Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Mei 2017 19:31
Ratusan OKP Ikuti Rakeda dan Rapimda DPD KNPI Riau

Rabu, 24 Mei 2017 19:27
Dirilis seharga Rp448-552 Jutaan,
All New Honda CR-V Resmi Meluncur di Riau


Rabu, 24 Mei 2017 19:24
Sabtu Pagi Sudah Bersih,
Ratusan PKL di Islamic Center Rohul Dipindahkan ke Purna MTQ


Rabu, 24 Mei 2017 19:21
Janda Beranak Satu di Dumai Tewas Gantung Diri

Rabu, 24 Mei 2017 19:01
Disdikbud Meranti Gelar Seleksi Guru Berprestasi Tingkat TK, SD dan SMP

Rabu, 24 Mei 2017 18:56
Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Bengkalis, Empat Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara

Rabu, 24 Mei 2017 18:49
Aktivis AMP-H Desak Polda Riau Usut Sejumlah Kasus Pengrusakan Lingkungan

Rabu, 24 Mei 2017 18:47
Razia,‎ Tim Yustisi Pemko Pekanbaru Jaring 18 Gepeng

Rabu, 24 Mei 2017 18:03
Hadiri Penobatan, Bupati Kampar Berharap Ninik Mamak Pedomani Tali Bapilin Tigo

Rabu, 24 Mei 2017 17:59
Tak Hanya Seekor, Harimau Masih Berkeliaran di Desa Tanjung Simpang, Inhil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 12 Januari 2017 14:59
Perkara Penganiayaan,
Hakim Tolak Keberatan Tiga Terdakwa Oknum Polres Meranti


PN Bengkalis kembali gelar sidang dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian Apri Adi Pratama. Hakim menolak semua keberata yang diajukan tiga terdakwa oknum Polres Meranti.

Riauterkini-BENGKALIS- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menolak seluruhnya keberatan yang diajukan tiga terdakwa anggota nonaktif Kepolisian Resor (Polres) Meranti Brigadir Benny Surya, Bripka Deddy Susandi Hutapea, Brigadir Denny Yanzulni didakwa bersalah menganiaya dan menyebabkan kematian terhadap Apri Adi Pratama, seorang honorer di Pemkab Kep. Meranti, merupakan tersangka pembunuhan Brigadir Adil S. Tambunan (Anggota Polres Meranti) beberapa waktu lalu.

Sidang terbuka untuk umum, Majelis Hakim dipimpin Dr. Sutarno, SH didampingi dua anggota dihadapan Penasehat Hukum (PH) masing-masing terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Meranti Fengki Indra, menolak seluruh eksepsi (keberatan) yang diajukan para terdakwa terhadap dakwaan yang dibacakan JPU pada sidang sebelumnya, pada sidang Putusan Sela, di ruang sidang Cakra PN Bengkalis, Kamis (12/1/17)

"Ditolak seluruhnya atas keberatan yang diajukan terdakwa. Memerintahkan Jaksa Penuntut untuk menyiapkan saksi untuk proses selanjutnya," ungkap Ketua Majelis Hakim Sutarno membacakan putusan sidang.

JPU Fengki Indra mengatakan, atas perintah dan putusan sela Majelis Hakim tersebut, pada sidang berikutnya. Sidang direncanakan akan kembali digelar dengan agenda pemeriksaan saksi pada Kamis (19/1/17) pekan depan.

"Kita akan menghadirkan sejumlah saksi mulai Kamis pekan depan terhadap seluruh terdakwa," ungkapnya.

Ketiga oknum Anggota Polres Meranti tersebut dijerat Pasal 170 ayat 2 ke 3 dan Pasal 351 ayat 3. Pasal 170 ayat 2 ke 3 yakni melakukan pemukulan secara bersama yang menyebabkan matinya orang dan pasal 351 ayat 3 penganiayaan hingga menyebabkan mati. Ancaman pidananya maksimal 12 tahun penjara dan 7 tahun penjara.***(dik)

Foto : Sidang Putusan Sela Majelis Hakim PN Bengkalis terhadap salah seorang terdakwa oknum anggota non aktif Polres Meranti, Kamis (12/1/17).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Bengkalis, Empat Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara
- Aktivis AMP-H Desak Polda Riau Usut Sejumlah Kasus Pengrusakan Lingkungan
- Razia,‎ Tim Yustisi Pemko Pekanbaru Jaring 18 Gepeng
- Seorang Nenek Tewas Tabrakan Motor di Kemuning, Inhil
- Tersangka Pembobol ATM, Polda Riau Tangkap WNA Peru DPO Tahanan PN Bali
- Seorang Nenek di Meranti ditemukan Meninggal di Kebun Tebu
- Seorang Buruh Bangunan di Meranti Perkosa Pelajar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.20.157.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com