Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 14 Desember 2017 21:20
Expo Karya Pendidikan Tahun 2017, Bupati Inhil Sesalkan Minim Peran Serta SMA Negeri

Kamis, 14 Desember 2017 21:14
Reses di Mandau, Syaiful Ardi Beri Bantuan dan Janjikan Sejumlah Insfrastruktur

Kamis, 14 Desember 2017 21:07
Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Mangkir, Kejari Bakal Ajukan Surat Pencekalan Mantan Kadishub Meranti


Kamis, 14 Desember 2017 20:58
Tak Kunjung Disahkan, Dewan Sebut Menteri Siti Nurbaya Sengaja Memperlambat RTRW Riau

Kamis, 14 Desember 2017 20:49
Jadi 'Sarang Hantu', Dewan Datangi Ambulan Tua Milik Pemkab Bengkalis di Duri

Kamis, 14 Desember 2017 20:07
Waka DPRD Dumai Masih Komit Bangun Lingkungan Dapilnya

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Upaya Meningkatkan PAD, Bapenda Rohul Mutakhirkan NJOP

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis

Kamis, 14 Desember 2017 19:22
Berkunjung ke RAPP, Duta Besar Kanada Borong Kerajinan Tenun dan Batik Riau

Kamis, 14 Desember 2017 18:36
BPBP Siapkan Rp 400 Miliar untuk Replanting Sawit

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 12 Januari 2017 15:14
Kapolres Inhil Datangi TKP Curas di Tanah Merah

Aksi Curas di Tanah merah menewaskan seorang nenek menjadi perhatian serius jajaran kepolisian. Kapolres Dolifar Manurung SIK langsung menijau lokasi.

Riauterkini-TANAH MERAH-Kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal, Hj Rupi (70) di Jalan Yos Sudarso RW 05 Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kamis (12/1/17) sekira pukul 03.00 WIB, menjadi atensi pihak kepolisian.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, yang langsung mendatangi TKP mengatakan, kronologis kejadian berawal pada hari Kamis (12/1/17) sekira pukul 06.00 WIB, cucu korban yang bernama Fitriyani, pergi ke rumah korban yang tinggal seorang diri di rumahnya dengan maksud untuk mengambil baju.

Pada saat dia datang, pintu depan rumah korban masih dalam keadaan tertutup dan karena sering datang ke rumah neneknya tersebut, Fitriyani bisa membuka pintu yang terkunci tersebut.

"Setelah pintu depan rumah korban terbuka, Fitriyani langsung memanggil korban, namun korban tidak terdengar menyahut, namun karena tidak dijawab, kemudian cucunya tersebut langsung pergi kedalam kamar korban, dan saat itulah dia melihat korban sedang terbaring diatas kasur dengan bagian perut sebelah kanan dalam keadaan berdarah," ungkap Dolifar.

Merasa terkejut kemudian Fitriyani bergegas kembali kerumahnya yang berjarak sekitar 30 meter dari TKP, untuk memanggil ibunya yang bernama Hj Mudiana yang merupakan anak kandung korban, kemudian secara bersama - sama pergi melihat kondisi korban, dan korban terlihat sudah tidak bergerak lagi.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Tanah Merah dan kemudian dokter Puskesmas Tanah Merah dr Indah Rahmayanti yang memeriksa jasad korban, mengatakan bahwa diduga korban meninggal dunia akibat 2 buah luka tusuk pada bagian dibawah dada sebelah kanan.

"Dari pemeriksaan di TKP, diketahui bahwa seuntai kalung emas dan 2 buah cincin emas milik korban yang sehari hari dipakainya tidak ditemukan lagi ditubuh korban," sebutnya.

Dikatakan, kasus ini menjadi atensi dari pihak Polres Inhil dan saat ini Polsek Tanah Merah dibantu Sat Reskrim Polres Inhil masih di TKP untuk menyelidiki kejadian tersebut dan pelakunya.

"Mohon doa dari masyarakat agar kasus ini cepat terungkap dan pelakunya cepat tertangkap," harapnya.***(mar).

Keterangan photo : Kapolres Inhil saat meninjau langsung ke TKP.



Berita Hukum lainnya..........
-
- Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis
- Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg
- Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Kejari Kepulauan Meranti Tetapkan 4 Tersangka

- Belum Siap, Jaksa Batal Tuntut Pegawai Rutan Terjerat Pungli
- Korupsi ADD, Seorang Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara
- Buntut Pemanggilan Kejari,
Rekanan Sebut Oknum PPK Disdik Pelalawan Minta 'Setoran'

- Polda Riau Musnahkan 17 Kg Sabu dari 7 Tersangka
- Nistakan Islam di Facebook, P Hutahean Dilaporkan ke Polsek Minas
- Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei
- Keluarga Histeris,  Hakim PN Siak Vonis Mati Dua terdakwa Narkotika Lintas Negara
- Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis

- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana
- Polisi Amankan Diduga Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis
- Mencuri di Duri, Sopir Tertangkap di Bukit Kapur, Dumai
- Sidang TTD Bupati Bengkalis,
Saksi Sebut Perjanjian dengan Terdakwa Rp1 M Urus Dokumen

- Demi Kenyamanan, Satlantas Polres Bengkalis Lembur di Malam Weekend


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.209.109
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com