Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 17 Agustus 2017 20:15
Diguyur Hujan, Pengibaran Bendera HUT RI ke 72 di Inhu Dilakukan 4 Anggota Paskibra

Kamis, 17 Agustus 2017 20:04
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Kembalikan Mobil Dinas

Kamis, 17 Agustus 2017 19:37
464 Napi Kelas II B Bangkinang Dapatkan Remisi

Kamis, 17 Agustus 2017 19:21
Perayaan HUT RI ke 72 ,
Bank Riau Kepri Gelar Upacara Kemerdekaan di Menara Dang Merdu


Kamis, 17 Agustus 2017 18:25
Meriahkan HUT ke 72 RI, Mal SKA Gelar Aneka Lomba Permainan Rakyat

Kamis, 17 Agustus 2017 18:05
Dua Anak Karyawan PT RAPP Jadi Paskibra Pelalawan

Kamis, 17 Agustus 2017 17:21
Dinas TPH Rohul Luncurkan Nangka Mini Varietas Pasirpangaraian di HUT ke-72 RI

Kamis, 17 Agustus 2017 17:17
Sempena HUT ke-72 RI, Bupati dan Wabup Kuansing Kunjungi Rutan

Kamis, 17 Agustus 2017 17:12
Warga Muara Sako, Pelalawan Rasakan Dampak Positif Kontribusi PT EMP Bentu

Kamis, 17 Agustus 2017 17:03
Pesonna Hotel Pekanbaru Raih Penghargaan Award Excellence 2017



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 20 Maret 2017 14:17
Polres Bengkalis Kembali Ringkus ‘Toke Balak’ Perambah Cagar Biosfer

Seorang ‘toke balak’ atau pemodal perambah hutan Cagar Biosfer Giam Siakkecil akhirnya ditangkap Polisi Bengkalis. Tersangka sempat menjadivuron selama lima tahun.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepala Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono menegaskan, pihaknya meringkus seorang tersangka diduga ‘toke balak’ atau pemodal perambah hutan Cagar Biosfer Giam Siakkecil (GSK), Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis.

Adapun yang ditetapkan tersangka adalah TH (28), berdomisili di Desa Bukitkerikil asli asal Desa Balam KM. 33 Kabupaten Rohil. Tersangka ini diamankan di Desa Bukitkerikil tersebut merupakan buron sekitar 5 bulan silam atas temuan sekitar 10 ton kayu olahan yang disita petugas September 2016 lalu.

“Ya, pemodal kembali diamankan di petugas. Pengembangan adanya temuan di Cagar Biosfer sebanyak kayu olahan sekitar 10 ton lalu pada September 2016,” ungkap Kapolres kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/3/17).

Saat ini tersangka masih diamankan di Desa Bukitkerikil, untuk proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Dan Kapolres juga menegaskan diringkusnya TH, merupakan pemodal lain, bukan satu kelompok dengan pemodal ‘Gendut” yang sebelumnya telah diamankan petugas.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Satu Napi Langsung Bebas,
299 Napi Lapas Pasirpangaraian Terima Remisi 17 Agustus 2017

- Tertangkap Bawa Pistol Rakitan,
Mukmin Arif Ternyata Sudah Rencanakan Perampokan di Pekanbaru

- Tak Punya Uang dan Terus Didesak Nikah Alasan Pacar Bunuh dan Bakar Ema
- Dipimpin Gubri, Upacara Detik-detik Proklamasi 2017 Berlangsung Khidmad
- Pelaku Pacar Korban, Ema Dibunuh dan Dibakar karena Hamil
- Kapolres Kampar Pimpin Upacara Taptu HUT ke-72 RI Tingkat Kabupaten Kampar
- Satreskrim Polres Kampar Tangkap Burin Perampasan Sepeda Motor di Tapung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.186.20
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com