Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 21 Pebruari 2018 19:07
Dikunjungi Syamsuar, Pedagang Pasar Terapung Inhil Sampaikan Kekecewaannya Terhadap Pemprov

Rabu, 21 Pebruari 2018 19:00
805 Aparat Gabungan Siap Amankan Aksi,
Besok, BEM se Indonesia Demo Besar-besaran di Pekanbaru


Rabu, 21 Pebruari 2018 18:15
Diduga Korsleting Kabel, Mobil Karyawan PT Samator di Duri, Bengkalis Terbakar

Rabu, 21 Pebruari 2018 17:48
Sidang Pengedar 2 Kg Sabu di Bengkalis,
Ke Empat Terdakwah Mengaku Beda Jaringan


Rabu, 21 Pebruari 2018 16:45
Proyek Waduk Serba Guna Lompatan Harimau di Rohul Baru Sebatas Perencanaan

Rabu, 21 Pebruari 2018 16:36
Kasatpol PP Pekanbaru Minta Warga Laporkan Jika Ada Anggotanya Lakukan Pungli

Rabu, 21 Pebruari 2018 15:47
Puncak Imlek di Bengkalis,
Ribuan Warga Tionghoa Saksikan Ritual Usir Roh Jahat


Rabu, 21 Pebruari 2018 15:44
RTRW Riau Belum Disahkan, 351 Izin Tak Bisa Dikeluarkan

Rabu, 21 Pebruari 2018 15:41
Kasus Penganiayaan Petugas BC di Bengkalis,
Terdakwa Sebut Ada Uang Rp28 Juta Disita Petugas


Rabu, 21 Pebruari 2018 15:36
Polda Riau Sebut Penangan Kasus Kredit Fiktif BNI 46 Tunggu Persetujuan Majelis Kehormatan Notaris

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 April 2017 16:56
Kiriman Uang Tak Cukup, Picu Mahasiswa di Pekanbaru Jualan Ganja

Dengan alasan kiriman uang saku dari orang tua di kampung tak pernah cukup untuk keperluan hidup di kota, mahasiswa ini nekat jadi pengedar ganja. Sial, ia ditangkap polisi bersama sang kekasih.

Riauterkini-PEKANBARU-Gara-gara kiriman uang yang diberikan orang tuanya terasa tak pernah cukup, Abdurahman Al Hafiz (22), mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Pekanbaru nekat banting stir sebagai penjual ganja kering.

Akibat kelakuannya tersebut, warga asal Duri itupun terancam drop out dan dipastikan mendekam di penjara karena diciduk oleh tim Opsnal Polsek Bukit Raya, Kamis (20/04/17) kemarin. Ironisnya, tersangka dibekuk petugas bersama kekasihnya, Maya (21) yang tak lain adalah mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Bertuah.

"Saya masih kuliah bang, semester 8 di UIR. Terpaksa jual (ganja) karena uang kiriman dari orang tua kurang. Kerjaan juga belum ada," kata Al Hafiz ketika ditemui riauterkini.com di Mapolsek Bukit Raya, Jum'at (21/04/17).

Aktivitas berdagang barang haram itu sendiri, diakui tersangka sudah dilakoninya selama setahun lebih. Dengan sasaran penjualan di sekitar kampus UIR. Selama berdagang ganja, tersangka mematok harga Rp40 ribu sampai Rp50 ribu per paketnya.

"Biasanya (menjual ganja) per paket Rp40 ribu atau Rp50 ribu. Uangnya cuma untuk nambah biaya hidup saja," gumamnya.

Sebelumnya, dua perguruan tinggi ternama di Pekanbaru harus tercoreng akibat ulah mahasiswanya yang memiliki kerja sampingan sebagai penjual dan pemakai daun ganja kering. Keduanya yang juga merupakan sepasang kekasih tersebut, tak mampu berkutik ketika tim Opsnal Polsek Bukit Raya menciduknya di sebuah kos-kosan di Jalan Karya I, Kamis (20/04/17) kemarin.

Mereka adalah Abdurahman Al Hafiz (22) mahasiswa UIR dan kekasihnya Maya (21) mahasiswi UIN Suska Riau. Selain mereka berdua, di hari yang sama kemarin, petugas juga menciduk seorang terduga bandar ganja tersebut, Asril (34). Termasuk mengamankan barang bukti 11 kilogram lebih daun ganja kering siap edar.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sidang Pengedar 2 Kg Sabu di Bengkalis,
Ke Empat Terdakwah Mengaku Beda Jaringan

- Kasus Penganiayaan Petugas BC di Bengkalis,
Terdakwa Sebut Ada Uang Rp28 Juta Disita Petugas

- Polda Riau Sebut Penangan Kasus Kredit Fiktif BNI 46 Tunggu Persetujuan Majelis Kehormatan Notaris
- Usai Nyatakan Banding,
Masa Tahanan Tiga Pegawai Rutan Pekanbaru Terjerat Pungli Diperpanjang

- Remaja Keterbelakangan Mental di Rohul ‎Tewas Tenggelam di Waduk Perumahan PT. EDI
- Gelapkan Motor, Dua Perempuan Asal Bangun Purba dan Sumut Dilaporkan ke Polisi Rohul
- Diundang Dakwah, Ustadz Ali Ambar Asal Bengkalis Dideportasi dari Hongkong
- Kapolres Inhil Pimpin Apel Pengecekan Pasukan Pengamanan Kampanye Pilgubri
- KPK Puji Program Riau Berintegritas Andi Rachman
- Polantas Pekanbaru Larang Siswa Bawa Kendaraan Pribadi ke Sekolah
- Dituding 'bermain' di Proyek RTH,
Ketua Kadin Riau Laporkan Korlap FMPAK ke Polda Riau

- Restribusi Terminal Barang Dishub Dumai,
Tiga Terdakwa Korupsi Ini Divonis 3 hingga 6 Tahun Penjara

- Ekspos Penangkapan Sabu 1/2 Kg,
Polres Inhil Dalami Keterlibatan Napi Lain di Lapas Tembilahan

- Satu Lagi Terdakwa Korupsi Anggaran Bappeda Rohil Diadili
- Seorang Masih Buron, Tiga Maling di Rohul Cabuli Putri Pemilik Rumah
- Polda Riau Akan Minta Keterangan Inspektorat Kampar Terkait Pungli Satpol PP
- Maling Pengincar Rumah Kosong Ditangkap Polsek Mandau, Bengkalis
- Diduga Aniaya Anak Kandung, Pasutri di Bhatin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Galapkan Motor, Pria Pengangguran di Duri, Bengkalis "Dikerangkeng" Polisi
- Menang Praprid, Pengadilan Batalkan Status Tersangka PT Hutahaean


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.119.59
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com