Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Mei 2017 10:40
Jalan Lintas Riau-Sumbar Kembali Normal,
Jembatan di KM 75/76 Desa Merangin Selesai Diperbaiki


Rabu, 24 Mei 2017 08:32
Polres Bengkalis Ringkus Tersangka Jambret

Rabu, 24 Mei 2017 08:00
Razia Jelang Ramadhan, Aparat Amanakan 15 Pengunjung MP Club

Rabu, 24 Mei 2017 07:57
Diresmikan Walikota, Bank Riau Kepri Operasikan Kantor Kas di RSUD Dumai

Rabu, 24 Mei 2017 07:51
Bupati Inhil Hadiri Tasyakuran di Ponpes Modern Al - Azkiya, Keritang

Rabu, 24 Mei 2017 07:47
Bupati Inhil Sambut Ramadhan dengan Santuni Kaum Dhuafa

Selasa, 23 Mei 2017 22:52
Pelaku Minta Uang ke Rekanan,
Awas Modus Penipuan Catut Nama ULP Rohul


Selasa, 23 Mei 2017 22:49
Pengurus TP PKK dan Bunda PAUD Rohul Dilantik Bupati Suparman

Selasa, 23 Mei 2017 22:46
6 Tahun Gelap, Malam Ini Lampu Penerangan Jembatan Rumbai Jaya Menyala

Selasa, 23 Mei 2017 22:41
Kapolres Kampar Silaturahmi dengan Pemuka Masyarakat Kampung Panjang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 20 Maret 2017 16:56
Dianggap Rugikan Lingkungan,
Seratusan Warga Duri, Bsngkalis Demo PKS PCR


Seratusan warga Duri, Bengkalis datangi PKS milik PT PCR. Sejumlah kerusakan lingkungan disebut ada setelah berdirinya pabrik.

Riauterkini - DURI - Senin (20/3/17), seratusan warga disekitar Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Permata Citra Rangau (PCR) yang terletak di Jalan Gajah Mada, Kilometer 3,5, Rukun Warga (RW) 06 Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, RW 08 dan 09, Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir serempak mendatangi PKS PT PCR tersebut dan menuntut akibat yang ditimbulkan.

Sejumlah tuntutan yang dinilai merugikan masyarakat setempat didua Kecamatan tersebut keseluruhannya bersumber karena luapan air yang ditimbulkan akibat berdirinya pabrik. Diantaranya masyarakat gagal panen karena air, insfrastruktur hancur karena luapan air.

Selain itu, saluran limbah masyarakat yang tegenang air hingga menyebab penyakit, peralatan rumah tangga masyarakat rusak karena terendam air, sumur masyarakat tercemar limbah akibat luapan air dan presentase tenaga kerja tidak sesuai kesepakatan.

Pantauan dilapangan, aksi damai yang berlangsung didepan gerbang PKS tersebut tampak tertib dengan kawalan petugas kepolisian. Sesekali teriakan warga yang telah lama memendam keresahan terdengar jelas saat aksi berjalan.

Menanggapi aksi damai warga itu, Koordinator Humas PT PCR Rasiman Manurung mengatakan bahwa pada intinya pihak perusahaan sudah menampung aspirasi masyarakat.

" Kalau masalah banjir sudah selesai. Soal adanya kerusakan barang - barang warga saat ini dalam tahap proses.Terkait soal limbah kita sudah melakukan proses sesuai dengan aturan. Terkait soal tenaga kerja sudah kita terapkan sesuai dengan kapasitas, artinya, tenaga kerja dari lingkungan sekitar sudah kita akomodir dengan baik. Pokoknya kita tetap kooperatif menerima keluhan dan aspirasi masyarakat,"ujar Rasiman.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Polres Bengkalis Ringkus Tersangka Jambret
- Razia Jelang Ramadhan, Aparat Amanakan 15 Pengunjung MP Club
- Pelaku Minta Uang ke Rekanan,
Awas Modus Penipuan Catut Nama ULP Rohul

- Operasi Patuh Siak 2017, Polres Bengkalis Temukan 1.073 Pelanggaran
- Rumah Agen Togel di Muara Dilam Digerebek Polisi Rohul
- Dugaan Korupsi RTH, GMPK Desak Kejati Riau Segera Tetapkan Tersangka
- Seorang Suku Akit, Meranti Ditemukan Tewas Tergantung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.110.18
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com