Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 14 Desember 2017 21:20
Expo Karya Pendidikan Tahun 2017, Bupati Inhil Sesalkan Minim Peran Serta SMA Negeri

Kamis, 14 Desember 2017 21:14
Reses di Mandau, Syaiful Ardi Beri Bantuan dan Janjikan Sejumlah Insfrastruktur

Kamis, 14 Desember 2017 21:07
Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Mangkir, Kejari Bakal Ajukan Surat Pencekalan Mantan Kadishub Meranti


Kamis, 14 Desember 2017 20:58
Tak Kunjung Disahkan, Dewan Sebut Menteri Siti Nurbaya Sengaja Memperlambat RTRW Riau

Kamis, 14 Desember 2017 20:49
Jadi 'Sarang Hantu', Dewan Datangi Ambulan Tua Milik Pemkab Bengkalis di Duri

Kamis, 14 Desember 2017 20:07
Waka DPRD Dumai Masih Komit Bangun Lingkungan Dapilnya

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Upaya Meningkatkan PAD, Bapenda Rohul Mutakhirkan NJOP

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis

Kamis, 14 Desember 2017 19:22
Berkunjung ke RAPP, Duta Besar Kanada Borong Kerajinan Tenun dan Batik Riau

Kamis, 14 Desember 2017 18:36
BPBP Siapkan Rp 400 Miliar untuk Replanting Sawit

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 21 April 2017 15:27
Pukuli dan Sekap Pria Paruh Baya,
Perampok di Perum Pesona Beringin Asri Pekanbaru Tertangkap di Pasaman


Pelaku pemukulan, penyekapan dan perampokan sepekan yang lalu, berhasil ditangkap di Pasaman, Sumatera Barat. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Riauterkini-PEKANBARU-Sepekan lebih pasca melakukan pemukulan, penyekapan serta perampokan terhadap Cen-cen (42) di Perum Pesona Beringin Asri, Kecamatan Payung Sekaki pada 7 April lalu, pelarian Beni Irawan akhirnya kandas ditangan tim 807 Sat Reskrim Polresta Pekanbaru.

Berkat penyelidikan panjang, petugas pun berhasil meringkusnya ketika melakukan perburuan ke Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Kamis (20/04/17) kemarin. Polisi juga turut mengamankan barang bukti seutas tali tambang yang digunakan tersangka untuk mengikat korban, sebuah lakban, satu unit motor Beat milik korban yang dilarikan tersangka serta sebatang kayu balok yang digunakan tersangka saat memukuli korban.

"Tersangka sudah kita buru seminggu lebih sejak kejadian. Saat peristiwa (perampokan) itu terjadi, tersangka sempat memukuli korban menggunakan kayu balok, lalu mengikat dan menyekapnya serta membawa kabur motor Beat milik korban," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto didampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto disela menggelar jumpa pers pengungkapan tersebut, Jum'at (21/04/17) siang.

Menurutnya motif kejadian berdarah yang menyebabkan korban kritis tersebut hanya dipicu permasalahan sepele. Dimana tersangka merasa sakit hati karena korban tak mau membayar lunas hutang yang dimilikinya. Hutang itupun jumlah tidaklah banyak, hanya Rp200 ribu.

"Jadi korban punya hutang Rp200 ribu sama tersangka. Tapi hutang itu hanya dibayar Rp50 ribu saja. Tersangka sudah mencoba memintanya tapi tetap tak dibayar oleh korban. Karena sakit hati, tersangka kemudian bertengkar dengan korban. Sempat terjadi adu fisik, namun tersangka lebih dulu memukulkan sebatang kayu ke arah punggung dan kepala korban sampai korban jatuh. Setelah itu, barulah korban diikat dan disekap. Motornya kemudian dilarikan tersangka," urainya panjang lebar.

Pamen berkepala pelontos ini menambahkan, motor Beat milik korban itu bahkan sempat pula digadaikan oleh tersangka seharga Rp3,5 juta saat telah berada di Pasaman.

"Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. Perampokan itu murni dilakukan tersangka sendirian," singkatnya.***(gas)



Berita Hukum lainnya..........
-
- Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis
- Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg
- Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Kejari Kepulauan Meranti Tetapkan 4 Tersangka

- Belum Siap, Jaksa Batal Tuntut Pegawai Rutan Terjerat Pungli
- Korupsi ADD, Seorang Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara
- Buntut Pemanggilan Kejari,
Rekanan Sebut Oknum PPK Disdik Pelalawan Minta 'Setoran'

- Polda Riau Musnahkan 17 Kg Sabu dari 7 Tersangka
- Nistakan Islam di Facebook, P Hutahean Dilaporkan ke Polsek Minas
- Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei
- Keluarga Histeris,  Hakim PN Siak Vonis Mati Dua terdakwa Narkotika Lintas Negara
- Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis

- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana
- Polisi Amankan Diduga Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis
- Mencuri di Duri, Sopir Tertangkap di Bukit Kapur, Dumai
- Sidang TTD Bupati Bengkalis,
Saksi Sebut Perjanjian dengan Terdakwa Rp1 M Urus Dokumen

- Demi Kenyamanan, Satlantas Polres Bengkalis Lembur di Malam Weekend


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.207.75
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com