Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 17:22
180 Peserta Ikuti workshop Desain Kreasi Pakaian Tradisional

Ahad, 19 Nopember 2017 16:15
Dilepas Gubri, Jamaah Majelis Taqlim Antusias Kunjungi Islamic Center Rohul

Ahad, 19 Nopember 2017 12:38
Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah

Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

Ahad, 19 Nopember 2017 09:24
2.400 Pelari Ramaikan Foam Run Telkomsel Di Kota Pekanbaru

Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 21 April 2017 13:55
Disertai Pembongkaran dan Pembakaran Rumah,
Warga Sekayan, Inhil Resahkan Perampasan Lahan Diduga oleh Kelompok Gindo


Kelompok Gindo diduga telah merampas lahan warga dengan cara paksa. Mereka bahkan dikabarkan tak segan membongkar dan membakar rumah.

Riauterkini-KEMUNING-Warga Dusun Semaram Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning saat ini resah, akibat aksi perampasan lahan yang diduga dilakukan kelompok Gindo Naibaho. Bahkan, beberapa rumah warga dibongkar dan dibakar mereka.

Kepala Dusun Semaram, Sulaiman membenarkan kondisi desanya yang mencekam dan warga pemilik lahan menjadi resah akibat ulah kelompok Gindo Naibaho ini.

"Memang warga kami menjadi resah karena adanya perampasan lahan oleh Gindo Naibaho ini, padahal lahan ini sudah kami kuasai dan tanami sawit sejak tahun 2007 lalu," cerita Kepala Dusun Semaram, Sulaiman kepada riauterkinicom, Jum'at (21/4/17).

Dijelaskan, Kamis (20/4/17) Gindo dan beberapa orang suruhannya mendatangi warga termasuk guru dan memaksa menyuruh mereka mengosongkan dan segera pindah dari lahan tempat mereka bergantung hidup ini.

"Dia menyuruh mengosongkan dan pindah dari lahan yang ditempati warga, alasannya tanah bapaknya semua," jelas Sulaiman.

Padahal, Sulaiman menerangkan lahan yang dikuasai warga ini memiliki legalitas kepemilikan yang sah dari pemerintah, baik desa dan kecamatan. Sehingga tidak benar, kalau Gindo mengklaim bahwa lahan itu miliknya.

Diakuinya, sekira sepekan yang lalu diketahui ada tiga unit rumah warga yang dibongkar dan dibakar oleh orang suruhan Gindo Naibaho, selain itu lahan warga tersebut saat ini juga mereka kuasai.

"Memang ada tiga rumah warga kami yang dibongkar dan dibakar mereka (kelompok Gindo Naibaho), lahan itu juga saat ini sudah mereka rampas," imbuhnya. Diketahui, saat ini sudah sekira 35 hektar lahan warga yang sudah ditanami sawit dirampas Gindo.

Saat ini warga yang merasa resah telah mengadukan permasalahan ini kepada pihak aparat keamanan dan Pemerintah Desa dan Kecamatan, mereka minta permasalahan ini dapat ditindaklanjuti karena mengancam kehidupan mereka.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Darussalam mengakui telah menerima pengaduan masalah ini, pihaknya telah mengkoordinasikan kepada pihak Pemerintah Kecamatan Kemuning agar menindaklanjuti permasalahan ini.

"Kami sudah minta pihak kecamatan, agar menyikapi masalah ini," jawabnya.

Sedangkan Gindo Naibaho belum dapat dikonfirmasi mengenai aksi dugaan perampasan lahan warga Dusun Semaram, Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning yang dilakukannya tersebut. ***(mar).



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri

- 1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis

- Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1
- Jatuh ke Sungai Saat Merawai,
Penderita Epilepsi di Concong, Inhil Tewas Tenggelam

- Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis
- Bertabrakan dengan Mobil Terano, Warga Kuansing Ini Meninggal Dunia
- Razia di Jalan Raya,
Polres Siak Amankan 260 Hp Diduga Ilegal dan 3 Pria

- Tidak Cukup Bukti,
Wanita Cantk Terduga Pembawa Sabu ke Lapas Bengkalis Ini Dibebaskan Polisi

- Ayah Bejat di Rohul Ini Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali
- Edarkan Ganja, 2 Pria di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Polsek Tapung, Kampar Ringkus Seorang Pengedar Shabu
- Modus Gunakan Jasa Travel, Pengiriman Paket Sabu-sabu dan Ekstasi di Pekanbaru Dibongkar Polisi
- Ekspos 2,95 Kilogram Sabu, Kapolres Bengkalis Akui Kurir Dikendalikan dari Lapas Banjarmasin
- Napi Narkoba WN Malaysia Kabur Dari Lapas Bengkalis
- Korban Dicekoki Miras, Oknum Ketua RT di Pelalawan Dua Kali Gagahi Gadis 15 Tahun
- Seorang Nenek Ditemukan Tewas Terapung di Tanah Merah, Inhil
- Ratusan Buruh dari Desa Pekan Tua Demo Kantor Bea Cukai Tembilahan
- Dikabarkan Kuasa Dicabut,
Pengacara Tersangka Korupsi RTH Tetap Ajukan Prapid

- Korupsi Dana Diksar Satpol PP Bengkalis,
Kasatpol PP dan Kasi Ops Dihukum 1 Tahun 4 Bulan Penjara

- Setahun DPO, Pelaku Curas Ditangkap Polsek Tembilahan, Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.139.56
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com