Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Juni 2017 21:17
Polres Inhil Sebut Kebakaran Ludeskan 60 Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu

Ahad, 25 Juni 2017 16:13
Usai Sholat Ied, Gubri Ajak Masyarakat Hadiri Open House

Ahad, 25 Juni 2017 15:51
Meriahnya Pawai Obor Sambut Idul Fitri dan Open House di Rumdis Bupati Rohul

Ahad, 25 Juni 2017 15:16
Bupati Inhil Khotib Sholat Idul Firi 1438 Hijriyah di Tembilahan

Ahad, 25 Juni 2017 14:03
Bupati Kampar dan Forkopimda Shalat Idul Fitri di Mesjid Jami' Al-Ikhsan Islamic Centre Bangkinang

Ahad, 25 Juni 2017 13:14
Bupati Harris Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1438 H

Ahad, 25 Juni 2017 10:52
Ditandai Pemukulan Beduk,
Bupati Inhil Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1438 H


Ahad, 25 Juni 2017 10:44
Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu Guntung, Inhil Terbakar

Ahad, 25 Juni 2017 10:38
Dilepas Bupati Bengkalis,
Ribuan Warga Duri Turun ke Jalan Kumandangkan Takbir


Sabtu, 24 Juni 2017 21:46
Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 19 Mei 2017 12:49
Tanggapi Demo Mahasiswa,
Kajari Rohul Minta Maaf dan Siap Bertanggung Jawab


Kajari Rohul akhirnya meminta maaf pada para mahasiswa yang menggelar aksi demo di kantornya. Ini terkait insiden dugaan penganiayaan yang dialami dua mahasiswa Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum, meminta maaf atas insiden terjadi pada Selasa (16/5/17) lalu.

Freddy mengakui sebagai pimpinan dirinya siap bertanggung jawab atas insiden indikasi penganiayaan dialami dua mahasiswa asal Rohul. Demikian disampaikan Freddy didampingi Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, menanggapi aksi damai Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu di halaman kantornya, Jumat (19/5/17).

"Saya selaku pimpinan siap bertanggung jawab atas kejadian ini," sampai Freddy, Jumat.

Freddy mengungkapkan kronologis insiden keributan antara pegawai Kejari Rohul dengan mahasiswa, Selasa lalu, pihaknya tidak ada melakukan penganiayaan, pemukulan dan menyeret dua mahasiswa. Namun hanya aksi tarik menarik saja.

Ia juga mengakui dua mahasiswa asal Rohul dijebloskan ke sel tahanan Kejari Rohul untuk pengamanan sementara. Dan tidak lama, keduanya dilepaskan setelah Ketua Himarohu Abu Bakar meminta maaf.

Seorang mahasiswa yang mengakui jadi korban penganiayaan, Rio Andri, mengakui mahasiswa akan melaporkan masalah ini jika tidak ditindaklanjuti.

Diakuinya, mahasiswa Rohul sudah memaafkan, namun mereka meminta Freddy Daniel Simanjuntak dan Agus Kurniawan mundur dari jabatan sebagai Kepala Kejari Rohul dan sebagai Kasi Intel Kejari Rohul.

"Baju saya ditarik sampai kancingnya habis. Apakah itu bukan penganiayaan," tegas Rio.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto meminta mahasiswa tetap tenang. Ia mengakui laporan mahasiswa tetap akan ditindaklanjuti.

Sementara itu, Rektor Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Adolf Bastian, mengaku bangga dengan semangat mahasiswa, karena sebagai anak terbaik Rohul mereka berani menyampaikan suara kebenaran.

Adolf mengajak mahasiswa untuk duduk bersama dengan Kapolres Rohul, Kepala Kejari Rohul untuk menyelesaikan masalah ini secara adat sehingga tidak melebar.

"Kami berharap kejadian ini (penganiayaan) tidak terulang lagi dan ini yang terakhir kalinya," harap Adolf dalam kesempatan orasinya.

Agar masalah cepat diselesaikan, Adolf mengajak mahasiswa untuk menyelesaikan masalah ini dengan jalan mediasi secara adat.

Mediasi di aula Kantor Kejari Rohul dengan mediator Rektor UPP diikuti perwakilan Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu, Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Ketua Hulu Balang Nogori Rohul Alirman, dan lainnya.

Hingga berita ini dikirimkan, mediasi masih berjalan di aula Kantor Kejari Rohul.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kmonakan ganteng
Ingat bung diatas langit masih ada langit, Agus K kemana perginya. Mulutmu harimau mu itulah cocokmya ungkapan utuk kasi intel yg panang enteng ko!!!!!

Cucu datuk Kuniang Okan
Rohul negeri beradat, bagi kami maaf anda kami terima tapi proses hukum adat dan hukum positif negara harus berlanjut


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Polres Inhil Sebut Kebakaran Ludeskan 60 Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu
- Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"
- Polda Tempatkan 20 Sniper di Jalur Mudik
- Polres Inhil Tangkap Spesialis Curat Sarang Walet
- Polda Ringkus Provokator Kaburnya Ratusan Napi Sialang Bungkuk
- Seorang Buruh PT Bina Duta Laksana, Tewas Tertimbun Gambut di Gaung, Inhil
- Kendaraan di Basement Hotel Grand Central Belum Bisa Dievakuasi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.103.80
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com