Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Juni 2017 21:46
Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"

Sabtu, 24 Juni 2017 21:09
Polda Tempatkan 20 Sniper di Jalur Mudik

Sabtu, 24 Juni 2017 20:21
Polres Inhil Tangkap Spesialis Curat Sarang Walet

Sabtu, 24 Juni 2017 16:58
Polda Ringkus Provokator Kaburnya Ratusan Napi Sialang Bungkuk

Sabtu, 24 Juni 2017 16:15
Seorang Buruh PT Bina Duta Laksana, Tewas Tertimbun Gambut di Gaung, Inhil

Sabtu, 24 Juni 2017 14:53
Kendaraan di Basement Hotel Grand Central Belum Bisa Dievakuasi

Sabtu, 24 Juni 2017 14:18
Menjambret, Dua Pemuda Sebaya di Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Juni 2017 14:12
Pelayanan PLN Kian Buruk,
Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Berkirim Pesan Instagram ke Presiden Jokowi


Sabtu, 24 Juni 2017 13:41
PLN WRKR Usahakan Tak Ada Pemadaman di Hari Lebaran

Sabtu, 24 Juni 2017 11:40
Kecelakaan Maut Diselidiki, Polisi Stop Operasi Roller Coaster Transmart Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 20 Maret 2017 16:56
Dianggap Rugikan Lingkungan,
Seratusan Warga Duri, Bsngkalis Demo PKS PCR


Seratusan warga Duri, Bengkalis datangi PKS milik PT PCR. Sejumlah kerusakan lingkungan disebut ada setelah berdirinya pabrik.

Riauterkini - DURI - Senin (20/3/17), seratusan warga disekitar Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Permata Citra Rangau (PCR) yang terletak di Jalan Gajah Mada, Kilometer 3,5, Rukun Warga (RW) 06 Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, RW 08 dan 09, Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir serempak mendatangi PKS PT PCR tersebut dan menuntut akibat yang ditimbulkan.

Sejumlah tuntutan yang dinilai merugikan masyarakat setempat didua Kecamatan tersebut keseluruhannya bersumber karena luapan air yang ditimbulkan akibat berdirinya pabrik. Diantaranya masyarakat gagal panen karena air, insfrastruktur hancur karena luapan air.

Selain itu, saluran limbah masyarakat yang tegenang air hingga menyebab penyakit, peralatan rumah tangga masyarakat rusak karena terendam air, sumur masyarakat tercemar limbah akibat luapan air dan presentase tenaga kerja tidak sesuai kesepakatan.

Pantauan dilapangan, aksi damai yang berlangsung didepan gerbang PKS tersebut tampak tertib dengan kawalan petugas kepolisian. Sesekali teriakan warga yang telah lama memendam keresahan terdengar jelas saat aksi berjalan.

Menanggapi aksi damai warga itu, Koordinator Humas PT PCR Rasiman Manurung mengatakan bahwa pada intinya pihak perusahaan sudah menampung aspirasi masyarakat.

" Kalau masalah banjir sudah selesai. Soal adanya kerusakan barang - barang warga saat ini dalam tahap proses.Terkait soal limbah kita sudah melakukan proses sesuai dengan aturan. Terkait soal tenaga kerja sudah kita terapkan sesuai dengan kapasitas, artinya, tenaga kerja dari lingkungan sekitar sudah kita akomodir dengan baik. Pokoknya kita tetap kooperatif menerima keluhan dan aspirasi masyarakat,"ujar Rasiman.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"
- Polda Tempatkan 20 Sniper di Jalur Mudik
- Polres Inhil Tangkap Spesialis Curat Sarang Walet
- Polda Ringkus Provokator Kaburnya Ratusan Napi Sialang Bungkuk
- Seorang Buruh PT Bina Duta Laksana, Tewas Tertimbun Gambut di Gaung, Inhil
- Kendaraan di Basement Hotel Grand Central Belum Bisa Dievakuasi
- Menjambret, Dua Pemuda Sebaya di Duri Ditangkap Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.118.197
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com