Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 Oktober 2017 21:12
ASN Pemkab Bengkalis Sudah Sebulan Tak Begaji

Senin, 23 Oktober 2017 21:02
Tak Pulang Sejak Ahad Kemarin,
Seorang Supir Gocar di Pekanbaru Dilaporkan Hilang


Senin, 23 Oktober 2017 20:50
Bupati Inhil Pimpin Apel Besar Peringatan HUT ke-56 Pramuka

Senin, 23 Oktober 2017 20:45
Polres dan Pemkab Pelalawan Teken MoU Penerimaan Anggota Polri

Senin, 23 Oktober 2017 20:41
Bupati Syamsuar Buka Bimtek Siak Smart City

Senin, 23 Oktober 2017 20:33
Tujuh Pelaku Jaringan Narkoba Lintas Negara,
Terdakwa Dituntut Hukuman Mati dan Seumur Hidup


Senin, 23 Oktober 2017 20:28
Indonesia Darurat Demokrasi,
BEM UR Sindir Pemerintah Lewat Musikalisasi Puisi dan Nyanyian


Senin, 23 Oktober 2017 20:14
Dua Maling Habisi Nyawa Penjual Martabak di Dumai

Senin, 23 Oktober 2017 19:55
Polres dan Pemkab Bengkalis Teken MoU Penerimaan Anggota Polri Jalur Prestasi

Senin, 23 Oktober 2017 19:48
Polres Dumai Tangkap Sindikat Prostitusi Online

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 12 Januari 2017 14:59
Perkara Penganiayaan,
Hakim Tolak Keberatan Tiga Terdakwa Oknum Polres Meranti


PN Bengkalis kembali gelar sidang dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian Apri Adi Pratama. Hakim menolak semua keberata yang diajukan tiga terdakwa oknum Polres Meranti.

Riauterkini-BENGKALIS- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menolak seluruhnya keberatan yang diajukan tiga terdakwa anggota nonaktif Kepolisian Resor (Polres) Meranti Brigadir Benny Surya, Bripka Deddy Susandi Hutapea, Brigadir Denny Yanzulni didakwa bersalah menganiaya dan menyebabkan kematian terhadap Apri Adi Pratama, seorang honorer di Pemkab Kep. Meranti, merupakan tersangka pembunuhan Brigadir Adil S. Tambunan (Anggota Polres Meranti) beberapa waktu lalu.

Sidang terbuka untuk umum, Majelis Hakim dipimpin Dr. Sutarno, SH didampingi dua anggota dihadapan Penasehat Hukum (PH) masing-masing terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Meranti Fengki Indra, menolak seluruh eksepsi (keberatan) yang diajukan para terdakwa terhadap dakwaan yang dibacakan JPU pada sidang sebelumnya, pada sidang Putusan Sela, di ruang sidang Cakra PN Bengkalis, Kamis (12/1/17)

"Ditolak seluruhnya atas keberatan yang diajukan terdakwa. Memerintahkan Jaksa Penuntut untuk menyiapkan saksi untuk proses selanjutnya," ungkap Ketua Majelis Hakim Sutarno membacakan putusan sidang.

JPU Fengki Indra mengatakan, atas perintah dan putusan sela Majelis Hakim tersebut, pada sidang berikutnya. Sidang direncanakan akan kembali digelar dengan agenda pemeriksaan saksi pada Kamis (19/1/17) pekan depan.

"Kita akan menghadirkan sejumlah saksi mulai Kamis pekan depan terhadap seluruh terdakwa," ungkapnya.

Ketiga oknum Anggota Polres Meranti tersebut dijerat Pasal 170 ayat 2 ke 3 dan Pasal 351 ayat 3. Pasal 170 ayat 2 ke 3 yakni melakukan pemukulan secara bersama yang menyebabkan matinya orang dan pasal 351 ayat 3 penganiayaan hingga menyebabkan mati. Ancaman pidananya maksimal 12 tahun penjara dan 7 tahun penjara.***(dik)

Foto : Sidang Putusan Sela Majelis Hakim PN Bengkalis terhadap salah seorang terdakwa oknum anggota non aktif Polres Meranti, Kamis (12/1/17).



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Tak Pulang Sejak Ahad Kemarin,
Seorang Supir Gocar di Pekanbaru Dilaporkan Hilang

- Tujuh Pelaku Jaringan Narkoba Lintas Negara,
Terdakwa Dituntut Hukuman Mati dan Seumur Hidup

- Polres Dumai Tangkap Sindikat Prostitusi Online
- 2018, PKL di Pekanbaru Dikenakan Sanksi Tipiring
- Ngaku Dendam Diejek Gila,
Predator Anak di Pekanbaru Sodomi Bocah Laki-laki 11 Tahun

- Hakim Tolak Gugatan Prapid Dua Tersangka Korupsi Penerangan Jalan Pemko Pekanbaru
- Warga Pasirpangaraian Ditangkap Polisi Saat Akan Transaksi Ganja di Taman Kota


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.236.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com