Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 April 2018 15:30
Didukung Mantan Bupati Bengkalis Syamsurizal, Firdaus Siap Door to Door Menangkan Firli

Senin, 23 April 2018 15:24
Panwaslu Bengkalis Selidiki Temuan Politik Uang Kampanye Paslon di Rupat

Senin, 23 April 2018 15:07
Supervisi di Polres Kampar,
Polwan Miliki Tanggung Jawab Sama dengan Anggota Polri Lainnya


Senin, 23 April 2018 15:03
Awalnya Dikira Besi Tua,
Rupanya 2 Benda Ditemukan Karyawan PT. BIP Ujung Batu Granat Nanas


Senin, 23 April 2018 14:59
Bupati Pelalawan dan Anggota DPRD Tinjau Titik Banjir dan Jalan Rusak di Pangkalan Kerinci

Senin, 23 April 2018 14:41
Temui Abdul Wahid, Warga Pelangiran Inhil Bulatkan Tekad Menangkan Lukman Edy-Hardianto

Senin, 23 April 2018 14:28
Diikuti 12.000 Peserta, Bupati Bengkalis Tinjau UN Tingkat SMP di Duri

Senin, 23 April 2018 14:22
KONI Pekanbaru Resmi Dilantik

Senin, 23 April 2018 14:19
Kerja Puluhan Tahun Diselesaikan Tiga Tahun, Bulan Ini RTRW Riau Diprediksi Tuntas

Senin, 23 April 2018 14:12
Program Rumah Layak Huni untuk Riau Sudah Nyata, Warga Kelayang Coblos Nomor 4

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 Mei 2017 10:47
Pegawai Dituduh Pukul Mahasiswa, Pendemo Desak Kajari Rohul Lengser

Dugaan pemukulan dua mahasiswa oleh pegawai Kejari Rohul berbuntut protes. Mahasiswa berdemo dan menuntut pencopotan Kajari.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Puluhan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu (Rohul) demonstrasi di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul, Jumat (19/5/17) pagi.

Aksi damai yang dijaga ratusan personil Polres Rohul dan Satpol PP Rohul ini dimulai dari perempatan Taman Kota Pasirpangaraian. Tidak lama berorasi, mahasiswa bergerak ke Kantor Kejari Rohul.

Dalam aksi damai di gerbang kantor Kejari Rohul, Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu menolak penganiayaan terhadap dua mahasiswa, Muhammad Sukri dan Rio Andri, yang awalnya untuk silaturahmi, Selasa (16/5/17) lalu.

Mahasiswa mengaku kecewa dengan oknum Kejari Rohul karena telah melakukan tindakan pelanggaran hukum dan HAM tentang penganiayaan yaitu dengan cara mencekik, menarik paksa, dan bahkan kedua mahasiswa dijebloskan ke sel tahanan Kejari Rohul secara premanisme oleh oknum pegawai Kejari Rohul.

"Kami sedih melihat Kejaksaan seperti itu. Kami seperti pencuri dijebloskan ke penjara," tegas Rio dalam orasinya di depan gerbang masuk Kantor Kejari Rohul, Jumat.

Ada empat pernyataan sikap mahasiswa disampaikan, pertama meminta Freddy Daniel Simanjuntak mundur dari jabatannya sebagai Kepala Kejari Rohul karena tidak bertanggung jawab dalam kasus ini.

Kedua, meminta Agus Kurniawan mundur dari jabatannya selaku Kasi Intel Kejari Rohul karena sikap arogansinya yang tidak mencerminkan sebagai aparat hukum.

Ketiga, mahasiswa meminta hakim Pengadilan Negeri Pasirpangaraian bersikap netral saat menangani kasus dugaan penganiayaan yang dialami dua mahasiswa.

Ke empat, mahasiswa meminta Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto untuk mengawal proses hukum yang berlangsung tanpa ada intervensi dari pihak manapun dan menjalankan hukum sesuai prosedur hukum.

Mukmin Rangkuti, dalam orasinya meminta Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak membuat surat pengunduran diri. Menurutnya, tidak seharusnya insiden penganiayaan terhadap mahasiswa terjadi.

Ketua Himarohu Riau, Abu Bakar, juga menyayangkan adanya indikasi penganiayaan dialami dua mahasiswa asal Rohul yang terjadi di Kantor Kejari Rohul.

"Dengan mahasiswa saja mereka berani menganiaya, apalagi dengan masyarakat," kesal Abu Bakar.

Hingga berita ini dikirimkan puluhan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu masih menyampaikan aspirasinya di gerbang masuk Kantor Kejari Rohul di Pasirpangaraian.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Awalnya Dikira Besi Tua,
Rupanya 2 Benda Ditemukan Karyawan PT. BIP Ujung Batu Granat Nanas

- Miliki Shabu 4 Kilogram, Teknisi Elektronik Dibekuk Polresta Pekanbaru
- Supir Sakaw, Innova Ringsek Nabrak Halte Bus di Jalan Soedirman Pekanbaru
- Rugikan Negara Rp1.7 M, Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi di Dipenda Riau
- Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap
- 5 Pelajar di Pekanbaru Tertangkap Pesta Sabu
- Warga Ujung Batu Ditemukan Sudah Membusuk di Kamarnya
- Penikmat Sekaligus Edar Sabu, 4 Pria Ditangkap Polres Bengkalis
- Miliki Sabu, Pegawai Honorer di Pinggir, Bengkalis Diamankan Polisi
- Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.45.156
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com