Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 25 Mei 2017 22:33
Said Syarifudin Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua IKA UR Kabupaten Inhil

Kamis, 25 Mei 2017 22:01
Tagih Defenitifkan Kades Sungai Ara,
Warga Minta Pemda Komit dengan Keputusan Bupati No 169 Tahun 2017


Kamis, 25 Mei 2017 21:52
Zulhendri Pimpin KONI Kuansing Hingga 2021

Kamis, 25 Mei 2017 21:24
Pesta Sabu, Sepasang Suami-Isteri di Reteh Ditangkap Polisi

Kamis, 25 Mei 2017 20:27
Tak Mau Buat Resah, Gubri Enggan Bahas Pelantikan Pejabat

Kamis, 25 Mei 2017 16:23
Bupati Kampar Hadiri Penobatan Gelar Datuk Kehormatan Kenegarian Kampa

Kamis, 25 Mei 2017 16:05
Masih Ada 14 Desa di Siak Belum Dialiri Listrik

Kamis, 25 Mei 2017 15:21
HMI Rohul Siap Bangun Kerjasama dengan Kejari Rohul

Kamis, 25 Mei 2017 14:58
Tingkatkan Syiar Islam, RAPP Lepas Tim Syafari Ramadhan di Lima Kabupaten

Kamis, 25 Mei 2017 14:22
Gubri Resmikan Listrik Masuk Desa di Minas Barat, Siak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 19 Mei 2017 08:37
Dua Anggota Polres Meranti di Pecat Dengan Tidak Hormat

Polres Kepulauan Meranti kehilangan dua personilnye. Keduanya dipecat dengan tidak hormat karena melanggar sejumlah aturan.

Riauterkini-SELATPANJANG - Dua anggota Polres Kepulauan Meranti berinisial Bripda Sua dan Bripda Raf direkomendasikan pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH).

Rekomendasi PTDH terhadap Bripda Sua dan Bripda Raf itu diputuskan dalam Sidang Komisi Kode Etik, Rabu (17/5/17) kemarin, sidang tersebut dipimpin Wakapolres Meranti, Kompol Dr Wawan SH MH.

Bripda Sua Nrp 87080210 dengan jabatan Brig Sat Sabhara Polres Kepulauan Meranti itu terbukti melanggar pasal 12 ayat (1) huruf a peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

Pasal 12 ayat (1) huruf a itu disebutkan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia apabila dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dan menurut pertimbangan pejabat yang berwenang tidak dapat dipertahankan untuk tetap berada dalam dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia' Sementara Bripda Raf Nrp 93110590 jabatan Brig Sat Tahti Polres Kepulauan Meranti terbukti melanggar pasal 14 ayat (1) huruf a peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

Dalam pasal 14 ayat (1) huruf a disebutkan : Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia apabila: meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 (tiga puluh) hari kerja secara berturut-turut.***(rud)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
herlisa
JANGAN LEWATKAN PROMO DAN BONUS LAIN NYA !!! Berbagai Hadiah Menunggu Anda Hanya Di Agen Terpercaya B-O-L-A-V-I-T-A Untuk keterangan lebih lanjut, segera hubungi kami di: BBM: D1A1E6DF (FULL) 7B51876A (FULL) D8C363CA (NEW) WHATSAPP : 081377055002


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Pesta Sabu, Sepasang Suami-Isteri di Reteh Ditangkap Polisi
- Puluhan Warga Unjukrasa ke PT. SPM dan PT. BBHA Bukitbatu, Bengkalis
- Korupsi DTT Pelalawan, Kejati Gandeng BPK Audit Kerugian Negara
- Cari Kayu, Warga Mandah, Inhil Tiba-tiba Hilang di Sungai Sembuang
- Janda Beranak Satu di Dumai Tewas Gantung Diri
- Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Bengkalis, Empat Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara
- Aktivis AMP-H Desak Polda Riau Usut Sejumlah Kasus Pengrusakan Lingkungan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.17.193
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com