Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 22:32
Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi

Kamis, 27 April 2017 22:20
Hingga Juli, NAM Air Hadirkan Promo Spesial

Kamis, 27 April 2017 21:58
Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru

Kamis, 27 April 2017 21:50
Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas

Kamis, 27 April 2017 21:10
Bupati Siak Syamsuar Menerima Gelar Kanjeng Raden Tumenggung

Kamis, 27 April 2017 21:00
Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani

Kamis, 27 April 2017 20:53
Sekda Inhil Hadiri Konferensi Usaha Sabut Kelapa di Bogor

Kamis, 27 April 2017 20:42
Pj Bupati Kampar Buka Workshop Tunas Integritas

Kamis, 27 April 2017 20:35
Pengaktifan Wagubri, Dirjen Otda Belum Terima Hasil Paripurna DPRD

Kamis, 27 April 2017 20:05
Terpilih Sebagai Ketua LAM Rohul, Ini yang akan Dilakukan Zulyadaini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 April 2017 15:27
Pukuli dan Sekap Pria Paruh Baya,
Perampok di Perum Pesona Beringin Asri Pekanbaru Tertangkap di Pasaman


Pelaku pemukulan, penyekapan dan perampokan sepekan yang lalu, berhasil ditangkap di Pasaman, Sumatera Barat. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Riauterkini-PEKANBARU-Sepekan lebih pasca melakukan pemukulan, penyekapan serta perampokan terhadap Cen-cen (42) di Perum Pesona Beringin Asri, Kecamatan Payung Sekaki pada 7 April lalu, pelarian Beni Irawan akhirnya kandas ditangan tim 807 Sat Reskrim Polresta Pekanbaru.

Berkat penyelidikan panjang, petugas pun berhasil meringkusnya ketika melakukan perburuan ke Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Kamis (20/04/17) kemarin. Polisi juga turut mengamankan barang bukti seutas tali tambang yang digunakan tersangka untuk mengikat korban, sebuah lakban, satu unit motor Beat milik korban yang dilarikan tersangka serta sebatang kayu balok yang digunakan tersangka saat memukuli korban.

"Tersangka sudah kita buru seminggu lebih sejak kejadian. Saat peristiwa (perampokan) itu terjadi, tersangka sempat memukuli korban menggunakan kayu balok, lalu mengikat dan menyekapnya serta membawa kabur motor Beat milik korban," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto didampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto disela menggelar jumpa pers pengungkapan tersebut, Jum'at (21/04/17) siang.

Menurutnya motif kejadian berdarah yang menyebabkan korban kritis tersebut hanya dipicu permasalahan sepele. Dimana tersangka merasa sakit hati karena korban tak mau membayar lunas hutang yang dimilikinya. Hutang itupun jumlah tidaklah banyak, hanya Rp200 ribu.

"Jadi korban punya hutang Rp200 ribu sama tersangka. Tapi hutang itu hanya dibayar Rp50 ribu saja. Tersangka sudah mencoba memintanya tapi tetap tak dibayar oleh korban. Karena sakit hati, tersangka kemudian bertengkar dengan korban. Sempat terjadi adu fisik, namun tersangka lebih dulu memukulkan sebatang kayu ke arah punggung dan kepala korban sampai korban jatuh. Setelah itu, barulah korban diikat dan disekap. Motornya kemudian dilarikan tersangka," urainya panjang lebar.

Pamen berkepala pelontos ini menambahkan, motor Beat milik korban itu bahkan sempat pula digadaikan oleh tersangka seharga Rp3,5 juta saat telah berada di Pasaman.

"Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. Perampokan itu murni dilakukan tersangka sendirian," singkatnya.***(gas)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi
- Nelayan Labusel Sumut Meninggal Saat Menjaring Ikan di Perairan Pulau Jemur Rohil
- Penegakan Hukum Tipikor Bansos Bengkalis Disarankan Transparan
- Satlantas Polres Inhil Limpahkan 4 Perkara Laka Lantas ke Kejaksaan
- Tanda Tangan Palsu Bupati Bengkalis,
PT. BRI Serahkan Dokumen Izin Prinsip Asli ke Polisi

- Kredit Fiktif di BNI,
Kepala Kopkar PTPN V dan Dua Karyawan BNI, Ditahan Kejati Riau

- Sebelum Demo di Kejati,
Korlap Massa FPMPR Mengaku Dipukuli Oknum OKP Hingga Bibir Pecah



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.198.150
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com