Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Mei 2018 18:59
Plt Gubri Langsung Urus Mulok ke Mendikbud

Selasa, 22 Mei 2018 18:54
Serahkan Bantuan Rp 5,250 M, Grup APRIL Dukung Tim Indonesia di Asian Gemas 2018

Selasa, 22 Mei 2018 18:14
Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik

Selasa, 22 Mei 2018 18:09
Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data

Selasa, 22 Mei 2018 18:06
DPRD Riau Sayangkan Pemberhentian Sementara Program GISA

Selasa, 22 Mei 2018 18:03
Korupsi Dana Desa, Mantan Camat di Kampar Diadili

Selasa, 22 Mei 2018 18:01
Selama Ramadhan, Cawagubri Edy Nasution Safari Ramadhan ke Masjid

Selasa, 22 Mei 2018 17:58
Tak Ingin Masyarakat Nyebrang Bayar Pakai Pompong, Andi Rachman Komit Bangun Jembatan Dusun Sukajadi-Kuala Cinaku

Selasa, 22 Mei 2018 16:45
Melalui Seminar, Prodi Manajemen dan Akuntasi UPP Gali Potensi UMKM di Kabupaten Rohul

Selasa, 22 Mei 2018 16:42
Ramadhan dan Sambut Idul Fitri,
Pemkab Bengkalis Rencanakan Tambah Armada Roro dan Terbitkan Maklumat


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 April 2017 17:09
Dinilai Banyak Kejanggalan,
Keluarga Tersangka Curat Praperadilkan Polsek Ujung Batu


Keluarga dua terdakwa kasus pencurian dengan pemberatan di Rohul, mengajukan gugatan praperadilan dengan termohon Polsek Ujung Batu. Mereka menilai banyak kejanggalan dalan kasus itu.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Merasa banyak kejanggalan pada perkara pencurian dengan pemberatan (Curat) melibatkan M. Marpaung dan R. Simangunsong, warga Desa Ngaso, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), pihak keluarga ajukan gugatan praperadilan dengan termohon Polsek Ujung Batu.

Pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian, Jumat (21/4/17), dengan agenda sidang pembacaan jawaban dari termohon yakni pihak Polsek Ujung Batu dihadiri sejumlah keluarga dari pemohon.

Pandapotan Marpaung, Penasehat Hukum (PH) dari M. Marpaung mengatakan sidang akan dilanjutkan Selasa (25/4/17) dengan agenda pembacaan replik dari pihak pemohon yang akan disampaikan dirinya dan rekannya Hendra Marpaung.

Gugatan praperadilan diajukan pihak pemohon berawal dari laporan Ester Novika Situmeang ke Polsek Ujung Batu yang mengaku kehilangan uang sebesar Rp40,9 juta yang diletakkan di dalam jok sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol BK 2610 AEF yang diparkir di depan rumah korban pada Kamis (9/3/17) lalu sekira pukul 08.30 WIB.

Berawal laporan Ester dan keterangan sejumlah saksi, di hari yang sama sekira pukul 11.30 WIB, Unit Reskrim Polsek Ujung Batu mengamankan M. Marpaung dan menyusul R. Simangunsong sebagai pelaku di lokasi berbeda.

Selain mengamankan kedua pria ini, pihak Kepolisian turut mengamankan uang sebesar Rp29 juta dari dalam. jok sepeda motor milik M. Marpaung.

Pandapotan Marpaung mengakui pihaknya mengajukan gugatan praperadilan dengan termohon Polsek Ujung Batu, karena proses penangkapan terhadap kedua kliennya tidak sesuai SOP kepolisian.

"Melalui praperadilan ini kami ingin keadilan ditegakkan. Ada banyak kejanggalan dalam penangkapan klien kami M. Marpaung. Poin pertama, korban membuat laporan via telepon, setelah dilakukan penangkapan, korban (Ester) baru membuat laporan resmi di Polsek Ujung Batu," ungkap Pandapotan kepada wartawan usai sidang, Jumat.

Kejanggalan lain, tambah Pandapotan, saat penangkapan, kliennya juga belum pernah dimintai keterangan sebagai saksi terlapor, dan tidak ada saksi fakta yang menyebutkan bahwa kliennya sebagai pelaku curat tersebut.

"Hal ini yang harus kami perjuangkan. Kami menilai pihak Polsek Ujung Batu tidak menjalankan SOP saat penangkapan klien kami," jelasnya.

Masih didampingi rekannya Hendra Marpaung, Pandapotan mengakui bahwa perkara ‎prapradilan diajukan ke PN Pasirpangaraian semata-mata untuk kepentingan hukum kedua kliennya.

Dari informasi didapat pihak Penasehat Hukum, laporan masuk ke Kepolisian melalui telepon sekira. pukul 9.30 WIB. Dan sekira 11.30 WIB, kliennya sudah ditangkap.

"Dalam artian hanya ada rentang waktu sekitar dua jam penetapan tersangka, gelar perkara, pencarian dua alat bukti yang cukup, dalam waktu dua jam. Kita menghormati proses dari Kepolisian yang cepat, tapi kita juga punya intuisi sebagai pengacara, apa iya dalam waktu dua jam penetapan tersangka," kata Pandapotan Marpaung.

J. Marpaung, selaku ayah kandung dari M. Marpaung, mengungkapkan uang sebesar Rp29 juta yang dijadikan barang bukti pihak Polsek Ujung Batu merupakan uang titipan dari salah seorang anggota Koperasi CU Seiya Sekata Cabang Jalan Jelutung bernama B. Sinaga.

Uang sebanyak itu dititipkan B. Sinaga ke anaknya M. Marpaung pada 27 Januari 2017, namun belum sempat disetorkan ke kas koperasi.

"Uang itu diserahkan lengkap dengan kwitansi, buku rekening dan saksinya itu bisa kami buktikan," tegas J. Marpaung.

Sementara itu, Kapolsek Ujung Batu Kompol Kari Amsah Ritonga SIK, SH, melalui IPDA Agus mengaku pihaknya sudah menjalankan proses hukum dan penangkapan terhadap kedua terduga pelaku sesuai SOP Kepolisian.

"Gugatan praperadilan merupakan hak semua orang. Tapi yang jelas kami sudah menjalankan tugas sesuai prosedur (SOP)," jelas Agus.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Dana Desa, Mantan Camat di Kampar Diadili
- Gelapkan Mobil, Pamen Polda Riau Dilaporkan ke Propam
- Bus Pengangkut Anak Sekolah Alami Tabrakan Maut di Jalintim Pelalawan
- Selain Pengamanan Ibadah Gereja,
Polres Rohul Juga Sebar Anggota ke Masjid Saat Salat Tarawih

- Pengungkapan Selama Ramadhan,
2 Pemilik Senpi Rakitan Dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951

- Tuntutan Jaksa Tak Terbukti,
Enam Terdakwa Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Kampar Divonis Bebas

- Kebakaran Rumah Warga Kempas, Inhil Sebabkan Seorang Korban Luka
- Aktif Jalin Kemitraan Masyarakat, Kapolres Beri Peralatan Olahraga pada Polsek XIII Koto Kampar
- Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba
- Korupsi RTH, PPTK Gugup Ditanya Tanggung Jawab dalam Kegiatan
- Janji Bantu Meringankan Ditingkat Banding,
Oknum Pengacara Posbakum di PN Pelalawan Diduga Tilap Uang Terdakwa Kasus Narkoba

- Asal Coret Sembarang Tempat,
Seorang Oknum ASN Pemkab Bengkalis Diamankan Satpol PP

- Jadi Barang Bukti,
Mobil Penyerang Mapolda Riau Terdaftar sebagai Milik Warga Dumai

- Jalani Perawatan, Aipda Jhon Hendrik dan Dua Wartawan Sudah Dibolehkan Pulang
- Kadis PU Riau Dwi Agus Sumarno Sakit,
Sidang Korupsi RTH Dilanjutkan Pemeriksaan Saksi Dua Terdakwa

- Aparat Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8 Kilogram Sabu
- Tiga Warga Tapung Hulu Ditangkap Polres Kampar Saat Pesta Sabu
- Gerebek Pesta Sabu di Mahato, Satres Narkoba Polres Rohul Ciduk 2 Laki-laki
- 5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Rohil dan Dumai
- Polisi Diminta Tindak Tegas Balapan Liar di Sudirman Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com