Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 27 Juni 2017 13:23
Mayat Tanpa Identitas di Desa Kuala Sebatu Ternyata Warga Tembilahan, Inhil

Selasa, 27 Juni 2017 08:13
Tamu Tagram Hotel Pekanbaru Kehilangan Perhiasaln Rp70 juta

Selasa, 27 Juni 2017 06:57
Seorang Bayi Tewas Terpanggang,
Dua Rumah di Rambah, Rohul Ludes Terbakar


Senin, 26 Juni 2017 21:22
Hari ke Dua Lebaran,
Bupati Harris Hadiri Acara Adat Gunung Sahilan dan 'Open House' Wagubri


Senin, 26 Juni 2017 21:06
Liburan Lebaran, Masjid Agung Islamic Center Rohul Masih Favorit

Senin, 26 Juni 2017 20:54
Bupati Kampar Silahturrahmi ke Gubernur dan Forkopimda Riau

Senin, 26 Juni 2017 19:22
Tanpa Identitas, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Desa Kuala Sebatu, Inhil

Senin, 26 Juni 2017 19:00
Atasi Sampah di Idul Fitri,
12 Armada dan 150 Personil Disiapkan UPT Persampahan di Duri, Bengkalis


Ahad, 25 Juni 2017 21:17
Polres Inhil Sebut Kebakaran Ludeskan 60 Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu

Ahad, 25 Juni 2017 16:13
Usai Sholat Ied, Gubri Ajak Masyarakat Hadiri Open House



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 21 April 2017 18:18
Masa Penahanan Habis,
Polda Riau Lepaskan Danatur Yayasan Wahidin Bagansiapiapi


Penyidik akhirnya membebaskan Rajadi alias Awie Tongseng, donatur Yayasan Wahidin dari tahahan. Tersangka kasus penggelapan dana yayasan ini dibebaskan karena masa tahanan habis.

Riauterkini-PEKANBARU-Penyidik akhirnya membebaskan Rajadi alias Awie Tongseng, donatur Yayasan Wahidin dari tahahan. Tersangka kasus penggelapan dana yayasan ini dibebaskan karena masa tahanan habis.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM yang dikonfirmasi riauterkinicom, Jumat (21/4/17) sore, membenarkan hal itu.

"Benar, tersangka memang dibebaskan penyidik karena memang masa penahanan habis. Namun kasus hukumnya tetap berlanjut," ujarnya.

Ditambah Guntur, sesuai Pasal 24 ayat (1) dan (2) KUHP, massa penahanan penyidik 20 hari lalu dapat diperpanjang 40 hari lagi.

Diberitakan sebelumnya, Awie Tongseng ditangkap dan ditahan lagi oleh Polda Riau dengan tuduhan penggelapan uang yayasan senilai Rp6 miliar tahun 2010 yang dilaporkan mantan pembina Yayasan Pendidikan Wahidin.

Uniknya, penahanan terhadap Awie Tongseng pertama kali dilakukan pihak Polda Riau tahun 2014. Waktu itu, dia dituduh memberikan sumpah palsu di persidangan kasus dugaan penggelapan uang yayasan tersebut. Namun putusan Pengadilan Negeri (PN) Rohil kemudian membebaskan Awie Tongseng dari segala tuduhan.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Seorang Bayi Tewas Terpanggang,
Dua Rumah di Rambah, Rohul Ludes Terbakar

- Polres Inhil Sebut Kebakaran Ludeskan 60 Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu
- Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"
- Polda Tempatkan 20 Sniper di Jalur Mudik
- Polres Inhil Tangkap Spesialis Curat Sarang Walet
- Polda Ringkus Provokator Kaburnya Ratusan Napi Sialang Bungkuk
- Seorang Buruh PT Bina Duta Laksana, Tewas Tertimbun Gambut di Gaung, Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.111.72
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com