Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Juni 2018 22:49
Debat Kandidat, Cagubri Zaman Now Tetap Unggulkan Program Satu Desa Rp1 Miliar

Jum’at, 22 Juni 2018 22:39
‎Apel Siaga Jelang Pilgubri 2018,
Ribuan Kader Demokrat Rohul Diajak Menangkan Firli


Jum’at, 22 Juni 2018 22:35
Debat Kandidat, Cagubri Nomor Urut Satu Keluhkan Kualitas Mikrofon Tak Jernih

Jum’at, 22 Juni 2018 22:27
Debat Kandidat, Cagubri Zaman Now Kritisi Pengolahan Sagu Riau

Jum’at, 22 Juni 2018 21:57
‎4 SMA dan 4 SMK,
Pemprov Resmi Dirikan 8 Sekolah Baru di Riau


Jum’at, 22 Juni 2018 21:52
Debat Kandidat, Syamsuar-Edy Nasution Punya Program Gratis Biaya Sekolah

Jum’at, 22 Juni 2018 21:21
Segmen Pertama, 
Paslon 3 Kembangkan Budaya Melayu Paslon 4 Dorong Pembangunan Semua Pihak


Jum’at, 22 Juni 2018 20:52
Dibuka Ketua KPU Riau, Debat Kandidat, Diharapkan Berjalan Santun

Jum’at, 22 Juni 2018 20:21
Debat Belum Dimulai, Perang Yel-yel Antar Pendukung Cagubri Sudah Ramai

Jum’at, 22 Juni 2018 19:35
Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 April 2017 13:55
Disertai Pembongkaran dan Pembakaran Rumah,
Warga Sekayan, Inhil Resahkan Perampasan Lahan Diduga oleh Kelompok Gindo


Kelompok Gindo diduga telah merampas lahan warga dengan cara paksa. Mereka bahkan dikabarkan tak segan membongkar dan membakar rumah.

Riauterkini-KEMUNING-Warga Dusun Semaram Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning saat ini resah, akibat aksi perampasan lahan yang diduga dilakukan kelompok Gindo Naibaho. Bahkan, beberapa rumah warga dibongkar dan dibakar mereka.

Kepala Dusun Semaram, Sulaiman membenarkan kondisi desanya yang mencekam dan warga pemilik lahan menjadi resah akibat ulah kelompok Gindo Naibaho ini.

"Memang warga kami menjadi resah karena adanya perampasan lahan oleh Gindo Naibaho ini, padahal lahan ini sudah kami kuasai dan tanami sawit sejak tahun 2007 lalu," cerita Kepala Dusun Semaram, Sulaiman kepada riauterkinicom, Jum'at (21/4/17).

Dijelaskan, Kamis (20/4/17) Gindo dan beberapa orang suruhannya mendatangi warga termasuk guru dan memaksa menyuruh mereka mengosongkan dan segera pindah dari lahan tempat mereka bergantung hidup ini.

"Dia menyuruh mengosongkan dan pindah dari lahan yang ditempati warga, alasannya tanah bapaknya semua," jelas Sulaiman.

Padahal, Sulaiman menerangkan lahan yang dikuasai warga ini memiliki legalitas kepemilikan yang sah dari pemerintah, baik desa dan kecamatan. Sehingga tidak benar, kalau Gindo mengklaim bahwa lahan itu miliknya.

Diakuinya, sekira sepekan yang lalu diketahui ada tiga unit rumah warga yang dibongkar dan dibakar oleh orang suruhan Gindo Naibaho, selain itu lahan warga tersebut saat ini juga mereka kuasai.

"Memang ada tiga rumah warga kami yang dibongkar dan dibakar mereka (kelompok Gindo Naibaho), lahan itu juga saat ini sudah mereka rampas," imbuhnya. Diketahui, saat ini sudah sekira 35 hektar lahan warga yang sudah ditanami sawit dirampas Gindo.

Saat ini warga yang merasa resah telah mengadukan permasalahan ini kepada pihak aparat keamanan dan Pemerintah Desa dan Kecamatan, mereka minta permasalahan ini dapat ditindaklanjuti karena mengancam kehidupan mereka.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Darussalam mengakui telah menerima pengaduan masalah ini, pihaknya telah mengkoordinasikan kepada pihak Pemerintah Kecamatan Kemuning agar menindaklanjuti permasalahan ini.

"Kami sudah minta pihak kecamatan, agar menyikapi masalah ini," jawabnya.

Sedangkan Gindo Naibaho belum dapat dikonfirmasi mengenai aksi dugaan perampasan lahan warga Dusun Semaram, Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning yang dilakukannya tersebut. ***(mar).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dakwaan Politik Uang Anggota DPRD Bengkalis Digugurkan, Jaksa Ajukan Banding
- Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Hotel Telaga Puri Tembilahan, Inhil
- Warga Rumbai, Pekanbaru Temukan Mayat Tersangkut di Kayu
- Cegah Narkoba Masuk, TNI dan Polri Bantu Pengamanan di Lapas Pasirpangaraian Selama Lebaran
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar
- Gara-gara Marah Pacar Digoda, Pemuda Tembilahan Hulu Ini Dibacok
- Pedoman bagi Pengguna Jalan Saat Mudik,
Polres Kampar Terbitkan Buku Panduan Jalur Lintas Barat

- Sepekan sebelum dan Sesudah Pilgubri, Seluruh Tempat Hiburan di BS, Bengkalis Wajib Tutup
- Bea Cukai Dumai Amankan 5 Kilogram Sabu Tak Bertuan
- Waktu Kadaluarsa, PN Bengkalis Vonis Bebas Legislator dan Ajudannya dari Dugaan Politik Uang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com