Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Mei 2017 22:52
Pelaku Minta Uang ke Rekanan,
Awas Modus Penipuan Catut Nama ULP Rohul


Selasa, 23 Mei 2017 22:49
Pengurus TP PKK dan Bunda PAUD Rohul Dilantik Bupati Suparman

Selasa, 23 Mei 2017 22:46
6 Tahun Gelap, Malam Ini Lampu Penerangan Jembatan Rumbai Jaya Menyala

Selasa, 23 Mei 2017 22:41
Kapolres Kampar Silaturahmi dengan Pemuka Masyarakat Kampung Panjang

Selasa, 23 Mei 2017 22:37
Pemda Pelalawan Canangkan Gerakan Maghrib Mengaji

Selasa, 23 Mei 2017 22:34
2,1 Triliun APBD Akan Bermakna Bila Pembangunan Tepat Sasaran

Selasa, 23 Mei 2017 22:29
Capella Honda Raih Juara Kompetisi Safety Riding Nasional 2017

Selasa, 23 Mei 2017 22:16
Wujudkan Janji,
Anggota DPR RI Eddy Tanjung Serahkan Empat Ambulans di Dapilnya


Selasa, 23 Mei 2017 20:47
Besok, PLN Rayon Duri Kembali Lakukan Pemadaman

Selasa, 23 Mei 2017 19:48
Operasi Patuh Siak 2017, Polres Bengkalis Temukan 1.073 Pelanggaran



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 21 April 2017 18:18
Masa Penahanan Habis,
Polda Riau Lepaskan Danatur Yayasan Wahidin Bagansiapiapi


Penyidik akhirnya membebaskan Rajadi alias Awie Tongseng, donatur Yayasan Wahidin dari tahahan. Tersangka kasus penggelapan dana yayasan ini dibebaskan karena masa tahanan habis.

Riauterkini-PEKANBARU-Penyidik akhirnya membebaskan Rajadi alias Awie Tongseng, donatur Yayasan Wahidin dari tahahan. Tersangka kasus penggelapan dana yayasan ini dibebaskan karena masa tahanan habis.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM yang dikonfirmasi riauterkinicom, Jumat (21/4/17) sore, membenarkan hal itu.

"Benar, tersangka memang dibebaskan penyidik karena memang masa penahanan habis. Namun kasus hukumnya tetap berlanjut," ujarnya.

Ditambah Guntur, sesuai Pasal 24 ayat (1) dan (2) KUHP, massa penahanan penyidik 20 hari lalu dapat diperpanjang 40 hari lagi.

Diberitakan sebelumnya, Awie Tongseng ditangkap dan ditahan lagi oleh Polda Riau dengan tuduhan penggelapan uang yayasan senilai Rp6 miliar tahun 2010 yang dilaporkan mantan pembina Yayasan Pendidikan Wahidin.

Uniknya, penahanan terhadap Awie Tongseng pertama kali dilakukan pihak Polda Riau tahun 2014. Waktu itu, dia dituduh memberikan sumpah palsu di persidangan kasus dugaan penggelapan uang yayasan tersebut. Namun putusan Pengadilan Negeri (PN) Rohil kemudian membebaskan Awie Tongseng dari segala tuduhan.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Pelaku Minta Uang ke Rekanan,
Awas Modus Penipuan Catut Nama ULP Rohul

- Operasi Patuh Siak 2017, Polres Bengkalis Temukan 1.073 Pelanggaran
- Rumah Agen Togel di Muara Dilam Digerebek Polisi Rohul
- Dugaan Korupsi RTH, GMPK Desak Kejati Riau Segera Tetapkan Tersangka
- Seorang Suku Akit, Meranti Ditemukan Tewas Tergantung
- Korupsi Kredit Fiktif,
Pegawai BNI 46 dan Karyawan Kopkar PTPN V Diadili

- Motor Ditabrak Truk Boks di Pelalawan, Sepasang Kekasih Tewas Seketika


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.87.91
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com