Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Agustus 2017 21:55
Dibanding Merebut,
Bupati Kampar Sebut Mengisi Kemerdekaan Lebih Berat


Senin, 21 Agustus 2017 20:42
Dilantik Ketum DPP, Wartawan Riauterkinicom Resmi Pimpin DPD IWO Siak

Senin, 21 Agustus 2017 20:15
Sekretaris KPU  Lantik 3 Pejabat Eselon III

Senin, 21 Agustus 2017 19:43
Sempurnakan Draf RTRW Riau, Seluruh Fraksi Sepakati Waktu Sepekan

Senin, 21 Agustus 2017 19:27
Bengkalis Bertekad Pertahankan Juara Umum Porprov Riau 2017

Senin, 21 Agustus 2017 19:24
Gubri Resmikan Mulainya Pembangunan Spam Durolis Resmi Dimulai

Senin, 21 Agustus 2017 19:14
Sampaikan Aspirasi, Seratusan Warga Gerak Datangi DPRD Bengkalis

Senin, 21 Agustus 2017 17:14
Buka Muskab IV PMI,
Bupati Inhil Minta Kebiasaan Donor Darah Ditumbuhkan di Masyarakat


Senin, 21 Agustus 2017 17:03
Pelantikan Kades Serentak di Bengkalis Dibagi Empat Lokasi

Senin, 21 Agustus 2017 16:35
Bupati dan Wabup Rohul Buka Pawai Taaruf Pembukaan MTQ XVII Tingkat Kabupaten



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 19 Mei 2017 12:49
Tanggapi Demo Mahasiswa,
Kajari Rohul Minta Maaf dan Siap Bertanggung Jawab


Kajari Rohul akhirnya meminta maaf pada para mahasiswa yang menggelar aksi demo di kantornya. Ini terkait insiden dugaan penganiayaan yang dialami dua mahasiswa Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum, meminta maaf atas insiden terjadi pada Selasa (16/5/17) lalu.

Freddy mengakui sebagai pimpinan dirinya siap bertanggung jawab atas insiden indikasi penganiayaan dialami dua mahasiswa asal Rohul. Demikian disampaikan Freddy didampingi Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, menanggapi aksi damai Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu di halaman kantornya, Jumat (19/5/17).

"Saya selaku pimpinan siap bertanggung jawab atas kejadian ini," sampai Freddy, Jumat.

Freddy mengungkapkan kronologis insiden keributan antara pegawai Kejari Rohul dengan mahasiswa, Selasa lalu, pihaknya tidak ada melakukan penganiayaan, pemukulan dan menyeret dua mahasiswa. Namun hanya aksi tarik menarik saja.

Ia juga mengakui dua mahasiswa asal Rohul dijebloskan ke sel tahanan Kejari Rohul untuk pengamanan sementara. Dan tidak lama, keduanya dilepaskan setelah Ketua Himarohu Abu Bakar meminta maaf.

Seorang mahasiswa yang mengakui jadi korban penganiayaan, Rio Andri, mengakui mahasiswa akan melaporkan masalah ini jika tidak ditindaklanjuti.

Diakuinya, mahasiswa Rohul sudah memaafkan, namun mereka meminta Freddy Daniel Simanjuntak dan Agus Kurniawan mundur dari jabatan sebagai Kepala Kejari Rohul dan sebagai Kasi Intel Kejari Rohul.

"Baju saya ditarik sampai kancingnya habis. Apakah itu bukan penganiayaan," tegas Rio.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto meminta mahasiswa tetap tenang. Ia mengakui laporan mahasiswa tetap akan ditindaklanjuti.

Sementara itu, Rektor Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Adolf Bastian, mengaku bangga dengan semangat mahasiswa, karena sebagai anak terbaik Rohul mereka berani menyampaikan suara kebenaran.

Adolf mengajak mahasiswa untuk duduk bersama dengan Kapolres Rohul, Kepala Kejari Rohul untuk menyelesaikan masalah ini secara adat sehingga tidak melebar.

"Kami berharap kejadian ini (penganiayaan) tidak terulang lagi dan ini yang terakhir kalinya," harap Adolf dalam kesempatan orasinya.

Agar masalah cepat diselesaikan, Adolf mengajak mahasiswa untuk menyelesaikan masalah ini dengan jalan mediasi secara adat.

Mediasi di aula Kantor Kejari Rohul dengan mediator Rektor UPP diikuti perwakilan Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu, Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Ketua Hulu Balang Nogori Rohul Alirman, dan lainnya.

Hingga berita ini dikirimkan, mediasi masih berjalan di aula Kantor Kejari Rohul.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kmonakan ganteng
Ingat bung diatas langit masih ada langit, Agus K kemana perginya. Mulutmu harimau mu itulah cocokmya ungkapan utuk kasi intel yg panang enteng ko!!!!!

Cucu datuk Kuniang Okan
Rohul negeri beradat, bagi kami maaf anda kami terima tapi proses hukum adat dan hukum positif negara harus berlanjut


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Jaksa Batal Tuntut Lima Terdakwa Korupsi RSS Langgam, Pelalawan
- Dishub tak Tau Alamat Kantor Angkutan Online,
Satpom PP Siap Menindak Gunakan Tiga Perda

- Maling Gondol Sepeda Motor Warga Duri dari Teras Rumah
- Organda Sebut 9 Taksi Rusak Akibat Bentrok di Depan Mal SKA
- Pemko Dianggap tak Tegas, Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok Berakhir
- Protes Angkutan Online, Seratuan Taksi Blokir Kantor Walikota Pekanbaru
- Polresta Pekanbaru Proses Laporan Supir Taksi Kopsi Pukuli Pengemudi Go Jek dan Go Car


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.232.42
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com