Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 April 2018 20:42
Milad ke-20 PKS di Pekanbaru Dimeriahkan Jalan Santai

Ahad, 22 April 2018 20:32
Dihadiri Gubernur Riau, Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Kecamatan BS

Ahad, 22 April 2018 19:03
5 Bakal Calon DPD RI Serahkan Dukungan

Ahad, 22 April 2018 18:58
Andi Rachman: Pilkada Riau Harus Jadi Jembatan Kuat Golkar untuk Sukses Pileg dan Pilpres

Ahad, 22 April 2018 18:56
Rayakan HUT ke-59, Korem 031/Wira Bima Taja Triathlon Sunnah

Ahad, 22 April 2018 18:06
IWARA PT RAPP Konsisten Jalani Program Pemberdayaan Perempuan

Ahad, 22 April 2018 18:01
Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap

Ahad, 22 April 2018 17:57
Beroperasi Tanpa Izin, Toko Modern di Bengkalis Ini Diancam Tutup Paksa

Ahad, 22 April 2018 17:54
Djarum Sirnas LiNing Riau Open 2018 Resmi Dibuka

Ahad, 22 April 2018 17:16
Sekda Harapkan Keberadaan HNSI Dapat Menampung Aspirasi dan Perjuangkan Nelayan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Januari 2017 15:14
Kapolres Inhil Datangi TKP Curas di Tanah Merah

Aksi Curas di Tanah merah menewaskan seorang nenek menjadi perhatian serius jajaran kepolisian. Kapolres Dolifar Manurung SIK langsung menijau lokasi.

Riauterkini-TANAH MERAH-Kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal, Hj Rupi (70) di Jalan Yos Sudarso RW 05 Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kamis (12/1/17) sekira pukul 03.00 WIB, menjadi atensi pihak kepolisian.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, yang langsung mendatangi TKP mengatakan, kronologis kejadian berawal pada hari Kamis (12/1/17) sekira pukul 06.00 WIB, cucu korban yang bernama Fitriyani, pergi ke rumah korban yang tinggal seorang diri di rumahnya dengan maksud untuk mengambil baju.

Pada saat dia datang, pintu depan rumah korban masih dalam keadaan tertutup dan karena sering datang ke rumah neneknya tersebut, Fitriyani bisa membuka pintu yang terkunci tersebut.

"Setelah pintu depan rumah korban terbuka, Fitriyani langsung memanggil korban, namun korban tidak terdengar menyahut, namun karena tidak dijawab, kemudian cucunya tersebut langsung pergi kedalam kamar korban, dan saat itulah dia melihat korban sedang terbaring diatas kasur dengan bagian perut sebelah kanan dalam keadaan berdarah," ungkap Dolifar.

Merasa terkejut kemudian Fitriyani bergegas kembali kerumahnya yang berjarak sekitar 30 meter dari TKP, untuk memanggil ibunya yang bernama Hj Mudiana yang merupakan anak kandung korban, kemudian secara bersama - sama pergi melihat kondisi korban, dan korban terlihat sudah tidak bergerak lagi.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Tanah Merah dan kemudian dokter Puskesmas Tanah Merah dr Indah Rahmayanti yang memeriksa jasad korban, mengatakan bahwa diduga korban meninggal dunia akibat 2 buah luka tusuk pada bagian dibawah dada sebelah kanan.

"Dari pemeriksaan di TKP, diketahui bahwa seuntai kalung emas dan 2 buah cincin emas milik korban yang sehari hari dipakainya tidak ditemukan lagi ditubuh korban," sebutnya.

Dikatakan, kasus ini menjadi atensi dari pihak Polres Inhil dan saat ini Polsek Tanah Merah dibantu Sat Reskrim Polres Inhil masih di TKP untuk menyelidiki kejadian tersebut dan pelakunya.

"Mohon doa dari masyarakat agar kasus ini cepat terungkap dan pelakunya cepat tertangkap," harapnya.***(mar).

Keterangan photo : Kapolres Inhil saat meninjau langsung ke TKP.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap
- 5 Pelajar di Pekanbaru Tertangkap Pesta Sabu
- Warga Ujung Batu Ditemukan Sudah Membusuk di Kamarnya
- Penikmat Sekaligus Edar Sabu, 4 Pria Ditangkap Polres Bengkalis
- Miliki Sabu, Pegawai Honorer di Pinggir, Bengkalis Diamankan Polisi
- Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.37.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com