Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 April 2017 22:32
Pemkab Inhil Terus Maksimalkan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 25 April 2017 22:29
2 Penjual Togel di Rohil Diamankan Polisi

Selasa, 25 April 2017 22:08
Diduga Alami Gangguan Jiwa,
Polres Inhil Bakal Periksakan Pelaku Bom Molotov ke RSJ Pekanbaru


Selasa, 25 April 2017 21:28
Dilakukan Dua Warga Kunto Darussalam, Rohul,
PTPN V Cabut Laporan Pencurian Berondolan Sawit


Selasa, 25 April 2017 20:34
Kejar Progres Serapan APBD 2017,
Bagian ULP Rohul Gelar Bimtek Barang dan Jasa


Selasa, 25 April 2017 20:24
Lukman Edy Sebut Pansus Pemilu Setuju DPD Dipilih DPR

Selasa, 25 April 2017 20:18
Terpilih Jadi Wagubri,
Wan Thamrin Hasyim Disebut Harapan Bagi Masyarakat Riau


Selasa, 25 April 2017 20:06
Diduga Curi Mobil Mahasiswa Asal Rohul, Warga Pekanbaru Ditangkap Polisi

Selasa, 25 April 2017 19:58
Dibanderol Rp 14 Milliar, Warga Pendatang di Duri Miliki Batu Mulia Serendibite

Selasa, 25 April 2017 19:26
Seorang Bocah di Rohul Tewas Tenggelam di Pembuangan Limbah Rumah Tangga



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 April 2017 07:46
Satpol PP Mandau Amankan 7 Wanita Malam dan Seorang Pria Pelanggan

Digelar operasi penyakit masyarakat di Duri. Dari sejumlah lokasi, Satpol PP mengamnkan 7 waniya malam dan seorang pria pelanggannya.

Riauterkini - DURI - Hampir tiga bulan tidak terdengar genbrakannya menertibkan aksi Penyakit masyarakat (Pekat), Kamis (20/4/17) malam hingga Jum'at (21/4/17) Dinihari, Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis, Kecamatan Mandau dibantu puluhan belasan anggota Polri dan TNI, kembali melakukan razia rutin.

Dari razia itu, 7 orang terduga Wanita malam dan 1 Pria Hidung Belang (PHB) terjaring di warung remang - remang disepanjang Jalan Lintas Duri - Dumai.

Meski razia dinilai tidak maksimal dan hasilnya tidak memuaskan dikarenakan informasi terlebih dahulu telah bocor , namun operasi rutin itu tampak sukses membuat sebahagian besar pengusaha prostitusi di Kota minyak tersebut kocar - kacir menutup usahanya.

" Meski hasilnya belum memuaskan, namun razia malam ini setidaknya dapat menjadi shock terapi bagi pengusaha maksiat di Kota ini,"ujar Kepala bidang (Kabid) Perundang - undangan Dinas Satpol PP Bengkalis, Engki Irawan diampingi Kasi Trantib Kecamatan Mandau, Maspuri.

Dikatakan Engki, kedepannya saat akan memasuki bulan suci Ramadhan, intensitas razia Pekat serupa akan lebih ditingkatkan guna menjaga kekhusukan umat muslim dalam beribadah." Catat, ini baru permulaan yang buruk bagi pengusaha maksiat jika masih tetap beroperasi di bulan suci Ramadhan,"ancamnya.

Usai razia tersebut, sejumlah wanita malam dan PHB itu tampak dilakukan pendataan, menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya dan baru dilepas setelah dijemput penjaminnya.***(hen)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- 2 Penjual Togel di Rohil Diamankan Polisi
- Diduga Alami Gangguan Jiwa,
Polres Inhil Bakal Periksakan Pelaku Bom Molotov ke RSJ Pekanbaru

- Diduga Curi Mobil Mahasiswa Asal Rohul, Warga Pekanbaru Ditangkap Polisi
- Seorang Bocah di Rohul Tewas Tenggelam di Pembuangan Limbah Rumah Tangga
- Polisi Benarkan Penangkapan Pelaku Bom Molotov di BRK Tembilahan
- Pelaku Berhasil Ditangkap,
Bank Riau-Kepri Tembilahan Kembali Dilempar Bom Molotov

- TNI AL dan BC Bengkalis Sita 200 Ribu Bungkus Rokok Tanpa Cukai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.76.106
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com