamis pekan depan terhadap seluruh terdakwa," ungkapnya.

Ketiga oknum Anggota Polres Meranti tersebut dijerat Pasal 170 ayat 2 ke 3 dan Pasal 351 ayat 3. Pasal 170 ayat 2 ke 3 yakni melakukan pemukulan secara bersama yang menyebabkan matinya orang dan pasal 351 ayat 3 penganiayaan hingga menyebabkan mati. Ancaman pidananya maksimal 12 tahun penjara dan 7 tahun penjara.***(dik)

Foto : Sidang Putusan Sela Majelis Hakim PN Bengkalis terhadap salah seorang terdakwa oknum anggota non aktif Polres Meranti, Kamis (12/1/17).





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Polisi Amankan Pelaku Pencurian di Kotabaru, Inhil
- Berkelahi Pakai Sajam, Seorang Ayah di Kampar Luka Dibacok Anak
- Setahun Tangani 700 Perkara, PN Bengkalis Masih Kekurangan Hakim
- Diduga Fiktif, Kejari Bengkalis Selidiki Dana Desa Batang Duku
- Tunggu Audit BPKP,
Kejati Riau Terus Dalami Penyidikan Korupsi Jembatan Pedamaran I dan II

- Miliki 854 Butir Ekstasi, Wargad Asal Aceh dan Dua Temannya Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Pemadam Cepat Tiba, Rumah Kontrakan Milik Pejabat Inhil Selamat dari Kebakaran


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.158.163
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com