Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Agustus 2017 22:30
Bupati Kampar Teken MoU dengan BPK Riau

Rabu, 23 Agustus 2017 20:07
REI Riau Baru Bangun 58 Persen dari Target

Rabu, 23 Agustus 2017 19:42
Sempat Divideokan Warga,
Kecelakaan Mengerikan dengan Kondisi Korban Terpotong Terjadi di Pelalawan


Rabu, 23 Agustus 2017 19:38
Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Naik

Rabu, 23 Agustus 2017 19:15
3 Pengurus DPD dan 7 PK KNPI Inhu Diberhentikan

Rabu, 23 Agustus 2017 19:11
Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik

Rabu, 23 Agustus 2017 19:10
Pengembangan Kasus di Pergudangan Angkasa II, Tiga Perampok Bersenpi Ditangkap di Palembang

Rabu, 23 Agustus 2017 17:12
Antisipasi Penyalahgunaan,
BPKAD Pekanbaru Pasang Stiker di Kendaraan Operasional


Rabu, 23 Agustus 2017 16:57
Warga Pekanbaru Protes Ada Tower di Taman Kota

Rabu, 23 Agustus 2017 16:52
Lakukan Penelitian di Inhil,
Bupati Paparkan Potensi daerah Kepada Mahasiswa Universitas Kobe Jepang




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 19 Mei 2017 16:50
Polda Tetapkan 2 Karyawan Rutan Sialang Bungkuk Tersangka Pungli

Kapolda Riau akhirnya menetapkan dua tersangka kasus Pungli di Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk. Masing masing berinisial RR dan MK.

Riauterkini-PEKANBARU-Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditresrkimsus) Polda Riau akhirnya menetapkan RR dan MK, karyawan atau staf keamanan Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk sebagai tersangka kasus dugaan pungutan liar (Pungli).

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM kepada riauterkinicom, membenarkan hal itu.

"Dua petugas keamanan Rutan Sialang Bungkuk masing masing berinisial RR dan MK ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pungli,'' ungkapnya.

Kedua tersangka ini, imbuh Guntur, diduga menerima pungli dari keluarga narapidana (napi) dalam bentuk transfer. Uang diserahkan agar napi bisa dipindahkan ke blok yang warga binaannya tidak over kapasitas, yaitu di Blok A.

Di tempat terpisah, Wakil Direktur (Wadir) Ditreskrimsus AKBP Edy Feriyadi menambahkan ada 6 bentuk pungli yang kini masih didalami tim khusus yang mereka bentuk untuk mengusut perkara tersebut.

Salah satu dari 6 bentuk pungli tadi, menurut Edy, yakni meminta uang jutaan rupiah jika keluarga napi yang ingin pindah ke blok tahanan yang tidak terlalu over kapasitas. Penyerahan uang pungli itu bisa melalui dua cara. Pertama dibayar keluarga napi kepada oknum karyawan Rutan dan oknum perantara, ada yang uangnya melalui transfer bank.

"Yang menjadi titik point kami adalah pungli berupa tranfer bank," pungkasnya.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
herlisa
MAIN DISINI BANYAK BONUSNYA ayo dicoba bermain di agen PALING TERPERCAYA di B-O-L-A-V-I-T-A Proses deposit, withdraw, pindah dana sangat mudah dan cepat kami siap melayani anda 24 jam Untuk keterangan lebih lanjut, segera hubungi kami di: BBM: D1A1E6DF (FULL) 7B51876A (FULL) D8C363CA (NEW) W


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Sempat Divideokan Warga,
Kecelakaan Mengerikan dengan Kondisi Korban Terpotong Terjadi di Pelalawan

- Pengembangan Kasus di Pergudangan Angkasa II, Tiga Perampok Bersenpi Ditangkap di Palembang
- Korupsi Dana Desa,
MA Ganjar Mantan Kades Semunai, Bengkalis 4 Tahun Penjara

- ‎Tidak Kantongi Izin Selama 17 Tahun,
Pemkab Rohul Tutup PT Abidin Bros di Muara Dilam

- ‎Diduga Cabuli Anak Tiri, Pria di Ujung Batu Ditangkap Polisi Rohul
- Demo di PTPN V Kebun Tandun, FSPTI Dua Kabupaten Desak Bongkar-muat Tanpa Kontraktor
- Dintuntut 2 Tahun Penjara, Mantan Kacab BNI 46 Rengat Nangis Sampaika Pledoi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.71.232
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com