Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 23:15
Perkenalkan Mata Uang Digital,
Bitconnect Berikan Seminar Edukasi Gratis di Pekanbaru


Selasa, 17 Oktober 2017 22:10
Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya


Selasa, 17 Oktober 2017 21:22
Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Ilegal di Jalan Soekarno Hatta

Selasa, 17 Oktober 2017 20:38
Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik

Selasa, 17 Oktober 2017 20:37
Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan

Selasa, 17 Oktober 2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji


Selasa, 17 Oktober 2017 19:52
Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik

Selasa, 17 Oktober 2017 19:17
Bahas Perdagangan Lintas Batas, Bupati Meranti Rapat Bersama DPD RI

Selasa, 17 Oktober 2017 19:07
Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara

Selasa, 17 Oktober 2017 19:03
Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 21 April 2017 11:37
Sepasang Mahasiswa dan Bandar Ganja 11 Kilogram Ditangkap Polsek Bukitraya

Aparat Polsek Bukitraya, Pekanbaru menangkap sepasang mahasiswa dan seorang bandar. Mereka coba edarkan 11 kilogram ganja kering asal Aceh.

Riauterkini-PEKANBARU-Miris, dua perguruan tinggi ternama di Pekanbaru harus tercoreng akibat ulah mahasiswanya yang memiliki kerja sampingan sebagai penjual dan pemakai daun ganja kering. Keduanya yang juga merupakan sepasang kekasih tersebut, tak mampu berkutik ketika tim Opsnal Polsek Bukit Raya menciduknya di sebuah kos-kosan di Jalan Karya I, Kamis (20/04/17) kemarin.

Mereka adalah Abdurahman Al Hafiz (22) mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Pekanbaru dan kekasihnya Maya (21) mahasiswi sebuah perguruan tinggi negeri di Pekanbaru. Selain mereka berdua, di hari yang sama kemarin, petugas juga menciduk seorang terduga bandar ganja tersebut, Asril (34).

Ketika riauterkini.com menemui langsung para tersangka, Al Hafiz secara detail menceritakan seluruh perbuatannya. Pria brewokan ini bahkan juga mengaku menjalin hubungan asmara dengan tersangka Maya.

"Aku yang pertama kali ditangkap bang waktu lagi berdua sama dia (Maya). Kadang makai (mengkonsumsi ganja), kadang jual juga. Jualnya di sekitar kampus UIR. (barang bukti) sama saya ada 11 paket. Satu paket biasa saya jual Rp40 ribu sampai Rp50 ribu," kata Al Hafiz, Jum'at (21/04/17).

Disinggung mengenai status pendidikan tersangka, yang bersangkutan menuturkan dirinya masih berstatus mahasiswa semester 8 di UIR.

"Saya masih kuliah bang. Di UIR. (pacaran) sama dia (Maya) sudah setahun lebih," gumamnya.

Penuturan serupa juga dikatakan Maya. Tanpa malu-malu, wanita bertubuh mungil ini mengakui bahwa tersangka Al Hafiz memang adalah kekasihnya. Dia bahkan mengakui pula ikut mengkonsumsi daun ganja tersebut bersama sang kekasih.

"Kalau saya cuma makai saja, tapi nggak ikut jual. Pacar saya aja sendiri yang jual itu (ganja). Saya masih kuliah, di UIN," lirihnya pelan.

Gerebek Terduga Bandar Ganja

Sementara itu, selain menangkap dua mahasiswa yang merupakan pemakai sekaligus penjual daun ganja, di hari yang sama kemarin tim Opsnal Polsek Bukit Raya juga menciduk seorang terduga bandar 11 kilogram ganja di wilayah Kubang/Siak Hulu, Kampar bernama Asril (34). Menurutnya barang haram itu sendiri merupakan titipan milik kenalannya yang berasal dari Aceh.

"Itu (ganja) punya teman saya Acie, dia orang Aceh. Saya cuma pernah ketemu sama dia satu kali. Saya juga cuma disuruh nyimpan barang itu. Kadang kalau ada (pesanan) baru dijual," sebutnya.

Pria asal Desa Tanjung Belit, Kampar inipun bahkan secara jujur mengaku jika tersangka Al Hafiz memang pernah membeli ganja tersebut dari dirinya. "Dia (Al Hafiz) pernah beli juga sama saya. Tapi cuma sekali," singkatnya.

Terpisah, Kapolsek Bukit Raya, Kompol Pribadi membenarkan perihal penangkapan ketiga tersangka pemakai dan penjual ganja tersebut. Dirinya menuturkan, dalam penangkapan itu, pihaknya lebih dulu menciduk tersangka Al Hafiz dan Maya. Dari pengembangan, barulah kemudian ditangkap sang bandar, Asril.

"Pengungkapan ini masih kita kembangkan lagi karena masih ada bandar besar di atasnya," tutupnya.***(gas)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara
- Ops Bina Kusuma Siak 2017,
Satnarkoba Polres Bengkalis Sita Belasan Botol Miras

- Kejari Pekanbaru Terima Berkas dan Tersangka Kasus Saracen
- KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut
- Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan
- Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis
- Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.211.135
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com