Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Mei 2017 14:01
Perpisahan di SDN 002 Rambah,
Bupati Rohul: Karena Jasa Guru Saya Bisa Jadi Bupati


Selasa, 23 Mei 2017 13:46
Dua Pekan Operasi Patuh, Polres Bengkalis Tilang 1.653 Pelanggar Lalin

Selasa, 23 Mei 2017 13:27
Motor Ditabrak Truk Boks di Pelalawan, Sepasang Kekasih Tewas Seketika

Selasa, 23 Mei 2017 13:23
Terlibat Pungli, Pegawai Disdukcapil Pekanbaru Mulai Disidang

Selasa, 23 Mei 2017 13:06
Bupati Meranti Lepas Pawai Ta'aruf Sambut Ramadhan 1438 Hijriyah

Selasa, 23 Mei 2017 13:01
Tolak Beri Izin, Dishub Pekanbaru Minta Angkutan Online Stop Operasi

Selasa, 23 Mei 2017 12:58
DMI Rohil Ajak Umat Islam Jadikan Momen Ramadhan Memakmurkan Masjid

Selasa, 23 Mei 2017 12:53
Hari Pertama Priode Kedua, Wako Pekanbaru Pimpin Upacara dan Rapat Tertutup

Selasa, 23 Mei 2017 10:35
Rumah Mantan Lurah Teluk Meranti, Pelalawan Hangus Terbakar

Selasa, 23 Mei 2017 10:33
Assyura Armarosa Praja IPDN Rohil Mayoret Drumcoprs Abdi Praja Jatinangor



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 12 Januari 2017 14:59
Perkara Penganiayaan,
Hakim Tolak Keberatan Tiga Terdakwa Oknum Polres Meranti


PN Bengkalis kembali gelar sidang dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian Apri Adi Pratama. Hakim menolak semua keberata yang diajukan tiga terdakwa oknum Polres Meranti.

Riauterkini-BENGKALIS- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menolak seluruhnya keberatan yang diajukan tiga terdakwa anggota nonaktif Kepolisian Resor (Polres) Meranti Brigadir Benny Surya, Bripka Deddy Susandi Hutapea, Brigadir Denny Yanzulni didakwa bersalah menganiaya dan menyebabkan kematian terhadap Apri Adi Pratama, seorang honorer di Pemkab Kep. Meranti, merupakan tersangka pembunuhan Brigadir Adil S. Tambunan (Anggota Polres Meranti) beberapa waktu lalu.

Sidang terbuka untuk umum, Majelis Hakim dipimpin Dr. Sutarno, SH didampingi dua anggota dihadapan Penasehat Hukum (PH) masing-masing terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Meranti Fengki Indra, menolak seluruh eksepsi (keberatan) yang diajukan para terdakwa terhadap dakwaan yang dibacakan JPU pada sidang sebelumnya, pada sidang Putusan Sela, di ruang sidang Cakra PN Bengkalis, Kamis (12/1/17)

"Ditolak seluruhnya atas keberatan yang diajukan terdakwa. Memerintahkan Jaksa Penuntut untuk menyiapkan saksi untuk proses selanjutnya," ungkap Ketua Majelis Hakim Sutarno membacakan putusan sidang.

JPU Fengki Indra mengatakan, atas perintah dan putusan sela Majelis Hakim tersebut, pada sidang berikutnya. Sidang direncanakan akan kembali digelar dengan agenda pemeriksaan saksi pada Kamis (19/1/17) pekan depan.

"Kita akan menghadirkan sejumlah saksi mulai Kamis pekan depan terhadap seluruh terdakwa," ungkapnya.

Ketiga oknum Anggota Polres Meranti tersebut dijerat Pasal 170 ayat 2 ke 3 dan Pasal 351 ayat 3. Pasal 170 ayat 2 ke 3 yakni melakukan pemukulan secara bersama yang menyebabkan matinya orang dan pasal 351 ayat 3 penganiayaan hingga menyebabkan mati. Ancaman pidananya maksimal 12 tahun penjara dan 7 tahun penjara.***(dik)

Foto : Sidang Putusan Sela Majelis Hakim PN Bengkalis terhadap salah seorang terdakwa oknum anggota non aktif Polres Meranti, Kamis (12/1/17).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Motor Ditabrak Truk Boks di Pelalawan, Sepasang Kekasih Tewas Seketika
- Terlibat Pungli, Pegawai Disdukcapil Pekanbaru Mulai Disidang
- Tolak Beri Izin, Dishub Pekanbaru Minta Angkutan Online Stop Operasi
- Rumah Mantan Lurah Teluk Meranti, Pelalawan Hangus Terbakar
- Tradisi Pedang Pora Sambut Kapolres Bengkalis Baru
- Miliki 15 Paket Sabu, Pekerja Bengkel Tanjung Medan Rohil Ditangkap
- Dua Kali Lepas Tembakan, Dua Rampok Rampas Motor Pemancing di Rumbai Pesisir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.197.230
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com