Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Juni 2017 02:18
Kepala Tertabrak Roller Coaster,
Seorang Karyawan Transmart Pekanbaru Tewas Bersimbah Darah


Jum’at, 23 Juni 2017 16:29
Sebut Terbaik, Wakapolda Riau Kunjungi Pospam Lebaran 2017 di Duri

Jum’at, 23 Juni 2017 16:24
Pastikan Arus Mudik Aman, Gubri dan Kapolda Tinjau Posko Lebaran

Jum’at, 23 Juni 2017 15:40
Gubri Ajak Walikota Pekanbaru Geliatkan Pariwisata

Jum’at, 23 Juni 2017 14:54
Gubri Resmikan Dua RTH untuk Rekrearasi Warga di Pekanbaru

Jum’at, 23 Juni 2017 14:14
Banjir, 17 Kendaraan Tenggelam di Basement Hotel Grand Central Pekanbaru

Jum’at, 23 Juni 2017 14:10
Tim Supervisi Operasi Ramadniya Siak 2017 Polda Riau Kunjungi Polres Inhil

Jum’at, 23 Juni 2017 14:08
Forum FKUB Bersama Pemkab Kuansing Diskusikan Penolakan paham Radikal di Bumi Melayu

Jum’at, 23 Juni 2017 10:11
Hujan Deras Rendam Rumah Warga di Tangerang Tengah, Pekanbaru

Jum’at, 23 Juni 2017 09:58
Gubri Berharap RJ jadi Inspirasi Umat Memakmurkan Masjid



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 21 April 2017 07:46
Satpol PP Mandau Amankan 7 Wanita Malam dan Seorang Pria Pelanggan

Digelar operasi penyakit masyarakat di Duri. Dari sejumlah lokasi, Satpol PP mengamnkan 7 waniya malam dan seorang pria pelanggannya.

Riauterkini - DURI - Hampir tiga bulan tidak terdengar genbrakannya menertibkan aksi Penyakit masyarakat (Pekat), Kamis (20/4/17) malam hingga Jum'at (21/4/17) Dinihari, Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis, Kecamatan Mandau dibantu puluhan belasan anggota Polri dan TNI, kembali melakukan razia rutin.

Dari razia itu, 7 orang terduga Wanita malam dan 1 Pria Hidung Belang (PHB) terjaring di warung remang - remang disepanjang Jalan Lintas Duri - Dumai.

Meski razia dinilai tidak maksimal dan hasilnya tidak memuaskan dikarenakan informasi terlebih dahulu telah bocor , namun operasi rutin itu tampak sukses membuat sebahagian besar pengusaha prostitusi di Kota minyak tersebut kocar - kacir menutup usahanya.

" Meski hasilnya belum memuaskan, namun razia malam ini setidaknya dapat menjadi shock terapi bagi pengusaha maksiat di Kota ini,"ujar Kepala bidang (Kabid) Perundang - undangan Dinas Satpol PP Bengkalis, Engki Irawan diampingi Kasi Trantib Kecamatan Mandau, Maspuri.

Dikatakan Engki, kedepannya saat akan memasuki bulan suci Ramadhan, intensitas razia Pekat serupa akan lebih ditingkatkan guna menjaga kekhusukan umat muslim dalam beribadah." Catat, ini baru permulaan yang buruk bagi pengusaha maksiat jika masih tetap beroperasi di bulan suci Ramadhan,"ancamnya.

Usai razia tersebut, sejumlah wanita malam dan PHB itu tampak dilakukan pendataan, menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya dan baru dilepas setelah dijemput penjaminnya.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Kepala Tertabrak Roller Coaster,
Seorang Karyawan Transmart Pekanbaru Tewas Bersimbah Darah

- Tim Supervisi Operasi Ramadniya Siak 2017 Polda Riau Kunjungi Polres Inhil
- 2.612 Napi di Riau Dapat Remisi Idul Fitri
- Laka Tunggal,
Gadis Pengendara Sepeda Motor di Bengkalis Meninggal Dunia

- Amankan Lebaran, Tim Harat Polres Inhil Patroli Keliling Pasar di Tembilahan
- Curi Sepeda Motor di Kebun Sawit, Tiga Warga Rohul Ditangkap
- ABK Asal Gaung Tikam Dua Warga Mandah Hingga Luka Parah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.139.134
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com