Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 14:39
16 Parpol di Bengkalis Siap untuk Diteliti Administrasi

Selasa, 17 Oktober 2017 14:04
Triwulan Tiga 2017, PAD Parkir Tembus Angka Rp6,7 Miliar

Selasa, 17 Oktober 2017 13:23
KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut

Selasa, 17 Oktober 2017 13:15
Hasilkan Anggota Polri Terbaik, Polres Inhil dan Pemkab Inhil Teken MoU

Selasa, 17 Oktober 2017 12:37
Letkol Pnb Jajang Setiawan Jabat Kadisops Lanud RSN Pekanbaru

Selasa, 17 Oktober 2017 12:31
Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan

Selasa, 17 Oktober 2017 12:29
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Pekanbaru Dibenahi 18 Puskesmas

Selasa, 17 Oktober 2017 11:44
Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:41
RSUD Arifin Achmad Bantah Abaikan Pasien Kanker Payudara asal Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:37
Bapenda Pekanbaru Bakal Tempeli Stiker Mal dan Hotel Telat Bayar Pajak

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 19 Mei 2017 12:49
Tanggapi Demo Mahasiswa,
Kajari Rohul Minta Maaf dan Siap Bertanggung Jawab


Kajari Rohul akhirnya meminta maaf pada para mahasiswa yang menggelar aksi demo di kantornya. Ini terkait insiden dugaan penganiayaan yang dialami dua mahasiswa Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum, meminta maaf atas insiden terjadi pada Selasa (16/5/17) lalu.

Freddy mengakui sebagai pimpinan dirinya siap bertanggung jawab atas insiden indikasi penganiayaan dialami dua mahasiswa asal Rohul. Demikian disampaikan Freddy didampingi Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, menanggapi aksi damai Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu di halaman kantornya, Jumat (19/5/17).

"Saya selaku pimpinan siap bertanggung jawab atas kejadian ini," sampai Freddy, Jumat.

Freddy mengungkapkan kronologis insiden keributan antara pegawai Kejari Rohul dengan mahasiswa, Selasa lalu, pihaknya tidak ada melakukan penganiayaan, pemukulan dan menyeret dua mahasiswa. Namun hanya aksi tarik menarik saja.

Ia juga mengakui dua mahasiswa asal Rohul dijebloskan ke sel tahanan Kejari Rohul untuk pengamanan sementara. Dan tidak lama, keduanya dilepaskan setelah Ketua Himarohu Abu Bakar meminta maaf.

Seorang mahasiswa yang mengakui jadi korban penganiayaan, Rio Andri, mengakui mahasiswa akan melaporkan masalah ini jika tidak ditindaklanjuti.

Diakuinya, mahasiswa Rohul sudah memaafkan, namun mereka meminta Freddy Daniel Simanjuntak dan Agus Kurniawan mundur dari jabatan sebagai Kepala Kejari Rohul dan sebagai Kasi Intel Kejari Rohul.

"Baju saya ditarik sampai kancingnya habis. Apakah itu bukan penganiayaan," tegas Rio.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto meminta mahasiswa tetap tenang. Ia mengakui laporan mahasiswa tetap akan ditindaklanjuti.

Sementara itu, Rektor Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Adolf Bastian, mengaku bangga dengan semangat mahasiswa, karena sebagai anak terbaik Rohul mereka berani menyampaikan suara kebenaran.

Adolf mengajak mahasiswa untuk duduk bersama dengan Kapolres Rohul, Kepala Kejari Rohul untuk menyelesaikan masalah ini secara adat sehingga tidak melebar.

"Kami berharap kejadian ini (penganiayaan) tidak terulang lagi dan ini yang terakhir kalinya," harap Adolf dalam kesempatan orasinya.

Agar masalah cepat diselesaikan, Adolf mengajak mahasiswa untuk menyelesaikan masalah ini dengan jalan mediasi secara adat.

Mediasi di aula Kantor Kejari Rohul dengan mediator Rektor UPP diikuti perwakilan Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu, Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Ketua Hulu Balang Nogori Rohul Alirman, dan lainnya.

Hingga berita ini dikirimkan, mediasi masih berjalan di aula Kantor Kejari Rohul.***(zal)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut
- Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan
- Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis
- Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun

- 43 Orang Terjaring Operasi Bina Kesuma Siak 2017
- Terjerat Korupsi ADD, Seorang Kades Asal Rohil.Segera Diadili
- Kapolres Inhil Cek Kelaikan Senjata Api Personil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.236.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com