Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Agustus 2017 18:56
Apkasindo Kembali Seleksi Beasiswa Anak Petani Sawit

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:53
Pelajar SMA 5 Pekanbaru Sabet Juara I Lomba Pentas Seni se Indonesia

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:47
Bupati Mursini Buka Kejurda Motor Cross Sukamaju

Sabtu, 19 Agustus 2017 16:32
Kapolres Inhil Pimpin Napak Tilas dan Ziarah ke Makam Pahlawan Letda M Boya di Enok

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:09
Sekaligus Temu Ramah dengan Insan Pers,
Bupati Resmikan e-Bilik Diskominfo Inhil


Sabtu, 19 Agustus 2017 14:05
Kapolres Kuansing Ajak Masyarakat Bersama Amankan Pacujalur

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:02
Sakit Bayi Hafizi Biasanya Terjadi pada Orang Dewasa

Jum’at, 18 Agustus 2017 19:11
Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah

Jum’at, 18 Agustus 2017 18:59
Permudah Informasi Kamar Perawatan,
Rumah Sakit Mitra BPJS Kesehatan Wajib Miliki Aplicares


Jum’at, 18 Agustus 2017 18:22
Kulit Mengelupas, Gubri Jenguk Bayi Mengidap Penyakit Aneh di RSUD Arifin Ahmad



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 20 Maret 2017 14:17
Polres Bengkalis Kembali Ringkus Toke Balak Perambah Cagar Biosfer

Seorang toke balak atau pemodal perambah hutan Cagar Biosfer Giam Siakkecil akhirnya ditangkap Polisi Bengkalis. Tersangka sempat menjadivuron selama lima tahun.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepala Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono menegaskan, pihaknya meringkus seorang tersangka diduga toke balak atau pemodal perambah hutan Cagar Biosfer Giam Siakkecil (GSK), Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis.

Adapun yang ditetapkan tersangka adalah TH (28), berdomisili di Desa Bukitkerikil asli asal Desa Balam KM. 33 Kabupaten Rohil. Tersangka ini diamankan di Desa Bukitkerikil tersebut merupakan buron sekitar 5 bulan silam atas temuan sekitar 10 ton kayu olahan yang disita petugas September 2016 lalu.

Ya, pemodal kembali diamankan di petugas. Pengembangan adanya temuan di Cagar Biosfer sebanyak kayu olahan sekitar 10 ton lalu pada September 2016, ungkap Kapolres kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/3/17).

Saat ini tersangka masih diamankan di Desa Bukitkerikil, untuk proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Dan Kapolres juga menegaskan diringkusnya TH, merupakan pemodal lain, bukan satu kelompok dengan pemodal Gendut yang sebelumnya telah diamankan petugas.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Terjerat Korupsi Sisa Kas APBD,
Hukuman Bertambah di MA, Mantan Sekdakab Inhu Ajukan PK

- Diduga Pelaku Curanmor,
Polisi Duri Temukan 3 Paket Sabu dalam Bungkus Rokok Pengangguran Ini

- Dishub Pekanbaru Sebar Spanduk Larangan Taksi Online
- Satu Napi Langsung Bebas,
299 Napi Lapas Pasirpangaraian Terima Remisi 17 Agustus 2017

- Tertangkap Bawa Pistol Rakitan,
Mukmin Arif Ternyata Sudah Rencanakan Perampokan di Pekanbaru

- Tak Punya Uang dan Terus Didesak Nikah Alasan Pacar Bunuh dan Bakar Ema
- Dipimpin Gubri, Upacara Detik-detik Proklamasi 2017 Berlangsung Khidmad


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.146.59.207
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com