Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 April 2018 22:22
Karo Humas Protokol dan Kerja Sama Riau Buka Turnamen Sepak Takraw

Sabtu, 21 April 2018 22:16
Ingin Jalan ke Desanya seperti di Siak,
Warga Mahato: Pastinya Hanya Pak Syamsuar yang Bisa Mewujudkan


Sabtu, 21 April 2018 22:10
Safari Politik, Lukman Edy Sambangi Ketua IKKS Riau

Sabtu, 21 April 2018 21:44
Kampanye Dialogis di Kemuning,
Warga Mengadukan Penyerobotan Lahan dan Pembangunan Infrastruktur


Sabtu, 21 April 2018 21:29
Mantan Ketua MUI Riau Dukung Lukman Edy sebagai Cagubri

Sabtu, 21 April 2018 20:36
Hari Bhakti Kemasyarakatan ke-54,
Lapas, Rupbasan Bengkalis Gelar Bhakti Sosial dan Jalan Santai


Sabtu, 21 April 2018 20:32
Miliki Sabu, Pegawai Honorer di Pinggir, Bengkalis Diamankan Polisi

Sabtu, 21 April 2018 19:12
Masyarakat Kabun dan Tandun: Putra Terbaik Riau, Syam-Edy Layak Jadi Gubri dan Wagubri

Sabtu, 21 April 2018 19:08
Dua Kadernya Mundur,
NasDem Diklaim Tak Menganut Sistem Rezim


Sabtu, 21 April 2018 19:02
Sekdaprov Riau Resmikan SMA Negeri 2 Lubuk Batu Jaya

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 April 2017 15:27
Pukuli dan Sekap Pria Paruh Baya,
Perampok di Perum Pesona Beringin Asri Pekanbaru Tertangkap di Pasaman


Pelaku pemukulan, penyekapan dan perampokan sepekan yang lalu, berhasil ditangkap di Pasaman, Sumatera Barat. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Riauterkini-PEKANBARU-Sepekan lebih pasca melakukan pemukulan, penyekapan serta perampokan terhadap Cen-cen (42) di Perum Pesona Beringin Asri, Kecamatan Payung Sekaki pada 7 April lalu, pelarian Beni Irawan akhirnya kandas ditangan tim 807 Sat Reskrim Polresta Pekanbaru.

Berkat penyelidikan panjang, petugas pun berhasil meringkusnya ketika melakukan perburuan ke Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Kamis (20/04/17) kemarin. Polisi juga turut mengamankan barang bukti seutas tali tambang yang digunakan tersangka untuk mengikat korban, sebuah lakban, satu unit motor Beat milik korban yang dilarikan tersangka serta sebatang kayu balok yang digunakan tersangka saat memukuli korban.

"Tersangka sudah kita buru seminggu lebih sejak kejadian. Saat peristiwa (perampokan) itu terjadi, tersangka sempat memukuli korban menggunakan kayu balok, lalu mengikat dan menyekapnya serta membawa kabur motor Beat milik korban," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto didampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto disela menggelar jumpa pers pengungkapan tersebut, Jum'at (21/04/17) siang.

Menurutnya motif kejadian berdarah yang menyebabkan korban kritis tersebut hanya dipicu permasalahan sepele. Dimana tersangka merasa sakit hati karena korban tak mau membayar lunas hutang yang dimilikinya. Hutang itupun jumlah tidaklah banyak, hanya Rp200 ribu.

"Jadi korban punya hutang Rp200 ribu sama tersangka. Tapi hutang itu hanya dibayar Rp50 ribu saja. Tersangka sudah mencoba memintanya tapi tetap tak dibayar oleh korban. Karena sakit hati, tersangka kemudian bertengkar dengan korban. Sempat terjadi adu fisik, namun tersangka lebih dulu memukulkan sebatang kayu ke arah punggung dan kepala korban sampai korban jatuh. Setelah itu, barulah korban diikat dan disekap. Motornya kemudian dilarikan tersangka," urainya panjang lebar.

Pamen berkepala pelontos ini menambahkan, motor Beat milik korban itu bahkan sempat pula digadaikan oleh tersangka seharga Rp3,5 juta saat telah berada di Pasaman.

"Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. Perampokan itu murni dilakukan tersangka sendirian," singkatnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Miliki Sabu, Pegawai Honorer di Pinggir, Bengkalis Diamankan Polisi
- Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya
- Dua Pelaku ‎Narkoba Lintas Kabupaten Diciduk Polisi Rohul di Dua TKP
- Pemilik Bengkel Akan Laporkan Pemalsuan Terkait SPJ Fiktif Bagian Perlengkapan Kuansing
- Dibandingkan Triwulan 2017,
2018 Ini Polda Riau Alami Peningkatan Pengungkapan Kasus Narkoba

- ‘Telan’ Dana Desa Rp386 Juta,
Mantan Pj. Kades Batang Duku Ditahan Kejari Bengkalis



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.37.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com