Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Agustus 2017 20:42
Dilantik Ketum DPP, Wartawan Riauterkinicom Resmi Pimpin DPD IWO Siak

Senin, 21 Agustus 2017 20:15
Sekretaris KPU  Lantik 3 Pejabat Eselon III

Senin, 21 Agustus 2017 19:43
Sempurnakan Draf RTRW Riau, Seluruh Fraksi Sepakati Waktu Sepekan

Senin, 21 Agustus 2017 19:27
Bengkalis Bertekad Pertahankan Juara Umum Porprov Riau 2017

Senin, 21 Agustus 2017 19:24
Gubri Resmikan Mulainya Pembangunan Spam Durolis Resmi Dimulai

Senin, 21 Agustus 2017 19:14
Sampaikan Aspirasi, Seratusan Warga Gerak Datangi DPRD Bengkalis

Senin, 21 Agustus 2017 17:14
Buka Muskab IV PMI,
Bupati Inhil Minta Kebiasaan Donor Darah Ditumbuhkan di Masyarakat


Senin, 21 Agustus 2017 17:03
Pelantikan Kades Serentak di Bengkalis Dibagi Empat Lokasi

Senin, 21 Agustus 2017 16:35
Bupati dan Wabup Rohul Buka Pawai Taaruf Pembukaan MTQ XVII Tingkat Kabupaten

Senin, 21 Agustus 2017 16:24
Pilgubri 2018, Firdaus Ambil Formulir Penjaringann Partai Hanura



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 12 Januari 2017 14:59
Perkara Penganiayaan,
Hakim Tolak Keberatan Tiga Terdakwa Oknum Polres Meranti


PN Bengkalis kembali gelar sidang dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian Apri Adi Pratama. Hakim menolak semua keberata yang diajukan tiga terdakwa oknum Polres Meranti.

Riauterkini-BENGKALIS- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menolak seluruhnya keberatan yang diajukan tiga terdakwa anggota nonaktif Kepolisian Resor (Polres) Meranti Brigadir Benny Surya, Bripka Deddy Susandi Hutapea, Brigadir Denny Yanzulni didakwa bersalah menganiaya dan menyebabkan kematian terhadap Apri Adi Pratama, seorang honorer di Pemkab Kep. Meranti, merupakan tersangka pembunuhan Brigadir Adil S. Tambunan (Anggota Polres Meranti) beberapa waktu lalu.

Sidang terbuka untuk umum, Majelis Hakim dipimpin Dr. Sutarno, SH didampingi dua anggota dihadapan Penasehat Hukum (PH) masing-masing terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Meranti Fengki Indra, menolak seluruh eksepsi (keberatan) yang diajukan para terdakwa terhadap dakwaan yang dibacakan JPU pada sidang sebelumnya, pada sidang Putusan Sela, di ruang sidang Cakra PN Bengkalis, Kamis (12/1/17)

"Ditolak seluruhnya atas keberatan yang diajukan terdakwa. Memerintahkan Jaksa Penuntut untuk menyiapkan saksi untuk proses selanjutnya," ungkap Ketua Majelis Hakim Sutarno membacakan putusan sidang.

JPU Fengki Indra mengatakan, atas perintah dan putusan sela Majelis Hakim tersebut, pada sidang berikutnya. Sidang direncanakan akan kembali digelar dengan agenda pemeriksaan saksi pada Kamis (19/1/17) pekan depan.

"Kita akan menghadirkan sejumlah saksi mulai Kamis pekan depan terhadap seluruh terdakwa," ungkapnya.

Ketiga oknum Anggota Polres Meranti tersebut dijerat Pasal 170 ayat 2 ke 3 dan Pasal 351 ayat 3. Pasal 170 ayat 2 ke 3 yakni melakukan pemukulan secara bersama yang menyebabkan matinya orang dan pasal 351 ayat 3 penganiayaan hingga menyebabkan mati. Ancaman pidananya maksimal 12 tahun penjara dan 7 tahun penjara.***(dik)

Foto : Sidang Putusan Sela Majelis Hakim PN Bengkalis terhadap salah seorang terdakwa oknum anggota non aktif Polres Meranti, Kamis (12/1/17).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Jaksa Batal Tuntut Lima Terdakwa Korupsi RSS Langgam, Pelalawan
- Dishub tak Tau Alamat Kantor Angkutan Online,
Satpom PP Siap Menindak Gunakan Tiga Perda

- Maling Gondol Sepeda Motor Warga Duri dari Teras Rumah
- Organda Sebut 9 Taksi Rusak Akibat Bentrok di Depan Mal SKA
- Pemko Dianggap tak Tegas, Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok Berakhir
- Protes Angkutan Online, Seratuan Taksi Blokir Kantor Walikota Pekanbaru
- Polresta Pekanbaru Proses Laporan Supir Taksi Kopsi Pukuli Pengemudi Go Jek dan Go Car


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.186.20
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com