Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Mei 2018 10:30
Kebakaran Rumah Warga Kempas, Inhil Sebabkan Seorang Korban Luka

Selasa, 22 Mei 2018 10:25
Tahun Depan, Pemko Pekanbaru Hapus Anggaran Jamkesda

Selasa, 22 Mei 2018 09:39
Aktif Jalin Kemitraan Masyarakat, Kapolres Beri Peralatan Olahraga pada Polsek XIII Koto Kampar

Selasa, 22 Mei 2018 07:41
Tim Safari Ramadhan Pemkab Kampar Akan Kunjungi 21 Masjid

Selasa, 22 Mei 2018 07:32
Pansus DPRD Riau Panggil Biro Hukum Bahas Draf Ranperda Adat

Senin, 21 Mei 2018 23:12
Bupati Kampar Dukung Seleksi Tim SBAI Garuda Jaya U-16

Senin, 21 Mei 2018 23:08
Ratusan Warga Hadiri Silaturrahmi di Kediaman Wardan

Senin, 21 Mei 2018 23:04
Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 21:50
Silaturahmi Andi Rachman-Wardan di Pulau Burung, Paslon 4 Sudah Programkan Buka Akses Jalan Darat Pelalawan-Inhil

Senin, 21 Mei 2018 21:19
Terkait Pemanggilan 7 ASN, Pengurus MKGR Riau Datangi Kantor Panwaslu Pelalawan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 April 2017 13:55
Disertai Pembongkaran dan Pembakaran Rumah,
Warga Sekayan, Inhil Resahkan Perampasan Lahan Diduga oleh Kelompok Gindo


Kelompok Gindo diduga telah merampas lahan warga dengan cara paksa. Mereka bahkan dikabarkan tak segan membongkar dan membakar rumah.

Riauterkini-KEMUNING-Warga Dusun Semaram Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning saat ini resah, akibat aksi perampasan lahan yang diduga dilakukan kelompok Gindo Naibaho. Bahkan, beberapa rumah warga dibongkar dan dibakar mereka.

Kepala Dusun Semaram, Sulaiman membenarkan kondisi desanya yang mencekam dan warga pemilik lahan menjadi resah akibat ulah kelompok Gindo Naibaho ini.

"Memang warga kami menjadi resah karena adanya perampasan lahan oleh Gindo Naibaho ini, padahal lahan ini sudah kami kuasai dan tanami sawit sejak tahun 2007 lalu," cerita Kepala Dusun Semaram, Sulaiman kepada riauterkinicom, Jum'at (21/4/17).

Dijelaskan, Kamis (20/4/17) Gindo dan beberapa orang suruhannya mendatangi warga termasuk guru dan memaksa menyuruh mereka mengosongkan dan segera pindah dari lahan tempat mereka bergantung hidup ini.

"Dia menyuruh mengosongkan dan pindah dari lahan yang ditempati warga, alasannya tanah bapaknya semua," jelas Sulaiman.

Padahal, Sulaiman menerangkan lahan yang dikuasai warga ini memiliki legalitas kepemilikan yang sah dari pemerintah, baik desa dan kecamatan. Sehingga tidak benar, kalau Gindo mengklaim bahwa lahan itu miliknya.

Diakuinya, sekira sepekan yang lalu diketahui ada tiga unit rumah warga yang dibongkar dan dibakar oleh orang suruhan Gindo Naibaho, selain itu lahan warga tersebut saat ini juga mereka kuasai.

"Memang ada tiga rumah warga kami yang dibongkar dan dibakar mereka (kelompok Gindo Naibaho), lahan itu juga saat ini sudah mereka rampas," imbuhnya. Diketahui, saat ini sudah sekira 35 hektar lahan warga yang sudah ditanami sawit dirampas Gindo.

Saat ini warga yang merasa resah telah mengadukan permasalahan ini kepada pihak aparat keamanan dan Pemerintah Desa dan Kecamatan, mereka minta permasalahan ini dapat ditindaklanjuti karena mengancam kehidupan mereka.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Darussalam mengakui telah menerima pengaduan masalah ini, pihaknya telah mengkoordinasikan kepada pihak Pemerintah Kecamatan Kemuning agar menindaklanjuti permasalahan ini.

"Kami sudah minta pihak kecamatan, agar menyikapi masalah ini," jawabnya.

Sedangkan Gindo Naibaho belum dapat dikonfirmasi mengenai aksi dugaan perampasan lahan warga Dusun Semaram, Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning yang dilakukannya tersebut. ***(mar).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kebakaran Rumah Warga Kempas, Inhil Sebabkan Seorang Korban Luka
- Aktif Jalin Kemitraan Masyarakat, Kapolres Beri Peralatan Olahraga pada Polsek XIII Koto Kampar
- Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba
- Korupsi RTH, PPTK Gugup Ditanya Tanggung Jawab dalam Kegiatan
- Janji Bantu Meringankan Ditingkat Banding,
Oknum Pengacara Posbakum di PN Pelalawan Diduga Tilap Uang Terdakwa Kasus Narkoba

- Asal Coret Sembarang Tempat,
Seorang Oknum ASN Pemkab Bengkalis Diamankan Satpol PP

- Jadi Barang Bukti,
Mobil Penyerang Mapolda Riau Terdaftar sebagai Milik Warga Dumai

- Jalani Perawatan, Aipda Jhon Hendrik dan Dua Wartawan Sudah Dibolehkan Pulang
- Kadis PU Riau Dwi Agus Sumarno Sakit,
Sidang Korupsi RTH Dilanjutkan Pemeriksaan Saksi Dua Terdakwa

- Aparat Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8 Kilogram Sabu
- Tiga Warga Tapung Hulu Ditangkap Polres Kampar Saat Pesta Sabu
- Gerebek Pesta Sabu di Mahato, Satres Narkoba Polres Rohul Ciduk 2 Laki-laki
- 5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Rohil dan Dumai
- Polisi Diminta Tindak Tegas Balapan Liar di Sudirman Bengkalis
- Balap Liar di Duri Kian Menggila Selama Ramadhan
- Empat Jenazah Terduga Teroris Mapolda Riau Dijemput Keluarga Tengah Malam
- Seorang Penyerang Mapolda Riau Dikuburkan di Desa Pasiran, Bengkalis
- Proyek Pipa Gas PGN dan Pertagas di Dumai Timpa Pekerja Hingga Tewas
- Tiga Jenazah Terduga Teroris Sudah Dimakamkan di Dumai
- Tabrak Truk Mundur, Pemotor di Pelalawan Tewas Seketika


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com